Kabar Baik dari Bulukumba Sengketa Tanah Adat Ammatoa Kajang Berakhir Damai

- Penulis

Minggu, 20 September 2026 - 12:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bulukumba – Forum.Makassar.Info – Kawasan Adat Ammatoa Kajang di Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan, menjadi pusat perhatian publik menyusul digelarnya konferensi pers penting pada Sabtu, (19/09/2026).
‎
‎Pertemuan ini dipimpin langsung oleh kuasa hukum masyarakat adat, Dr. Muhammad Nur, S.H., M.Pd., bersama para ammatoa, tokoh adat, dan puluhan warga yang kompak mengenakan pakaian serba hitam.
‎
‎Dalam konferensi pers tersebut, Dr. Muhammad Nur menegaskan bahwa proses hukum dan perjuangan panjang terkait persoalan hak atas tanah masyarakat adat Ammatoa Kajang telah menemui titik terang. Berdasarkan pengakuan dari pemerintah daerah dan DPRD Kabupaten Bulukumba, tanah ulayat yang selama ini diperjuangkan kini resmi berstatus sebagai bekas Hak Guna Usaha (HGU).
‎
‎”Artinya, tanah masyarakat adat yang di atasnya terdapat HGU kini sudah menjadi bekas HGU. Berdasarkan surat-surat resmi baik dari penasihat hukum, DPRD, maupun pemerintah pusat, persoalan lonsum dengan masyarakat adat sudah selesai,” ujar Dr. Muhammad Nur di hadapan warga dan awak media.
‎
‎Meski demikian, pihak kuasa hukum memberikan kesempatan secara persuasif kepada pihak-pihak terkait untuk meninggalkan kawasan tanah adat secara sukarela. Langkah hukum lanjutan tetap akan dijalankan secara normatif dan terukur berdasarkan pengakuan pemerintah daerah dan DPRD, tanpa menimbulkan bentrok maupun korban jiwa.
‎
‎”Jangan ada yang melakukan pelanggaran atau pendudukan tanpa persetujuan kuasa hukum. Hindari kekerasan dan bentrok. Percayakan kepada saya selaku kuasa hukum untuk mengawasi ini semua agar selesai tanpa ada yang jatuh korban,” tegasnya.
‎
‎Dr. Muhammad Nur juga mengimbau masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh pihak-pihak tak bertanggung jawab yang mencoba memicu ketegangan. Ia memastikan pihaknya akan terus berkoordinasi secara intensif dengan jajaran kepolisian, TNI, dan pemerintah daerah guna memastikan penegakan hukum berjalan damai dan kondusif.
‎
‎Konferensi pers ditutup dengan seruan semangat bersama dari seluruh warga adat yang dipimpin oleh Dr. Muhammad Nur, menegaskan bahwa kemenangan ini adalah milik bersama seluruh masyarakat adat Ammatoa Kajang.

Baca Juga:  Optimalisasi Potensi UMKM Kelurahan Bangkai melalui Program Pemetaan dan Digitalisasi Data Usaha.

Editor : (Tim/Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel forummakassarinfo.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Lewat Safari Jumat, Kapolsek Bontoala Imbau Jaga Kamtibmas
Dukung Program Ketahanan Pangang, Ketua Pesidium FPII Bunda Kasihhati Apresiasi Sarana Asimilasi dan Edukasi di Lapas Kelas IIB Cianjur
KORAMIL 1408-03/WAJO TURUN TANGAN BERSIHKAN SALURAN AIR JALAN BANDA, GOTONG ROYONG JADI KUNCI CEGAH BANJIR DAN PENYAKIT
Miskomunikasi Selesai! Kepala Unit BRI Bontosunggu Minta Maaf, Nasabah Terima Dengan Lapang Dada
Buset.! Aturan BRI Bontosunggu Kabupaten Gowa: Jika Nasabah Nunggak Angsuran Pihak BRI Berhak Viralkan
VIRAL! Hina Putri Disabilitas Fenny Frans di TikTok, Pria Tak Dikenal Bakal Dipolisikan: Kuharamkan Diriku Hidup Kalau Tidak Bisa Kopenjarakanko!
Didukung Penuh Bupati Syaharuddin Alrif, Bunda Paud Sidrap Haslinda Sukseskan Wajib Belajar Prasekolah 
Kunjungan Kerja ke Bandung, Bunda Kasihhati Ketua Presidium FPII Apresiasi Inovasi Lapas Sukamiskin 
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 10:18 WIB

Lewat Safari Jumat, Kapolsek Bontoala Imbau Jaga Kamtibmas

Selasa, 3 November 2026 - 06:24 WIB

Dukung Program Ketahanan Pangang, Ketua Pesidium FPII Bunda Kasihhati Apresiasi Sarana Asimilasi dan Edukasi di Lapas Kelas IIB Cianjur

Selasa, 3 November 2026 - 04:15 WIB

KORAMIL 1408-03/WAJO TURUN TANGAN BERSIHKAN SALURAN AIR JALAN BANDA, GOTONG ROYONG JADI KUNCI CEGAH BANJIR DAN PENYAKIT

Senin, 2 November 2026 - 15:21 WIB

Miskomunikasi Selesai! Kepala Unit BRI Bontosunggu Minta Maaf, Nasabah Terima Dengan Lapang Dada

Minggu, 1 November 2026 - 10:27 WIB

Buset.! Aturan BRI Bontosunggu Kabupaten Gowa: Jika Nasabah Nunggak Angsuran Pihak BRI Berhak Viralkan

Berita Terbaru