Ketum PWO Dwipa Desak Gubernur NTB Segera Cairkan TPG dan THR Guru 2025 yang Tertahan

- Penulis

Jumat, 20 Februari 2026 - 09:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta,-20 Februari 2026 – Ketua Umum Perkumpulan Wartawan Online Dwipantara (PWO Dwipa), Feri Rusdiono, menyuarakan keprihatinan mendalam atas nasib ribuan guru di Nusa Tenggara Barat (NTB) yang haknya atas Tunjangan Pendidikan Guru (TPG) dan Tunjangan Hari Raya (THR) tahun 2025 masih tertahan hingga kini.

Penahanan ini dianggap sebagai pengabaian serius terhadap kesejahteraan pendidik yang menjadi tulang punggung pendidikan bangsa.

Dalam pernyataan resminya, Feri Rusdiono menegaskan, “Saya sangat prihatin dengan nasib para guru di NTB.

Hak TPG dan THR 2025 yang tertahan ini bukan sekadar tunggakan administratif, melainkan pukulan keras bagi kehidupan mereka sehari-hari.

Gubernur NTB harus segera bertindak tegas, jangan lagi menahan hak guru yang sah untuk menyambung hidup keluarga mereka.

“Ia juga menyoroti urgensi intervensi pusat dengan menyerukan, “Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) wajib turun tangan menindaklanjuti kasus ini. Penundaan yang berkepanjangan ini mencerminkan kegagalan sistemik dalam pemenuhan hak guru, yang berpotensi merusak motivasi mengajar dan kualitas pendidikan di daerah.

Baca Juga:  Sekber LIRA dan Tiga Organisasi Pers Apresiasi Kinerja Dinsos Magetan

“Data dari Dinas Pendidikan NTB menunjukkan bahwa ribuan guru honorer dan PNS masih menunggu pencairan tunjangan tersebut sejak akhir 2025, di tengah inflasi dan beban hidup yang kian membengkak. Penahanan ini diduga terkait kendala anggaran daerah, meski alokasi pusat telah dialokasikan.

PWO Dwipa, sebagai wadah jurnalis independen, mendesak pemerintah daerah dan pusat untuk transparan soal penyebab keterlambatan serta memberikan jadwal pasti pencairan. “Ini bukan permohonan, tapi tuntutan hak dasar.

Guru bukan budak negara yang bisa ditunda-tunda kesejahteraannya,” tegas Feri.

Hingga berita ini diturunkan, pihak Pemprov NTB dan Kemendikbudristek belum memberikan konfirmasi resmi terkait tuntutan ini.

(Redaksi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel forummakassarinfo.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mobil Box Milik Mafia BBM Ditangkap Polres Gowa, Sopir Sebut Nama Mansyur Alias Cacolle
LIN Akan Laporkan Penipuan Warga Yang Dilakukan Ramli Dengan Modus Jual Kartu Relawan Prabowo Seharga 80,000 Dengan Alasan Kartu KDMP
Bawa Nama Baik Polrestabes Makassar, Kapolsek Bontoala Apresiasi Aiptu Nurhidayat Melaju ke Lomba Bhabinkamtibmas Teladan Tingkat Polda Sulsel
Guna Menciptakan Wilayah Pasar Yang Bersih, Koramil 1408-03/Wajo Gencar Melaksanakan Karya Bakti Pembersihan Pasar Bacan Kel. Melayu Baru Kec. Wajo
Bhabinkamtibmas Bunga Ejaya Pantau Pelayanan Adminduk dan Pasar Murah di Wilayahnya
Gencarkan Zona Integritas, Polsek Bontoala Pasang Banner “Stop Gratifikasi”
Dr. Haedar Djidar Nahkodai Kota Palopo Setelah Terima Mandat sebagai Ketua Markas Cabang LMP Kota Palopo
Lidik Pro Maros Soroti Laporan Pengaduan yang Masuk Sejak Desember 2025, Pelapor Harapkan Kepastian Hukum
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 12 Juni 2026 - 13:09 WIB

Mobil Box Milik Mafia BBM Ditangkap Polres Gowa, Sopir Sebut Nama Mansyur Alias Cacolle

Jumat, 12 Juni 2026 - 03:04 WIB

LIN Akan Laporkan Penipuan Warga Yang Dilakukan Ramli Dengan Modus Jual Kartu Relawan Prabowo Seharga 80,000 Dengan Alasan Kartu KDMP

Jumat, 12 Juni 2026 - 01:25 WIB

Bawa Nama Baik Polrestabes Makassar, Kapolsek Bontoala Apresiasi Aiptu Nurhidayat Melaju ke Lomba Bhabinkamtibmas Teladan Tingkat Polda Sulsel

Rabu, 10 Juni 2026 - 00:45 WIB

Guna Menciptakan Wilayah Pasar Yang Bersih, Koramil 1408-03/Wajo Gencar Melaksanakan Karya Bakti Pembersihan Pasar Bacan Kel. Melayu Baru Kec. Wajo

Selasa, 9 Juni 2026 - 12:49 WIB

Gencarkan Zona Integritas, Polsek Bontoala Pasang Banner “Stop Gratifikasi”

Berita Terbaru