Mengukuhkan Peran Strategis Maritim, Prof. Dr. Capt. Eddy Sumartono Luncurkan Buku ke-16 tentang Manajemen Risiko Pelayaran

- Penulis

Rabu, 18 Maret 2026 - 04:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_16908288

i

Oplus_16908288

FORUM MAKASSAR INFO.COM, Jakarta – Komitmen terhadap pengembangan ilmu pengetahuan di sektor maritim kembali ditunjukkan oleh Prof. Dr. Capt. Eddy Sumartono melalui peluncuran buku terbarunya berjudul “Manajemen Risiko dalam Pelayaran: Menghadapi Tantangan Global.” Karya ini menandai buku ke-16 yang berhasil ia terbitkan, sekaligus memperlihatkan konsistensi dalam menghadirkan gagasan yang relevan dengan kebutuhan industri pelayaran modern.
Dalam beberapa dekade terakhir, sektor pelayaran mengalami transformasi signifikan yang dipengaruhi oleh globalisasi, kemajuan teknologi, serta meningkatnya kompleksitas operasional. Kondisi ini menjadikan risiko sebagai faktor yang tidak dapat dihindari, melainkan harus dikelola secara cermat dan berkelanjutan. Buku ini hadir untuk memberikan pemahaman mendalam mengenai bagaimana risiko tersebut dapat diantisipasi dan dikendalikan secara efektif.
Melalui pembahasan yang sistematis, penulis mengajak pembaca untuk melihat manajemen risiko sebagai sebuah proses strategis. Tidak hanya berfokus pada pencegahan, tetapi juga mencakup kemampuan dalam merespons dan meminimalkan dampak dari setiap potensi ancaman. Pendekatan ini menjadi sangat penting mengingat dinamika industri pelayaran yang sarat dengan ketidakpastian.
Salah satu nilai lebih dari buku ini adalah kemampuannya dalam mengintegrasikan konsep manajemen risiko dengan perkembangan teknologi digital. Di era yang serba terhubung, pemanfaatan teknologi seperti kecerdasan buatan dan sistem informasi berbasis data menjadi kunci dalam meningkatkan ketepatan analisis dan pengambilan keputusan. Penulis menyoroti bahwa transformasi digital bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan mendesak bagi industri pelayaran.
Selain mengupas konsep dan strategi, buku ini juga menyajikan berbagai pembelajaran dari peristiwa nyata yang pernah terjadi dalam dunia pelayaran internasional. Dengan mengkaji insiden-insiden tersebut, pembaca diajak untuk memahami konsekuensi dari kegagalan dalam pengelolaan risiko. Hal ini memberikan perspektif yang lebih nyata sekaligus memperkuat urgensi penerapan sistem manajemen risiko yang efektif.
Gaya penulisan yang digunakan tergolong komunikatif dan mudah dipahami, sehingga mampu menjangkau berbagai lapisan pembaca. Baik kalangan akademisi, praktisi, maupun mahasiswa dapat memperoleh manfaat dari isi buku ini. Penyampaian yang seimbang antara teori dan praktik menjadikan buku ini tidak hanya informatif, tetapi juga aplikatif.
Lebih jauh lagi, buku ini mencerminkan visi besar dalam membangun budaya keselamatan di sektor pelayaran. Penulis menegaskan bahwa keberhasilan operasional tidak hanya diukur dari efisiensi, tetapi juga dari kemampuan dalam menjaga keselamatan dan keberlanjutan. Dengan demikian, manajemen risiko menjadi bagian integral dari strategi bisnis di industri maritim.
Terbitnya buku ke-16 ini diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan kualitas pengelolaan pelayaran di Indonesia. Di tengah persaingan global yang semakin ketat, industri maritim nasional dituntut untuk memiliki sistem yang tangguh dan adaptif.
Sebagai penutup, “Manajemen Risiko dalam Pelayaran: Menghadapi Tantangan Global” tidak hanya menjadi karya akademik semata, tetapi juga sebuah panduan strategis yang menawarkan solusi konkret. Buku ini menjadi langkah penting dalam mendorong terciptanya industri pelayaran yang lebih aman, efisien, dan siap menghadapi tantangan masa depan.(*)

Baca Juga:  Bareskrim Rampas Aset Milik Terpidana Narkoba Hendra Total Rp221 Milliar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel forummakassarinfo.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Negara Tidak Boleh Kalah! LAKINDO Sulsel Desak Hukuman Berat Pelaku Dugaan Penyadapan Presiden
Dukung Program Ketahanan Pangang, Ketua Pesidium FPII Bunda Kasihhati Apresiasi Sarana Asimilasi dan Edukasi di Lapas Kelas IIB Cianjur
KORAMIL 1408-03/WAJO TURUN TANGAN BERSIHKAN SALURAN AIR JALAN BANDA, GOTONG ROYONG JADI KUNCI CEGAH BANJIR DAN PENYAKIT
Miskomunikasi Selesai! Kepala Unit BRI Bontosunggu Minta Maaf, Nasabah Terima Dengan Lapang Dada
Buset.! Aturan BRI Bontosunggu Kabupaten Gowa: Jika Nasabah Nunggak Angsuran Pihak BRI Berhak Viralkan
VIRAL! Hina Putri Disabilitas Fenny Frans di TikTok, Pria Tak Dikenal Bakal Dipolisikan: Kuharamkan Diriku Hidup Kalau Tidak Bisa Kopenjarakanko!
Didukung Penuh Bupati Syaharuddin Alrif, Bunda Paud Sidrap Haslinda Sukseskan Wajib Belajar Prasekolah 
Kunjungan Kerja ke Bandung, Bunda Kasihhati Ketua Presidium FPII Apresiasi Inovasi Lapas Sukamiskin 
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 17:13 WIB

Negara Tidak Boleh Kalah! LAKINDO Sulsel Desak Hukuman Berat Pelaku Dugaan Penyadapan Presiden

Selasa, 3 November 2026 - 06:24 WIB

Dukung Program Ketahanan Pangang, Ketua Pesidium FPII Bunda Kasihhati Apresiasi Sarana Asimilasi dan Edukasi di Lapas Kelas IIB Cianjur

Selasa, 3 November 2026 - 04:15 WIB

KORAMIL 1408-03/WAJO TURUN TANGAN BERSIHKAN SALURAN AIR JALAN BANDA, GOTONG ROYONG JADI KUNCI CEGAH BANJIR DAN PENYAKIT

Senin, 2 November 2026 - 15:21 WIB

Miskomunikasi Selesai! Kepala Unit BRI Bontosunggu Minta Maaf, Nasabah Terima Dengan Lapang Dada

Minggu, 1 November 2026 - 10:27 WIB

Buset.! Aturan BRI Bontosunggu Kabupaten Gowa: Jika Nasabah Nunggak Angsuran Pihak BRI Berhak Viralkan

Berita Terbaru