Inspirasi dari Pesisir Iman: Penyerahan Buku “Maritime Theology” Menggugah Semangat Pelayanan di Makassar.

- Penulis

Minggu, 12 April 2026 - 05:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

FORUM MAKASSAR INFO.COM- Makassar – Suasana penuh khidmat dan sukacita menyelimuti GPIB Gereja Bukit Zaitun pada Minggu, 12 April 2026. Di tengah megahnya ruang ibadah yang dihiasi simbol salib bercahaya, sebuah momen istimewa berlangsung: penyerahan buku “Maritime Theology” karya ke-12 dari Prof. Dr. Capt. Eddy Sumartono, DBA, PhD kepada Pendeta Jemaat, Bapak Pendeta Bobby J. Tindatu.

Acara ini bukan sekadar seremoni simbolis, melainkan pertemuan dua dunia yang saling menguatkan—ilmu pelayaran dan pelayanan rohani. Dalam suasana yang hangat dan penuh makna, Prof. Eddy menyerahkan langsung buku tersebut sebagai wujud kontribusi intelektual sekaligus spiritual bagi gereja dan masyarakat.

Buku “Maritime Theology” hadir sebagai refleksi mendalam tentang bagaimana kehidupan maritim tidak hanya berbicara tentang gelombang, pelabuhan, dan perdagangan global, tetapi juga tentang nilai-nilai iman, ketangguhan, serta relasi manusia dengan Sang Pencipta. Melalui karya ini, Prof. Eddy mengajak pembaca untuk melihat laut bukan hanya sebagai ruang ekonomi, melainkan juga sebagai ruang spiritual yang sarat makna kehidupan.

Dalam sambutannya, Prof. Eddy menegaskan bahwa pelaut dan dunia maritim memiliki dimensi spiritual yang sangat kuat. “Di tengah luasnya samudera, manusia belajar tentang ketergantungan kepada Tuhan, tentang harapan, dan tentang keteguhan hati. Buku ini lahir dari pengalaman, refleksi, dan panggilan untuk membagikan nilai-nilai tersebut kepada generasi masa kini,” ujarnya.

Pendeta Bobby J. Tindatu menyambut penyerahan buku ini dengan penuh apresiasi. Ia menyampaikan bahwa karya tersebut menjadi sumber inspirasi baru bagi pelayanan gereja, khususnya dalam menjangkau jemaat yang memiliki latar belakang maritim. “Ini bukan hanya buku, tetapi sebuah jembatan antara iman dan profesi. Gereja perlu hadir dalam setiap aspek kehidupan, termasuk dunia pelayaran,” ungkapnya.

Baca Juga:  Gerakan Bersih Lingkungan, Lembaga Sidenreng Bersinar dan DLH Sidrap Laksanakan Gerakan Bersih Lingkungan"

Momen penyerahan buku yang diabadikan di depan altar gereja menjadi simbol kuat bahwa ilmu pengetahuan dan iman dapat berjalan beriringan. Keduanya bukanlah hal yang terpisah, melainkan saling melengkapi dalam membentuk manusia yang utuh—cerdas secara intelektual dan kokoh secara spiritual.

Lebih dari itu, acara ini menjadi pengingat bahwa setiap karya memiliki kekuatan untuk menginspirasi perubahan. Kehadiran buku “Maritime Theology” di tengah jemaat diharapkan mampu mendorong lahirnya pemikiran baru, memperluas wawasan, serta memperkuat iman dalam menghadapi tantangan zaman.

Di tengah dunia yang terus berubah, pesan yang disampaikan melalui kegiatan ini terasa semakin relevan: bahwa keberhasilan sejati tidak hanya diukur dari pencapaian duniawi, tetapi juga dari kedalaman iman dan kontribusi nyata bagi sesama.

Penyerahan buku ini pun menjadi ajakan terbuka bagi masyarakat luas—bahwa setiap individu, apapun profesinya, memiliki peran untuk membawa terang dan harapan. Seperti lautan yang luas dan tak terbatas, demikian pula potensi manusia untuk berkarya dan memberi dampak.

Acara di GPIB Gereja Bukit Zaitun ini akhirnya bukan hanya meninggalkan kenangan, tetapi juga menanamkan semangat baru: untuk terus belajar, berkarya, dan melayani dengan sepenuh hati. Sebuah momentum yang mengingatkan bahwa dari sebuah buku, lahir inspirasi besar yang mampu mengubah cara pandang dan menggerakkan kehidupan. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel forummakassarinfo.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Usai Salat, Istri di Gowa Diserang Suami, Terpaksa Bela Diri Gunakan Parang di Teras
PKP Bukit Zaitun Raih Juara Pertama Lomba Line Dance Lintas Gerejawi di Makassar
Rekonsiliasi Internal Laskar Merah Putih: Ade Erfil Manurung Kembali Bergabung, Dualisme Dinilai Berakhir
Wali Kota Munjirin Pimpin Gerakan Terpadu Penangkapan Ikan Sapu-Sapu
Dirgahayu Kopassus Ke-74: Sinergitas TNI-Polri Menguat, Kapolsek Bontoala Berikan Ucapan “Selamat”
Guna Menciptakan Wilayah Pasar Yang Bersih, Koramil 1408-03/Wajo Gencar Melaksanakan Karya Bakti Pembersihan Pasar Bacan Kel. Melayu Baru Kec. Wajo
Nasi Kebuli Autentik Ala ‘Umah Fitri : Rasa Mewah, Harga Ramah di Kantong Manjakan Lidah
Kecewa, Budiman S Sebut PT Makassar “Bukan lagi Wakil Tuhan, tapi Wakil Iblis”
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 21 April 2026 - 08:49 WIB

Usai Salat, Istri di Gowa Diserang Suami, Terpaksa Bela Diri Gunakan Parang di Teras

Sabtu, 18 April 2026 - 11:04 WIB

PKP Bukit Zaitun Raih Juara Pertama Lomba Line Dance Lintas Gerejawi di Makassar

Sabtu, 18 April 2026 - 05:53 WIB

Wali Kota Munjirin Pimpin Gerakan Terpadu Penangkapan Ikan Sapu-Sapu

Kamis, 16 April 2026 - 07:54 WIB

Dirgahayu Kopassus Ke-74: Sinergitas TNI-Polri Menguat, Kapolsek Bontoala Berikan Ucapan “Selamat”

Kamis, 16 April 2026 - 05:14 WIB

Guna Menciptakan Wilayah Pasar Yang Bersih, Koramil 1408-03/Wajo Gencar Melaksanakan Karya Bakti Pembersihan Pasar Bacan Kel. Melayu Baru Kec. Wajo

Berita Terbaru