Permintaan Evaluasi Proses Penegakan Hukum di Kota Makassar

- Penulis

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 09:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Makassar – Forum.Makassar.Info.com – Warga Kompleks Perjuangan, Jalan Ujung Bori, Kelurahan Bitowa, Kecamatan Manggala, Kota Makassar, menggelar aksi penyampaian aspirasi pada Jumat (31/7/2026). di depan Kanntor BPN dan Kantor DPRD Provinsi Sulsel.

Aksi tersebut dilakukan dengan mendatangi Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Makassar dan Kantor DPRD Provinsi Sulawesi Selatan untuk menyampaikan keberatan atas proses penanganan sengketa tanah yang mereka nilai belum memberikan kepastian hukum.

Dalam aksi tersebut, menurut keterangan perwakilan warga, sempat terjadi ketegangan di lokasi, Warga menyatakan bahwa aparat kepolisian melakukan tindakan pengamanan, termasuk penggunaan gas air mata.

Peristiwa tersebut, menurut warga, menimbulkan kepanikan dan menjadi perhatian dalam penyampaian aspirasi mereka.

Di hadapan peserta aksi, Kepala BPN Kota Makassar Johanis Buapi menjelaskan bahwa kegiatan pengukuran objek tanah dilakukan berdasarkan adanya permohonan dari Polrestabes Makassar.

Pernyataan tersebut kemudian menjadi salah satu pokok yang dipertanyakan oleh warga dan tim kuasa hukumnya Warga.

Kuasa hukum warga, Sandi Pajri, S.Pd.,SH., MH, menyampaikan bahwa menurut pandangan hukumnya terdapat dugaan kekeliruan dalam proses penegakan hukum maupun prosedur administrasi pertanahan yang perlu dievaluasi secara menyeluruh.

Ia menegaskan bahwa setiap tindakan pengukuran maupun penanganan sengketa pertanahan harus dilakukan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan, dengan tetap menjunjung tinggi asas kepastian hukum, keterbukaan, dan perlindungan hak seluruh pihak.

Baca Juga:  BBM dan LPG 3 Kg Langka di Makassar, LSM PERAK Desak APH Usut Dugaan Mafia Distribusi

“Kami meminta agar seluruh proses yang telah dilakukan dapat diaudit dan dievaluasi secara objektif. Kami berharap seluruh instansi terkait memberikan penjelasan yang transparan kepada masyarakat sehingga tidak menimbulkan ketidakpercayaan publik,” ujar Sandi Pajri.

Melalui aksi tersebut, warga menyampaikan sejumlah tuntutan, antara lain:
Meminta evaluasi terhadap proses penanganan sengketa tanah yang menjadi objek perselisihan.

1. Meminta penjelasan resmi mengenai dasar hukum pelaksanaan pengukuran objek tanah.

2. Meminta seluruh proses penanganan perkara dilakukan secara transparan, profesional, dan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

3. Meminta DPRD Provinsi Sulawesi Selatan melakukan fungsi pengawasan terhadap penanganan persoalan yang dikeluhkan masyarakat.

4. Meminta seluruh pihak mengedepankan penyelesaian secara adil, damai, dan berdasarkan hukum.

5. Meminta seluruh pihak mengedepankan penyelesaian secara adil, damai, dan berdasarkan hukum.

Warga berharap seluruh aspirasi yang telah disampaikan dapat ditindaklanjuti oleh instansi terkait melalui mekanisme yang berlaku, sehingga sengketa yang berlangsung dapat diselesaikan secara objektif, transparan, dan memberikan kepastian hukum bagi semua pihak. (*)

Editor : (Tim/Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel forummakassarinfo.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Lewat Safari Jumat, Kapolsek Bontoala Imbau Jaga Kamtibmas
KORAMIL 1408-03/WAJO TURUN TANGAN BERSIHKAN SALURAN AIR JALAN BANDA, GOTONG ROYONG JADI KUNCI CEGAH BANJIR DAN PENYAKIT
VIRAL! Hina Putri Disabilitas Fenny Frans di TikTok, Pria Tak Dikenal Bakal Dipolisikan: Kuharamkan Diriku Hidup Kalau Tidak Bisa Kopenjarakanko!
Diduga Jadi Sarang Mafia Solar, SPBU 74.922.01 Tepo Takalar Disorot: Isi Jerigen Diduga Dipungut Rp10 Ribu
DEKLARASI DAMAI BERUJUNG RICUH, PTKP HMI CABANG MAKASSAR SOROTI KINERJA DIR INTELKAM POLDA SULSEL
Bantah Isu Pungli, Lurah Butung: Retribusi Sampah Resmi Masuk Kasda, Bukan Rekening Pribadi
Diduga Jadi Korban Penipuan Calon CASIS, Seorang Warga Laporkan Oknum Perwira Polda Sulsel Ke SPKT dan Propam 
Gaungkan Perang Terhadap Narkoba dan Tawuran Serta Disiplin Berlalulintas, Kapolsek Bontoala Pimpin Upacara Bendera Di Sekolah Kalam Kudus
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 10:18 WIB

Lewat Safari Jumat, Kapolsek Bontoala Imbau Jaga Kamtibmas

Selasa, 3 November 2026 - 04:15 WIB

KORAMIL 1408-03/WAJO TURUN TANGAN BERSIHKAN SALURAN AIR JALAN BANDA, GOTONG ROYONG JADI KUNCI CEGAH BANJIR DAN PENYAKIT

Kamis, 29 Oktober 2026 - 06:49 WIB

Diduga Jadi Sarang Mafia Solar, SPBU 74.922.01 Tepo Takalar Disorot: Isi Jerigen Diduga Dipungut Rp10 Ribu

Kamis, 29 Oktober 2026 - 04:03 WIB

DEKLARASI DAMAI BERUJUNG RICUH, PTKP HMI CABANG MAKASSAR SOROTI KINERJA DIR INTELKAM POLDA SULSEL

Selasa, 27 Oktober 2026 - 08:36 WIB

Bantah Isu Pungli, Lurah Butung: Retribusi Sampah Resmi Masuk Kasda, Bukan Rekening Pribadi

Berita Terbaru