FORUM.MAKASSAR.INFO.COM – Makassar – Parkir kendaraan roda empat berlapis di depan Rumah Sakit (RS) Amanat, Jalan Haji Bau, Kelurahan Losari, Kecamatan Ujung Pandang, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, menjadi sorotan masyarakat. Pasalnya, parkiran tersebut dinilai membahayakan pengguna jalan lain, terutama pengendara yang hendak berbelok menuju Jalan Metro Tanjung Bunga, Rabu (5/11/2025).
Meski sudah beberapa kali mendapat teguran dari Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Makassar, kondisi parkir berlapis di area itu masih terus terjadi. Pihak juru parkir (jukir) di lokasi berdalih bahwa area belakang RS Amanat sementara dalam proses pengerjaan, sehingga lahan parkir rumah sakit belum bisa digunakan sepenuhnya.
Salah seorang pengendara yang melintas di kawasan tersebut mengaku resah dengan kondisi tersebut.
“Sangat membahayakan sekali kalau mau ki’ belok kanan karna depan rumah sakit Amanat ada mobil yang terparkir berlapis di badan jalan,”Ujarnya Pengendara yang melintas di jalan tersebut.
Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Makassar, Muhammad Rheza, membenarkan pihaknya telah memberikan teguran kepada jukir yang bertugas di lokasi tersebut. Namun, jukir meminta waktu dengan alasan proyek pembangunan di belakang rumah sakit masih berlangsung.
“Sudah pernah kami tegur tapi mereka minta waktu sedikit karna masih pengerjaan di belakang,”kata Muhammad Rheza.
Meski demikian, jukir di lokasi diduga tetap mengarahkan kendaraan untuk parkir berlapis, seolah mengabaikan teguran dari Dishub. Rheza menegaskan, pihaknya tidak akan segan menindak tegas kendaraan yang masih parkir sembarangan.
“Kita tindak tegas mi’ kalau tidak sesuai janjinya, kita gembok mi,”Ungkapnya.
Sementara itu, Direktur Umum (Dirum) PD Parkir Makassar Raya, Sahruddin Said, saat dikonfirmasi, menyatakan akan segera menindaklanjuti permasalahan tersebut.
“Segera ditindaki,”Singkatnya Sahruddin Said.
Kondisi parkir berlapis di depan RS Amanat kini diharapkan mendapat perhatian serius dari pihak terkait agar tidak menimbulkan potensi kecelakaan di kawasan padat lalu lintas tersebut.
Editor : (Tim/Red)
















