Warga Mattiro Baji Blokade Jalan, Tuntut Tanggung Jawab RS Thalia Irham Terkait Limbah dan Janji Perbaikan

- Penulis

Rabu, 1 April 2026 - 13:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gowa – Forum.Makassar.Info.com – Puluhan warga Dusun Mattiro Baji, Desa Panciro, melakukan aksi blokade jalan sebagai bentuk protes terhadap manajemen Rumah Sakit (RS) Thalia Irham. Aksi ini dipicu oleh persoalan limbah pembuangan rumah sakit yang berdampak buruk pada lingkungan warga serta janji perbaikan infrastruktur yang tak kunjung terealisasi.

​Berdasarkan keterangan warga di lokasi, pembuangan limbah dari pihak rumah sakit diduga mencemari area pemukiman, sehingga menimbulkan keresahan terkait kesehatan dan kenyamanan masyarakat sekitar.

​Selain masalah limbah, kekecewaan warga memuncak akibat janji pihak RS Thalia Irham yang berkomitmen untuk memperbaiki jalan rusak di wilayah tersebut dengan melakukan pengecoran. Namun, janji tinggal janji; meski sudah berlalu selama dua tahun, pengerjaan jalan tersebut tak kunjung dilaksanakan.

​Kondisi Jalan Memprihatinkan
​Hingga hari ini, Rabu (1/4/2020), kondisi jalan di Dusun Mattiro Baji terpantau rusak parah. Warga menilai pihak rumah sakit menutup mata terhadap kerusakan akses jalan yang setiap hari dilalui masyarakat, padahal kerusakan tersebut diduga diperparah oleh aktivitas yang berkaitan dengan operasional rumah sakit.

Baca Juga:  Didukung Penuh Pemkab, Pelantikan PMI Sidrap Berlangsung Meriah

​”Kami sudah lelah hanya diberi janji. Katanya mau dicor, tapi sudah dua tahun tidak ada bukti. Ditambah lagi masalah limbah yang kena ke masyarakat. Ini bentuk protes kami agar mereka sadar,” ujar salah seorang warga di lokasi aksi.

​Pantauan di lapangan menunjukkan tumpukan benda dan blokade yang menutup akses jalan, membuat kendaraan tidak dapat melintas. Ironisnya, hingga berita ini diturunkan, pihak manajemen RS Thalia Irham belum memberikan jawaban resmi maupun menemui warga untuk memberikan solusi terkait pemblokiran jalan tersebut.

​Warga mengancam akan terus melakukan aksi blokade hingga ada kesepakatan tertulis dan langkah nyata dari pihak rumah sakit untuk mengatasi masalah limbah serta memulai perbaikan jalan yang telah dijanjikan. (*)

Editor : (Tim/Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel forummakassarinfo.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pedagang Keluhkan Pungutan Rp100 Ribu hingga Rp300 Ribu di Jalan Nuri Barun
Kasus Dugaan Pencemaran Nama Baik A Nasrun Dg Tarang Tempuh Jalur Hukum
Forum Makassar Info Sampaikan Ucapan Selamat Ulang Tahun ke-53 kepada Muhammad Akil Djamaluddin
PT Media Duta Karsa Ucapkan Selamat Ulang Tahun ke-53 untuk Muhammad Akil Djamaluddin
Air Bersih Harus Sampai ke Warga, Pemkot Makassar Perkuat Distribusi di Tengah Kemarau Panjang
Prof DR Sutan Nasomal : Di Masa Pimpinan Prabowo, Carut Marut Hukum Dibalik Banyak Pejabat Dipenjarakan Dengan Rompi Orange
Pembangunan Kantor Kelurahan Dimulai, Penutupan Akses Jalan Bunga Eja Beru Dilakukan demi Keselamatan Warga
Kabar Baik dari Bulukumba Sengketa Tanah Adat Ammatoa Kajang Berakhir Damai
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 26 September 2026 - 02:08 WIB

Pedagang Keluhkan Pungutan Rp100 Ribu hingga Rp300 Ribu di Jalan Nuri Barun

Jumat, 25 September 2026 - 13:52 WIB

Kasus Dugaan Pencemaran Nama Baik A Nasrun Dg Tarang Tempuh Jalur Hukum

Jumat, 25 September 2026 - 02:50 WIB

Forum Makassar Info Sampaikan Ucapan Selamat Ulang Tahun ke-53 kepada Muhammad Akil Djamaluddin

Jumat, 25 September 2026 - 01:56 WIB

Air Bersih Harus Sampai ke Warga, Pemkot Makassar Perkuat Distribusi di Tengah Kemarau Panjang

Kamis, 24 September 2026 - 00:41 WIB

Prof DR Sutan Nasomal : Di Masa Pimpinan Prabowo, Carut Marut Hukum Dibalik Banyak Pejabat Dipenjarakan Dengan Rompi Orange

Berita Terbaru

Hukum & Kriminal

Tewasnya Rafli di Tallo Didalami Propam dan Itwasda Polda Sulsel

Minggu, 27 Sep 2026 - 13:10 WIB