FORUMMAKASSARINFO.COM,-Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap), Syaharuddin Alrif, menyatakan bahwa Pemerintah Kabupaten Sidrap telah menjalankan berbagai program pembangunan sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026 di Sentul International Convention Center (SICC), Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin (2/2).
Syaharuddin, yang akrab disapa Syahar, mengatakan salah satu arahan Presiden adalah pelaksanaan Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah).
Menurutnya, program tersebut telah dijalankan di Sidrap melalui gerakan “Sidrap Bersih dan Sidrap Sehat” sejak Februari 2025.
“Alhamdulillah, arahan Pak Presiden Prabowo terkait Gerakan Indonesia ASRI sudah kami jalankan sejak Februari 2025,” ujar Syahar kepada awak media, Selasa (3/2).
Ia menambahkan, sejumlah program lain di Sidrap juga telah sejalan dengan Asta Cita Presiden, di antaranya swasembada pangan, energi terbarukan, swasembada telur dan daging ayam, program Sidrap Bersih, makan bergizi gratis (MBG), sekolah rakyat, koperasi merah putih, pembangunan jembatan desa, pendidikan unggul, serta layanan kesehatan gratis.
“Kabupaten Sidrap berkomitmen untuk terus menjalankan dan menguatkan program-program tersebut demi kesejahteraan masyarakat,” katanya.
Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen pemerintah pusat dalam menangani persoalan sampah nasional secara serius dan terintegrasi.
Dalam Rakornas tersebut, Presiden menyampaikan rencana peluncuran Gerakan Indonesia ASRI sebagai gerakan nasional untuk menciptakan lingkungan yang bersih dan tertata.
“Resik artinya bersih, tertib, dan sebagainya. Semua instansi pemerintahan harus memimpin kegiatan kebersihan. Anak sekolah juga tidak apa-apa, pagi-pagi 10 menit, 15 menit, atau setengah jam,” ujar Presiden.
Presiden juga mengingatkan bahwa persoalan sampah telah menjadi masalah krusial di berbagai daerah.
Ia memaparkan bahwa hampir seluruh tempat pembuangan akhir (TPA) di Indonesia diproyeksikan mengalami kelebihan kapasitas paling lambat pada 2028.
“Sampah ini menjadi masalah. Diproyeksikan hampir semua TPA akan mengalami overkapasitas pada 2028, bahkan bisa lebih cepat,” tegasnya.(**)
















