Pembangkangan Terhadap Konstitusi Pasti Akan Diadili Oleh Rakyat Yang Lebih Keji dan Lebih Kejam

- Penulis

Jumat, 23 Agustus 2024 - 16:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jacob Ereste :

 

FORUMMAKASSARINFO.COM-Jakarta, – Putusan MK (Mahkamah Konstitusi) No. 70/ PUU-XII/2024, tentang syarat usia minimal calon Kepala Daerah dihitung saat penetapan calon ditolak DPR RI. Padahal dalam PKPU No. 9 Tahun 2020, pasal 4 ayat 2 huruf d berbunyi ; “Warga Negara Indonesia dapat menjadi calon gubernur dan wakil gubernur memenuhi syarat sebagai berikut. (d) berusia paling rendah 30 tahun untuk calon gubernur dan wakil gubernur …terhitung sejak penetapan calon”. Sementara MA (Mahkamah Agung) lewat amar putusannya meminta agar pasal itu dicabut dan diganti menjadi “berusia paling rendah untuk calon gubernur dan wakil gubernur, dan 25 tahun untuk calon bupati dan wakil bupati atau calon walikota dan wakil walikota terhitung sejak pelantikan pasangan calon terpilih”.

Artinya, calon gubernur dan wakil gubernur bisa berusia dibawah 30 tahun saat mendaftar menjadi calon dan berlaga sebagai kontestan saat Pilkada berlangsung. Begitu juga bupati dan wakil bupati serta walikota yang belum berusia 25 tahun bisa ikut mendaftar, karena yang penting saat dilantik masing-masing pasangan sudah genap berusia seperti amat putusan MA tersebut.

Putusan MK (Mahkamah Konstitusi) pada hari Rabu, 20 Agustus 2024 telah memutus bahwa aturan syarat batas usia 30 tahun itu berlaku sejak penetapan calon untuk gubernur dan wakil gubernur.

Syarat batas usia inilah yang menjadi masalah dan mengundang banyak pihak bereaksi keras, karena jelas terdensius untuk meloloskan pasangan calon gubernur dan wakil gubernur tertentu, seperti untuk memenuhi pesanan dari pihak tertentu. Artinya, ketika peraturan Atar perundang-undangan sudah dapat dipesan seperti itu, sangat mungkin telah terjadi semacam transaksi yang beraroma duit atau jabatan tertentu sebagai imbalannya.

Dari jadual pelaksanaan Pilkada tahun 2024, penetapan calon kepala daerah yang memenuhi syarat untuk ikut Pilkada akan diumumkan pada September 2024. Sedangkan acara pelantikan dari kepala daerah dan wakil kepala daerah terpilih akan dilaksanakan pada Februari 2025.

Baca Juga:  Wanita Berhijab Datangi Pengurus Mesjid Al Qard Maiwa, Larang dan Menegur Membunyikan Alarm Mengaji Jelang Shalat Subuh.

Perseteruan batas usia untuk peserta calon kepala daerah ini, jelas dihubungkan banyak orang terhadap sosok Kaesang Pangarep, anak Presiden Joko Widodo yang masuk dalam bursa kandidat calon wakil gubernur Jawa Tengah. Konon, usia Kaesang Pangarep baru akan genap berusia 30 tahun pada 25 Desember 2024. Sedang penetapan calon kepala daerah sudah harus ditentukan pada bulan September 2024.

Penolakan DPR RI terhadap putusan MK tentang syarat usia calon kepala daerah ini mulai menuai badai aksi dan unjuk rasa yang datang dari berbagai elemen masyarakat utamanya buruh dan partai buruh serta mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi yang sewot dan marah terhadap perilaku DPR RI yang menolak untuk menerima dan mengakomodasi putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 70/PUU-XII/2024. Keruan saja sikap pembangkangan DPR RI terhadap putusan MK ini mendapat kecaman keras dari Ketua MKMK (Majelis Kehormatan Mahkamah Konstitusi), I Dewa Gede Palguna. (CNN Indonesia, 21 Agustus2024).

Kata I Dewa Gede Palguna, sikap DPR RI ini adalah pembangkangan secara telanjang terhadap putusan pengadilan, cq MK yang oleh UUD 1945 diberi kewenangan untuk menjaga konstitusi. Sehingga dia yakin di mata dunia hari ini Indonesia menjadi bahan olok-olok. Tak punya rasa malu. Karena memang pembangkangan terhadap konstitusi ini sungguh sangat memalukan.

Jadi sungguh naib, sebagai negara yang mengklaim demokrasi tetapi penyelenggara negaranya melakukan pembangkangan terhadap konstitusi, hanya karena kepentingan politik. Atas dasar itu, I Dewa Gede Palguna pun yakin pada saatnya pelanggaran terhadap konstitusi ini akan diadili langsung oleh rakyat dengan caranya sendiri. Dan sangat mungkin lebih kejam dan keji, karena yang mereka lakukan sudah melampaui batas.

Banten, 21 Agustus 2024

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel forummakassarinfo.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Forum Makassar Info Sampaikan Ucapan Selamat Ulang Tahun ke-53 kepada Muhammad Akil Djamaluddin
PT Media Duta Karsa Ucapkan Selamat Ulang Tahun ke-53 untuk Muhammad Akil Djamaluddin
Air Bersih Harus Sampai ke Warga, Pemkot Makassar Perkuat Distribusi di Tengah Kemarau Panjang
Prof DR Sutan Nasomal : Di Masa Pimpinan Prabowo, Carut Marut Hukum Dibalik Banyak Pejabat Dipenjarakan Dengan Rompi Orange
Pembangunan Kantor Kelurahan Dimulai, Penutupan Akses Jalan Bunga Eja Beru Dilakukan demi Keselamatan Warga
Gelar Kudapil di Pinrang, Capt Unru Baso Sosialisasi Empat Pilar sekaligus Serap Aspirasi Warga, dan Bangkitkan Nelayan Merah Putih
HMI Cab Makassar Geruduk PT Pertamina Regional sulawesi atas kelangkaan BBM dan LPG
Prof Sutan Nasomal: Pembangunan Bagus, Tapi Jangan Korbankan Warga! Gubernur Sumut Diminta Dorong Penyelesaian Banjir Gambus Laut
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 25 September 2026 - 02:50 WIB

Forum Makassar Info Sampaikan Ucapan Selamat Ulang Tahun ke-53 kepada Muhammad Akil Djamaluddin

Jumat, 25 September 2026 - 02:41 WIB

PT Media Duta Karsa Ucapkan Selamat Ulang Tahun ke-53 untuk Muhammad Akil Djamaluddin

Jumat, 25 September 2026 - 01:56 WIB

Air Bersih Harus Sampai ke Warga, Pemkot Makassar Perkuat Distribusi di Tengah Kemarau Panjang

Kamis, 24 September 2026 - 00:41 WIB

Prof DR Sutan Nasomal : Di Masa Pimpinan Prabowo, Carut Marut Hukum Dibalik Banyak Pejabat Dipenjarakan Dengan Rompi Orange

Senin, 21 September 2026 - 01:26 WIB

Pembangunan Kantor Kelurahan Dimulai, Penutupan Akses Jalan Bunga Eja Beru Dilakukan demi Keselamatan Warga

Berita Terbaru