Makassar — Isu yang beredar di salah satu media online mengenai keberadaan oknum anggota marinir bersenjata dalam sengketa lahan di kawasan Tanjung Bunga, Kota Makassar, antara Fatima Kalla dan pihak PT Gowa Makassar Tourism Development (GMTD), menuai bantahan tegas.
Berdasarkan hasil penelusuran di lapangan, tidak ditemukan adanya anggota marinir bersenjata sebagaimana diberitakan. Sumber di lokasi menyebutkan bahwa yang terlihat hanyalah beberapa personel koramil berseragam yang bertugas melakukan pengawasan situasi agar tidak terjadi kericuhan.
“Tidak ada marinir bersenjata di lokasi. Yang ada hanya anggota koramil berseragam yang berjaga sebatas pengawasan saja,” jelas sumber yang enggan disebut namanya, Selasa (7/10/2025).
Kehadiran personel koramil tersebut disebut merupakan langkah antisipatif untuk menjaga keamanan dan ketertiban di tengah memanasnya konflik antara pihak Fatima Kalla dan PT GMTD terkait kepemilikan lahan.
Dengan demikian, informasi yang menyebut adanya keterlibatan oknum marinir bersenjata dinilai tidak benar dan berpotensi menyesatkan publik.
Pihak berwenang pun diharapkan dapat meluruskan isu agar tidak menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat.
(TIM)
















