Menjaga Tradisi Kuliner Betawi, Bang Peci Merah Jadi Simbol Ketangguhan UMKM di Kota Tangerang

- Penulis

Rabu, 28 Januari 2026 - 05:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

FORUMMAKASSARINFO.COM,-KOTA TANGERANG,-Sektor Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), khususnya para pedagang kaki lima (PKL), kembali menunjukkan kontribusi signifikan dalam menjaga stabilitas roda ekonomi lokal. Di kawasan Stasiun Poris, Kelurahan Batuceper, peran mereka sebagai pelaku ekonomi rakyat terlihat nyata melalui kelangsungan usaha yang melayani kebutuhan harian masyarakat dengan konsisten.

Salah satu usaha yang menjadi contoh nyata ketangguhan ekonomi rakyat adalah Warung Nasi Uduk Betawi Bang Peci Merah. Terletak di lokasi strategis di samping Masjid Jami Al-Wustho dan Stasiun Poris, warung yang dikelola oleh Ruslan (dikenal sebagai Bang Peci Merah) ini telah menjadi destinasi kuliner khas Betawi yang digemari tidak hanya oleh warga sekitar, tetapi juga oleh pengguna moda transportasi kereta api yang melintas setiap hari.

Dukungan terhadap gerakan ekonomi rakyat di tingkat akar rumput ditunjukkan secara langsung oleh Ketua Umum Gerakan Militan Pemuda Hijau Tangerang Raya (Gemphita Raya), Fadlli Achmads Am, S.H., M.MB. (akrab disapa Bang Empe), dalam kunjungan langsungnya pada hari Selasa (27/1).

Dalam kesempatan tersebut, Bang Empe menikmati hidangan khas warung tersebut, antara lain nasi uduk sebagai menu andalan, disertai aneka gorengan dan berbagai hidangan tradisional Betawi lainnya. Ia menegaskan bahwa keberadaan para pelaku usaha mikro tidak hanya berperan dalam menghidupkan aktivitas ekonomi lokal, tetapi juga menjadi bukti nyata kegigihan dan ketekunan masyarakat dalam menghadapi berbagai tantangan zaman.

Baca Juga:  Kapolrestabes Makassar Berulang Tahun, Kapolsek Bontoala berikan ucapan Selamat

“Para pejuang ekonomi rakyat ini memiliki peran krusial yang tidak dapat diabaikan. Mereka bukan hanya menjual barang dan jasa, tetapi juga menjadi pijakan penting bagi kemakmuran bersama dan stabilitas ekonomi daerah,” ucap Bang Empe saat ditemui usai menikmati hidangan di warung tersebut.

Dalam momen tersebut, pemilik usaha Bang Peci Merah bersama Bang Empe memberikan gestur jempol sebagai simbol kolaborasi dan dukungan moral terhadap seluruh pelaku usaha mikro di Kota Tangerang. Meskipun beroperasi dengan fasilitas yang terbatas, para PKL memiliki kontribusi utama dalam tiga aspek penting:

– Menyediakan kebutuhan dasar masyarakat dengan harga yang terjangkau dan mudah diakses
– Menjadi mata pencaharian utama bagi banyak keluarga di kawasan perkotaan
– Menstabilkan kondisi ekonomi daerah saat menghadapi fluktuasi pasar global dan nasional

Bang Empe juga menyampaikan komitmennya melalui Gemphita Raya untuk terus berperan aktif dalam mendorong terwujudnya kebijakan publik yang pro-pedagang kecil, khususnya di wilayah Provinsi Banten dan Kota Tangerang. Menurutnya, dengan perhatian dan dukungan yang serius dari berbagai pihak – baik pemerintah maupun elemen masyarakat – sektor PKL tidak hanya mampu bertahan hidup, tetapi juga memiliki potensi besar untuk berkembang dan menjadi tulang punggung utama pembangunan ekonomi daerah yang berkelanjutan.

(Redaksi Tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel forummakassarinfo.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Prof DR Sutan Nasomal : Di Masa Pimpinan Prabowo, Carut Marut Hukum Dibalik Banyak Pejabat Dipenjarakan Dengan Rompi Orange
Pembangunan Kantor Kelurahan Dimulai, Penutupan Akses Jalan Bunga Eja Beru Dilakukan demi Keselamatan Warga
Kabar Baik dari Bulukumba Sengketa Tanah Adat Ammatoa Kajang Berakhir Damai
Gelar Kudapil di Pinrang, Capt Unru Baso Sosialisasi Empat Pilar sekaligus Serap Aspirasi Warga, dan Bangkitkan Nelayan Merah Putih
Babak Final Lomba Pocil di Mall Phinisi Point Makassar, Kapolresta Gowa Hadir Beri Semangat 
Dugaan Bullying dan Kekerasan di SDI Tetebatu Gowa Berujung Keributan
HMI Cab Makassar Geruduk PT Pertamina Regional sulawesi atas kelangkaan BBM dan LPG
Prof Sutan Nasomal: Pembangunan Bagus, Tapi Jangan Korbankan Warga! Gubernur Sumut Diminta Dorong Penyelesaian Banjir Gambus Laut
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 24 September 2026 - 00:41 WIB

Prof DR Sutan Nasomal : Di Masa Pimpinan Prabowo, Carut Marut Hukum Dibalik Banyak Pejabat Dipenjarakan Dengan Rompi Orange

Senin, 21 September 2026 - 01:26 WIB

Pembangunan Kantor Kelurahan Dimulai, Penutupan Akses Jalan Bunga Eja Beru Dilakukan demi Keselamatan Warga

Sabtu, 19 September 2026 - 03:59 WIB

Gelar Kudapil di Pinrang, Capt Unru Baso Sosialisasi Empat Pilar sekaligus Serap Aspirasi Warga, dan Bangkitkan Nelayan Merah Putih

Jumat, 18 September 2026 - 06:43 WIB

Babak Final Lomba Pocil di Mall Phinisi Point Makassar, Kapolresta Gowa Hadir Beri Semangat 

Kamis, 17 September 2026 - 15:20 WIB

Dugaan Bullying dan Kekerasan di SDI Tetebatu Gowa Berujung Keributan

Berita Terbaru