Bocah Diculik Oleh OTK dan Dijadikan Jaminan Transfer Uang di Konter Ponsel

- Penulis

Senin, 3 Februari 2025 - 16:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Makassar, Sulsel – ForumMakassarInfo.com | Seorang anak laki-laki berinisial N (12) mengalami penculikan oleh orang tak dikenal (OTK) di Jalan Somba Opu, Senin (3/2/2025) malam.

Pelaku kemudian menitipkan korban di sebuah konter ponsel di Jalan Lanto Daeng Pasewang, dengan alasan lupa membawa uang dan meminta pemilik konter mentransfer Rp800 ribu sebagai jaminan.

Korban awalnya berada di Jalan Somba Opu saat seorang pria tak dikenal mendekatinya, menarik tangannya, dan membawanya ke sebuah minimarket di sekitar lokasi. Di sana, pelaku tetap menggenggam tangan korban, membuatnya merasa tak sadar, diduga akibat hipnotis.

Pelaku lalu membawa korban ke beberapa konter ponsel untuk meminta transfer uang. Setelah gagal di dua konter, pelaku akhirnya berhasil di salah satu konter di Jalan Lanto Daeng Pasewang, tepat di depan Polsek Mamajang. Pelaku meminta pemilik konter mentransfer Rp800 ribu, lalu meninggalkan (N) sebagai jaminan dengan alasan akan mengambil uangnya.

Baca Juga:  Situasi Nyaris Ricuh, Perintis Presisi Samapta Polres Gowa Bergerak Cepat Amankan Warga dari Amuk Massa

Setelah pelaku pergi, pemilik konter bertanya kepada N. Bocah tersebut menangis dan mengaku telah diculik, membuat pemilik konter menyadari bahwa dirinya telah tertipu.

“Waktu saya ketemu sama itu pelaku, dia pegang tanganku, dan saya seperti tidak sadar. Saya menurut saja saat dia bawa ke minimarket. Dia sempat mau bawa saya ke hotel, tapi akhirnya dia bawa saya ke beberapa konter untuk minta uang,” Ujar N kepada wartawan.

Pemilik konter segera membawa (N) ke orang tuanya yang berada di Anjungan Pantai Losari. Saat mengetahui anaknya telah diculik, sang ibu, Daeng Asse, menangis histeris dan langsung memeluk anaknya.

Keluarga korban bersama pemilik konter berencana melaporkan insiden ini ke polisi agar kejadian serupa tidak terulang.

Saat ini, aparat kepolisian telah menerima laporan dan tengah memburu pelaku. (*)

 

(Tim Redaksi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel forummakassarinfo.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tim Hukum Pemprov dan Tergugat Intervensi, Mentahkan Gugatan Terhadap Gubernur
SMAN 14 Makassar Tekankan Transparansi, Sebut Pembelian Seragam Tidak Bersifat Wajib dan Bisa Dicicil
PERAK dan L-Kompleks : Kepala SMPN 24 Makassar Perlu Dipanggil Kejari Terkait Dugaan Jual Beli Jabatan
Gabungan Media & GWI Temukan Bisnis Obat Keras Tipe G di Pondok Aren Menggila: Berani Serang Jurnalis, Aparat Diminta Tegas!
Menunggu Wakil Tuhan Hakim Agung bersidang di MA RI Dalam Perkara No.10/PDT.G/2025 dan Kasasi No.3297/K/PDT/2026.
GWI Geram! Kecam Arogansi Pemdes Sumber Sari Kampar yang Abai Lambang Negara dan Alergi Kritik Jurnalis
APAMAKO Minta Kejaksaan Usut Tuntas Dugaan Korupsi Bibit Kelapa Premium di Desa Bontobiraeng
Prof. Dr. Capt. Eddy Sumartono, DBA., Ph.D. Apresiasi Pengukuhan Prof. Dr. Diding Rahmat, S.H., M.H. sebagai Guru Besar di Universitas Dirgantara Marsekal Suryadarma
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 16:06 WIB

Tim Hukum Pemprov dan Tergugat Intervensi, Mentahkan Gugatan Terhadap Gubernur

Kamis, 9 Juli 2026 - 13:59 WIB

SMAN 14 Makassar Tekankan Transparansi, Sebut Pembelian Seragam Tidak Bersifat Wajib dan Bisa Dicicil

Kamis, 9 Juli 2026 - 09:40 WIB

PERAK dan L-Kompleks : Kepala SMPN 24 Makassar Perlu Dipanggil Kejari Terkait Dugaan Jual Beli Jabatan

Kamis, 9 Juli 2026 - 01:46 WIB

Gabungan Media & GWI Temukan Bisnis Obat Keras Tipe G di Pondok Aren Menggila: Berani Serang Jurnalis, Aparat Diminta Tegas!

Selasa, 7 Juli 2026 - 17:08 WIB

GWI Geram! Kecam Arogansi Pemdes Sumber Sari Kampar yang Abai Lambang Negara dan Alergi Kritik Jurnalis

Berita Terbaru