Sidrap – Forum.Makassar.Info – Lingkungan sekolah yang sehat bermula dari fasilitas yang terawat dengan baik. Berangkat dari kesadaran ini, Kepala UPT SMP Negeri 2 Watang Pulu, Lukman, S.Pd., M.Si., menginisiasi sebuah program inovatif berupa Lomba Kebersihan WC Antarkelas. Kegiatan ini dirancang secara khusus untuk mendorong seluruh peserta didik agar lebih aktif dalam menjaga kebersihan fasilitas sanitasi yang digunakan secara bersama setiap hari.
Selain berfokus pada kesehatan internal sekolah, pelaksanaan lomba ini juga memuat misi sosial yang lebih luas. Program tersebut dihadirkan sebagai wujud nyata kontribusi dunia pendidikan dalam mendukung penuh langkah Pemerintah Kabupaten Sidrap. Tujuannya tidak lain adalah untuk mewujudkan lingkungan daerah yang bersih, sehat, serta turut andil dalam mengantarkan Kabupaten Sidrap meraih penghargaan bergengsi Adipura.
Dalam pelaksanaannya, proses penilaian lomba ini tidak dilakukan secara sembarangan, melainkan melalui pengamatan pada sejumlah aspek penting. Tim penilai memantau langsung kondisi fisik dan fungsional toilet setiap kelas, mulai dari tingkat kebersihan lantai dan dinding, kelengkapan sarana-prasarana pendukung, ketersediaan pasokan air yang memadai, hingga aroma udara di dalam ruangan toilet tersebut.
Hal tersebut di sampaikan Kepala UPT SMP Neg 2 Watang Pulu Lukman, S.Pd. M.Si saat di konfirmasi melalui ponselnya, Selasa 27 Oktober 2026
Lanjut Lukman mengatakan berbagai indikator penilaian yang diterapkan bukan sekadar mencari siapa yang terbaik, melainkan menjadi cerminan nyata dari kepedulian setiap kelas. Melalui standar tersebut, pihak sekolah ingin memastikan bahwa fasilitas umum yang ada dapat dirawat dengan baik sehingga, rasa nyaman bagi seluruh warga sekolah saat menggunakannya senantiasa terjaga setiap hari.
Di katakan Lukman, S.Pd., M.Si., menegaskan bahwa perlombaan kebersihan fasilitas sanitasi antarkelas ini, rutin di laksanana dalam setiap bulan, dan merupakan strategi penting institusi pendidikan. Langkah ini diambil guna menanamkan kesadaran mendalam kepada para peserta didik mengenai betapa esensialnya menjaga kebersihan serta kesehatan lingkungan di sekitar mereka.
Dalam keterangannya, pihak pimpinan sekolah menyampaikan bahwa kebersihan bukanlah tugas segelintir orang saja, melainkan tanggung jawab bersama seluruh elemen di sekolah. Melalui momen perlombaan ini, para siswa diajak untuk memahami bahwa fasilitas sekolah adalah milik bersama yang harus dijaga kelayakannya dengan penuh kesadaran dan rasa memiliki yang tinggi, ungkap Lukman
Lebih Jauh Lukman mengatakan, bahwa pihak sekolah berharap agar esensi dari kegiatan ini tidak berhenti pada saat momen perlombaan usai saja. Para siswa didorong untuk mampu menjadikan perilaku menjaga kebersihan WC sebagai sebuah kebiasaan hidup sehari-hari, yang secara konsisten diterapkan tidak hanya di dalam area sekolah, tetapi juga di lingkungan tempat tinggal masing-masing.
Dukungan terhadap program pemerintah daerah kembali ditekankan sebagai salah satu pilar utama terselenggaranya kegiatan ini. Dengan membiasakan gaya hidup bersih dari lingkungan satuan pendidikan, sekolah optimis dapat melahirkan budaya masyarakat yang selaras dengan visi Kabupaten Sidrap dalam menciptakan kawasan yang sehat, asri, dan nyaman bagi semua, terang Lukman
Kesuksesan terselenggaranya rangkaian lomba kebersihan ini tentu tidak lepas dari kerja sama yang apik di lingkungan internal sekolah. Apresiasi tinggi disampaikan kepada jajaran pengurus OSIS serta bidang Urusan Kesiswaan yang telah berkolaborasi secara optimal, sehingga seluruh tahapan program dapat berjalan dengan lancar dan sukses menarik antusiasme para siswa.
Pihak sekolah menaruh harapan besar agar pembiasaan positif ini mampu membentuk karakter generasi muda yang unggul. Melalui penanaman nilai disiplin dan kepedulian terhadap lingkungan sejak bangku sekolah, para siswa diharapkan tumbuh menjadi pribadi yang bertanggung jawab serta peka terhadap kebersihan di masa depan, ungkap Lukman
Sebagai bentuk komitmen dalam menjaga kualitas lingkungan belajar, program ini direncanakan untuk terus berjalan secara rutin ke depannya. Evaluasi berkala serta kesinambungan kegiatan diyakini mampu memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi pembentukan karakter seluruh warga SMP Negeri 2 Watang Pulu.
Melalui inisiatif kreatif dari Kepala UPT SMP Negeri 2 Watang Pulu, Lukman, S.Pd., M.Si., lomba kebersihan WC antarkelas ini berhasil mengubah paradigma lama tentang fasilitas sanitasi sekolah. Kini, toilet tidak lagi dipandang sebelah mata, melainkan menjadi salah satu tolok ukur penting dalam membangun budaya hidup bersih, sehat, dan berkarakter di kalangan siswa-siswi di Sulawesi Selatan, pinta Lukman. (*)
Editor : (Tim/Red)
Sumber Berita: (Risal Bakri)
















