Dugaan Kasus Pungutan Liar di Lapak Fasum Makassar, Warga Menilai Pemerintah Tutup Mata

- Penulis

Sabtu, 6 Juli 2024 - 06:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

FORUMMAKASSARINFO.COM-Makassar, Sulsel – Dugaan kasus pungutan liar (pungli) terhadap sejumlah lapak liar di atas fasilitas umum (fasum) yang dialihfungsikan dan disewakan dengan harga jutaan rupiah selama dua tahun ini masih terus berlanjut. Kasus ini melibatkan Ibu Tantia, pemilik Toko Bahan Bangunan Aneka Sarana yang beralamat di Jalan Opu Daeng Siradju (eks Jalan Cenderawasih), Kelurahan Mattoanging, Kecamatan Mariso, Kota Makassar, Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel).

Meskipun kasus dugaan pungli ini telah dilaporkan kepada instansi pemerintah setempat dan beberapa kali mediasi telah dilakukan, pemilik toko tetap mengabaikan surat teguran yang dikeluarkan oleh tim gabungan Kecamatan Mariso dan instansi terkait. Tim ini telah memberikan tiga kali surat teguran untuk penertiban, namun tidak diindahkan oleh pemilik toko tersebut.

Camat Mariso, Aswin Kartapati, dalam konfirmasinya menyatakan bahwa kasus dugaan pungli ini telah diserahkan ke Kapolsek Mariso, Kompol I Wayan Suanda, hasil dari pertemuan Tripika Kecamatan Mariso. Namun, ironisnya, Kapolsek Mariso menolak memberikan komentar mengenai kasus ini dan seakan menolak penertiban di depan Toko Bahan Bangunan Aneka Sarana yang menyewakan sejumlah lapak di atas fasum.

Baca Juga:  Praktisi Pertanian membuktikan kualitas Pupuk NonSubsidi mampu meningkatkan Produktifitas Pertanian dan Perkebunan di SulBar

Kapolsek Mariso, Kompol I Wayan Suanda, dalam konfirmasinya melalui WhatsApp, menyatakan bahwa hal ini bukan ranah kepolisian, melainkan urusan parkir dan pajak yang harus dikoordinasikan dengan kotamadya. Ia menegaskan bahwa dirinya tidak mau berkomentar lebih lanjut mengenai masalah ini.

Kapolsek Mariso juga menekankan bahwa jika penertiban dilakukan, maka harus juga menertibkan wilayah Kecamatan Mamajang, meskipun wilayah tersebut bukan bagian dari Kecamatan Mariso. Hal ini menimbulkan kebingungan di kalangan warga, mengingat penertiban seharusnya difokuskan di depan Toko Bahan Bangunan Aneka Sarana yang terletak di Kecamatan Mariso.

Sejumlah warga menilai bahwa pemerintah seakan menutup mata dan tidak berkutik menghadapi pemilik toko yang mengalihfungsikan fasum milik Pemerintah Kota Makassar untuk kepentingan pribadi. Lambatnya penertiban oleh pemerintah juga menimbulkan tanda tanya di kalangan warga sekitar. (Tim RED).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel forummakassarinfo.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sinergi DPC APPI Mamajang, Polsek dan Perumda Pasar Hadirkan Pasar Murah untuk Masyarakat
15 DPC APPI Matangkan Persiapan Pelantikan Akbar di Balai Kencana 45
Panitia Sebut Pelantikan DPP APPI Akan Dihadiri Hingga 1.500 Kader
Wakasat Lantas Polrestabes Makassar Ngopi Bareng Insan Pers, Perkuat Sinergitas dan Edukasi Tertib Lalu Lintas
Hardiknas 2026, LKBH APPI Serukan Pendidikan Sebagai Investasi Masa Depan
Peringati May Day, LKBH APPI Siap Beri Bantuan Hukum Gratis untuk Buruh Makassar
Lingkungan Asri dan Bersih, SD Negeri Sambung Jawa 2 Jadi Daya Tarik Orang Tua Siswa
Kelalaian Pengunjung, Motor Nyaris Raib di Losari Berhasil Diselamatkan Petugas Perumda Parkir
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 22 Mei 2026 - 08:34 WIB

Sinergi DPC APPI Mamajang, Polsek dan Perumda Pasar Hadirkan Pasar Murah untuk Masyarakat

Rabu, 20 Mei 2026 - 10:42 WIB

15 DPC APPI Matangkan Persiapan Pelantikan Akbar di Balai Kencana 45

Senin, 18 Mei 2026 - 09:17 WIB

Panitia Sebut Pelantikan DPP APPI Akan Dihadiri Hingga 1.500 Kader

Kamis, 7 Mei 2026 - 08:06 WIB

Wakasat Lantas Polrestabes Makassar Ngopi Bareng Insan Pers, Perkuat Sinergitas dan Edukasi Tertib Lalu Lintas

Sabtu, 2 Mei 2026 - 14:57 WIB

Hardiknas 2026, LKBH APPI Serukan Pendidikan Sebagai Investasi Masa Depan

Berita Terbaru