Praktisi Pertanian membuktikan kualitas Pupuk NonSubsidi mampu meningkatkan Produktifitas Pertanian dan Perkebunan di SulBar

- Penulis

Sabtu, 19 Juli 2025 - 01:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

forumMakassarinfo – Polman – SulBar. Pertanian merupakan sektor yang memiliki kontribusi besar bagi perekonomian Indonesia. Keberhasilan sektor ini tidak terlepas dari jasa para petani yang telah bekerja keras mendukung ketahanan pangan nasional. Dalam dunia pertanian, pupuk memiliki peran sangat penting sebagai penentu keberhasilan panen. Tanaman memerlukan nutrisi tambahan untuk tumbuh secara optimal dan nutrisi tersebut disediakan oleh pupuk. Tanpa pupuk yang cukup dan sesuai kebutuhan, pertumbuhan tanaman bisa terganggu, yang pada akhirnya menurunkan hasil panen.

 

Pupuk membantu meningkatkan kesuburan tanah dengan menambahkan unsur hara esensial yang dibutuhkan tanaman, seperti nitrogen, Posfor, dan kalium. Dengan pemupukan yang tepat, petani bisa mendapatkan hasil panen yang lebih melimpah, kualitas produk yang lebih baik, dan tentunya peningkatan pendapatan.

 

Tim Redaksi menemui secara langsung salah satu Praktisi Dunia Pertanian dan Perkebunan di wilayah Wonomulya, Sulawesi Barat. Tepatnya di Desa Tonro Lima, Kecamatan Matakali bernama Khattab Said yang merupakan Konsumer dan Supplier Pupuk NonSubsidi dari Perusahaan Swasta yang berpusat di Bandung. Pupuk pertanian berupa pupuk Organik yang bermerk Eco Farming dan Pupuk Serbuk Sachet bermerk Fotosintesa.

 

“Pupuk Organik Eco Farming sangat cocok untuk meningkatkan PH Tanah, makanya penting sekali untuk terlebih dahulu mengukur kadar PH tanah. Pengaplikasian pupuk organik eco farming pada saat sebelum dan awal masa tanam, sedangkan untuk pupuk Fotosintesa cocok digunakan pada saat masa tanam yang mengacu pada Kalender Hijriah”Ujar Khattab.

 

Khattab Said menyampaikan juga bahwa memang sebaiknya penggunaan Pupuk Organik Eco Farming harus dipadukan dengan Fotosintesa yang memilik kandungan unsur hara Makro yang terdiri dari (N,P,K), unsur hara Sekunder (S, Ca,Mg) dan Unsur hara Mikro (Cl,mm,Fe,Cu,Zn,B,Mo). Sedangkan untuk meminamalisir hama tanaman padi, Khattab menggunakan Ecosida yang aman bagi kesehatan petani.

Baca Juga:  Putusan Perlawanan Dibatalkan Pengadilan Tinggi, Pasar Butung Segera Dieksekusi

 

“Hampir berjalan tiga tahun saya memakai kedua pupuk tersebut di lahan saya dengan memadukan pupuk Organik Eco Farming dan Pupuk Fotosintesa hasil gabah bertahap meningkat serta kualitasnya gabah jauh lebih bagus. Untuk mencegah hama, saya menyemprotkan EcoSida yang aman bagi kita sebagai petani”Tambahnya.

 

Dari Pantauan tim redaksi bahwa Pupuk Organik Eco Farming ini sudah memiliki izin Edar dengan Nomor SK KEMENTAN 039.OL/Kpts/SR.310/B/01/2020 dan untuk Pupuk Fotosintesa sendiri telah mengantongi izin edar dari Kementan RI dengan Nomor 039.OL/Kpts/SR.310/B/01/2020.

 

Selain pupuk Pertanian, Khattab Said juga menyuplai Pupuk Perkebunan untuk tanaman keras bermerk NPK Agrosawit yang merupakan Pupuk NPK.

 

“Pupuk NPK Agrosawit merupakan Formulasi khusus untuk tanaman keras, seperti tanaman Sawit, Durian, Rambutan, Mangga, Kakao dan lainnya. Karena Kandungan N12, P6 dan K32 menjadikan pupuk ini adalah pupuk paling efektif untuk tanaman yang memasuki masa generatif atau masa pembuahan”Ungkap Khattab.

 

Bagi Masyarakat terkhususnya pemilik lahan Pertanian dan Perkebunan yang mau mendapatkan pupuk Organik Eco Farming isi 30 gram, Pupuk serbuk Fotosintesa dan NPK Agrosawit yang setiap Satu Sak berisi 10 kg bisa dibeli melalui Khattab Said atau menghubungi Admin/Iklan Sidik Kasus.

 

Redaktur :

Fee3 Abdullah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel forummakassarinfo.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pasca-Lebaran Idul Adha, Wakapolsek Bontoala Pimpin Patroli Wilayah Guna Jaga Kondusivitas
Biadab, Bocah 12 Tahun Diperkosa dan Tewas di Tangan Tetangganya Sendiri
Refleksi Idul Adha 1447 H: Prof. Dr. Capt. Eddy Sumartono Tekankan Nilai Moral dalam Kepemimpinan Global
Bocah 12 Tahun Ditemukan Tewas di Tallo, LKBH APPI Desak Polisi Segera Tetapkan Tersangka
Sinergi DPC APPI Mamajang, Polsek dan Perumda Pasar Hadirkan Pasar Murah untuk Masyarakat
Kekompakan Tripika dengan Koramil 1408-03/Wajo Melaksanakan Kegiatan karya Bakti Jumat bersih Pembersihan Pasar Sentral New Makassar Mall
Polsek Bontoala Sukses Jadi Pelaksana Upacara Hari Kebangkitan Nasional di Polrestabes Makassar
15 DPC APPI Matangkan Persiapan Pelantikan Akbar di Balai Kencana 45
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 28 Mei 2026 - 04:47 WIB

Pasca-Lebaran Idul Adha, Wakapolsek Bontoala Pimpin Patroli Wilayah Guna Jaga Kondusivitas

Rabu, 27 Mei 2026 - 15:14 WIB

Biadab, Bocah 12 Tahun Diperkosa dan Tewas di Tangan Tetangganya Sendiri

Rabu, 27 Mei 2026 - 09:22 WIB

Refleksi Idul Adha 1447 H: Prof. Dr. Capt. Eddy Sumartono Tekankan Nilai Moral dalam Kepemimpinan Global

Rabu, 27 Mei 2026 - 05:28 WIB

Bocah 12 Tahun Ditemukan Tewas di Tallo, LKBH APPI Desak Polisi Segera Tetapkan Tersangka

Jumat, 22 Mei 2026 - 08:34 WIB

Sinergi DPC APPI Mamajang, Polsek dan Perumda Pasar Hadirkan Pasar Murah untuk Masyarakat

Berita Terbaru