Sempat Terima Bansos, Beberapa Warga Banta-Bantaeng Kurang Mampu Harus Gigit Jari Namanya Hilang di Daftar

- Penulis

Selasa, 23 September 2025 - 15:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

FORUMMAKASSARINFO.COM-MAKASSAR, –Pemerintah melalui Kementerian Sosial (Kemensos) terus menyalurkan bantuan sosial (bansos) Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) sebagai bagian dari program perlindungan sosial tahun 2025

Di bulan September ini, Penyaluran sudah memasuki tahap ketiga dari empat tahap yang di rencanakan sepanjang tahun

Namun, tak semua penerima sebelumnya mendapat bansos. Sejumlah data di evaluasi bahkan ada yang di coret.

Seperti yang di lansir media pusat, Menteri Sosial Saifulllah Yusuf (Gus Ipul) mengungkapkan Kemensos telah melakukan ground check terhadap 12 juta KPM dan hasilnya 1.9 juta KPM di nyatakan tidak lolos karena tidak memenuhi syarat.

Bahkan dari data tersebut di temukan lebih dari 600 ribu penerima yang di duga terindikasi judi online

Seperti yang di rasakan warga Kelurahan Banta-bantaeng Kec. Rappocini sebelumnya merasakan manfaat bansos malah namanya hilang dengan alasan Desil atau tingkat kesejahteraan sosial atau ukuran statistik lainya.

Dari beberapa warga yang namanya tidak termasuk daftar padahal sebelumnya menerima bansos berupa beras dan uang tunai merasa kaget karena dari segi ekonomi termasuk kategori layak menerima bantuan

Lurah Banta-Bantaeng, Ady Mulyadi Jacub S.Sos menjelaskan bahwa pihaknya telah mengroscek data yang di teruskan untuk warga penerima bantuan. Bahkan dari data terpadu kesejahteraan sosial (DTKS) di pilah hingga tingkat ekonomi mereka.

Baca Juga:  Ferdinan Weimar Terima Anugerah Penghargaan Man of The Year 2024 dari Yayasan Duta Indonesia Maju

Dari data tersebut, Lurah Banta-banteng langsung turun ke warga untuk menampung aspirasi mereka. Lantaran sebagian warga belum pernah mendapat bantuan sama sekali,” kata Lurah Selasa 23/9/2025

Lurah juga menjelaskan soal nama-nama menerima yang di usulkan sebelumnya sesuai dengan data mereka. Dari data mereka bahkan ada yang masih ngontrak hingga buruh harian,

Soal detailnya itu ada sama pendamping PKH di setiap wilayah,” sambung Lurah

Adapun persoalan nama warga yang sudah di usulkan tetapi masuk kategori mampu pihaknya belum mengetahui apa alasanya.

Namun, Lurah memastikan data yang di kirim itu sesuai usulan. Meskipun menurut dia ada nama baru dikirim oleh pendamping PKH. Tetap kami anjurkan warga yang sebelumnya terdata bisa memepertanyakan ke pendamping PKH masing-masih,” pungkasnya

Sementara di tempat terpisah, Kadis Sosial Kota Makassar, H. Andi Bukti Djufrie SP,. M.Si dikonfirmasi menjelaskan bahwa setiap penerima bantuan itu menurut dia telah di musyawarahkan di kelurahan. Dari musyawarah itu di ketahui warga masuk desil berapa,” singkat Andi Bukti

Hingga berita ini tayang, Beberapa warga yang namanya sudah tidak masuk dalam kategori bansos masih bertanya-tanya alasanya mereka sudah tidka menerima.(**)

LAPORAN: SADIKIN RAHMAT

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel forummakassarinfo.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gabungan Media & GWI Temukan Bisnis Obat Keras Tipe G di Pondok Aren Menggila: Berani Serang Jurnalis, Aparat Diminta Tegas!
Menunggu Wakil Tuhan Hakim Agung bersidang di MA RI Dalam Perkara No.10/PDT.G/2025 dan Kasasi No.3297/K/PDT/2026.
GWI Geram! Kecam Arogansi Pemdes Sumber Sari Kampar yang Abai Lambang Negara dan Alergi Kritik Jurnalis
Prof. Dr. Capt. Eddy Sumartono, DBA., Ph.D. Apresiasi Pengukuhan Prof. Dr. Diding Rahmat, S.H., M.H. sebagai Guru Besar di Universitas Dirgantara Marsekal Suryadarma
Peringati Hari Bhayangkara Ke-80, Bhabinkamtibmas Kelurahan Bunga Ejaya Juara 1 Sebagai Bhabinkamtibmas Teladan Tingkat Polrestabes Makassar
Pekarangan Pangan Bergizi Polsek Bontoala Raih Juara 2 di Hari Bhayangkara Ke-80 Polrestabes Makassar
Tinjau Kembali Kasus Perdata Publik Soroti Perkembangan Perkara Terbaru Putusan PN Maros No.10/PDT.G/2025 di Makamah Agung RI Kasasi No.3297/K/PDT/2026
Pesan Prof. Dr. Capt. Eddy Sumartono di Hari Pelaut se Dunia 2026, Mengukir Masa Depan Maritim: Seruan Strategis bagi Sang Penakluk Ombak
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 8 Juli 2026 - 15:02 WIB

Menunggu Wakil Tuhan Hakim Agung bersidang di MA RI Dalam Perkara No.10/PDT.G/2025 dan Kasasi No.3297/K/PDT/2026.

Selasa, 7 Juli 2026 - 17:08 WIB

GWI Geram! Kecam Arogansi Pemdes Sumber Sari Kampar yang Abai Lambang Negara dan Alergi Kritik Jurnalis

Jumat, 3 Juli 2026 - 07:29 WIB

Prof. Dr. Capt. Eddy Sumartono, DBA., Ph.D. Apresiasi Pengukuhan Prof. Dr. Diding Rahmat, S.H., M.H. sebagai Guru Besar di Universitas Dirgantara Marsekal Suryadarma

Rabu, 1 Juli 2026 - 03:47 WIB

Peringati Hari Bhayangkara Ke-80, Bhabinkamtibmas Kelurahan Bunga Ejaya Juara 1 Sebagai Bhabinkamtibmas Teladan Tingkat Polrestabes Makassar

Rabu, 1 Juli 2026 - 03:45 WIB

Pekarangan Pangan Bergizi Polsek Bontoala Raih Juara 2 di Hari Bhayangkara Ke-80 Polrestabes Makassar

Berita Terbaru