Refleksi Idul Adha 1447 H: Prof. Dr. Capt. Eddy Sumartono Tekankan Nilai Moral dalam Kepemimpinan Global

- Penulis

Rabu, 27 Mei 2026 - 09:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Forum Makassar Info.com

KUALA LUMPUR – Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah kembali menjadi momen penting yang tidak hanya sarat dengan nuansa religius, tetapi juga mengandung pesan moral yang mendalam bagi kehidupan manusia. Dalam kesempatan ini, Prof. Dr. Capt. Eddy Sumartono, DBA., PhD., menyampaikan pandangan reflektif yang mengaitkan nilai-nilai Idul Adha dengan praktik kepemimpinan di era modern.

Dalam pernyataannya, Prof. Eddy menegaskan bahwa Idul Adha sejatinya adalah pengingat tentang arti pengorbanan yang tulus. Lebih dari sekadar tradisi keagamaan, perayaan ini mengajarkan manusia untuk mampu melepaskan kepentingan pribadi demi tujuan yang lebih besar. Menurutnya, nilai ini menjadi sangat relevan dalam dunia kepemimpinan yang menuntut tanggung jawab tinggi dan orientasi pada kepentingan bersama.

Ia menjelaskan bahwa seorang pemimpin yang baik bukan hanya diukur dari kemampuan intelektualnya, tetapi juga dari keberanian moral untuk berkorban. Dalam berbagai situasi, pemimpin sering dihadapkan pada pilihan sulit yang membutuhkan keikhlasan dan keteguhan hati. Oleh karena itu, semangat Idul Adha dapat menjadi landasan etis dalam mengambil keputusan yang adil dan bijaksana.

Selain pengorbanan, aspek keikhlasan juga menjadi sorotan utama dalam pesan yang disampaikan. Prof. Eddy menilai bahwa keikhlasan merupakan kekuatan batin yang mampu menjaga konsistensi seseorang dalam menjalankan tanggung jawabnya. Dalam lingkungan yang kompetitif, keikhlasan membantu individu tetap berpegang pada prinsip dan tidak mudah terpengaruh oleh kepentingan jangka pendek.

Ketakwaan, lanjutnya, menjadi dimensi penting yang melengkapi nilai-nilai tersebut. Ketakwaan tidak hanya tercermin dalam ibadah, tetapi juga dalam perilaku sehari-hari, termasuk dalam menjalankan tugas profesional. Dengan memiliki ketakwaan, seseorang akan lebih berhati-hati dalam bertindak dan senantiasa menjunjung tinggi nilai kejujuran serta tanggung jawab.

Baca Juga:  TP PKK se-Sulsel Bersiap Hadapi Jambore PKK Nasional, Ini Harapan Hj.Hafni

Sebagai pemimpin akademik di Asean University International Malaysia, Prof. Eddy menekankan bahwa institusi pendidikan memiliki peran strategis dalam menanamkan nilai-nilai tersebut kepada generasi muda. Pendidikan, menurutnya, harus mampu membentuk individu yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki karakter yang kuat dan berintegritas.

Ia juga mengingatkan bahwa dunia saat ini tengah menghadapi berbagai tantangan kompleks, mulai dari perkembangan teknologi hingga ketidakstabilan ekonomi global. Dalam situasi seperti ini, nilai-nilai yang diajarkan dalam Idul Adha menjadi semakin penting sebagai pedoman dalam bertindak. Keseimbangan antara kecerdasan intelektual, emosional, dan spiritual menjadi kunci dalam menghadapi perubahan tersebut.

Melalui pesan yang disampaikannya, Prof. Eddy mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan Idul Adha sebagai momentum introspeksi diri. Ia berharap semangat kebersamaan dan kepedulian sosial dapat terus ditumbuhkan, sehingga tercipta lingkungan yang harmonis dan saling mendukung.

Ucapan “Eid Mubarak, Taqabbalallahu minna wa minkum” yang mengakhiri pesannya menjadi simbol harapan akan keberkahan dan diterimanya amal ibadah. Lebih dari itu, pesan tersebut juga mengandung ajakan untuk terus memperbaiki diri dan berkontribusi secara positif dalam kehidupan bermasyarakat.

Dengan pendekatan yang menggabungkan nilai spiritual dan perspektif kepemimpinan, refleksi yang disampaikan oleh Prof. Dr. Capt. Eddy Sumartono memberikan inspirasi yang relevan bagi berbagai kalangan dalam menjalani kehidupan yang lebih bermakna dan bertanggung jawab.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel forummakassarinfo.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Teror Pelemparan Gereja di Palopo Belum Terungkap, Frederik Kalalembang Akan Minta Kapolri Evaluasi Kinerja Kapolres Palopo
Kasat Resnarkoba Polres Gowa Klarifikasi Dugaan “Setoran” Bandar Narkoba ke Oknum Anggota: “Buktikan, Jangan Asal Tuduh”
Putra Bupati RIZQAN Menerima Mandat sebagai Ketua Markas Cabang LMP Kabupaten Jeneponto
Terungkap Sistem Setoran Rutin: Bandar Narkoba Gowa Bontonompo Beberkan Oknum Sat Narkoba Polres Gowa Dan Takalar
Pembelian Lapangan dari Swadaya Warga Panciro Berubah Jadi Koperasi, Tuai Polemik dan Penolakan
Pasca-Lebaran Idul Adha, Wakapolsek Bontoala Pimpin Patroli Wilayah Guna Jaga Kondusivitas
PERAK Desak Disdik Sulsel Buka Pihak Penyusun Soal Tes CAT SPMB
Marhan Ismail Resmi Menjabat sebagai Ketua Marcab LMP Kabupaten Luwu setelah Diberikan Mandat oleh Irwan Adnan
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 1 Juni 2026 - 06:01 WIB

Teror Pelemparan Gereja di Palopo Belum Terungkap, Frederik Kalalembang Akan Minta Kapolri Evaluasi Kinerja Kapolres Palopo

Senin, 1 Juni 2026 - 02:35 WIB

Kasat Resnarkoba Polres Gowa Klarifikasi Dugaan “Setoran” Bandar Narkoba ke Oknum Anggota: “Buktikan, Jangan Asal Tuduh”

Senin, 1 Juni 2026 - 02:28 WIB

Putra Bupati RIZQAN Menerima Mandat sebagai Ketua Markas Cabang LMP Kabupaten Jeneponto

Sabtu, 30 Mei 2026 - 16:31 WIB

Terungkap Sistem Setoran Rutin: Bandar Narkoba Gowa Bontonompo Beberkan Oknum Sat Narkoba Polres Gowa Dan Takalar

Kamis, 28 Mei 2026 - 04:47 WIB

Pasca-Lebaran Idul Adha, Wakapolsek Bontoala Pimpin Patroli Wilayah Guna Jaga Kondusivitas

Berita Terbaru