3.263 Siswa di Kota Sidrap Gigit Jari, Lantaran MBG dari SPP Rijang Pittu Hentikan Penyaluran Ke 4 Sekolah. FPII Sulsel Pertanyakan Ada Apa Pemberhentian Sepihak.

- Penulis

Jumat, 17 Oktober 2025 - 13:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SIDRAP forummakassarinfo.com, – Sedikitnya 3.263 siswa dari empat Sekolah di Pangkajene Sidrap harus “gigit jari” setelah layanan Makanan Bergizi (MBG) yang selama ini diselenggarakan oleh Sentra Pelayanan Pangan (SPP) Rijang Pittu dihentikan secara sepihak.

Pemutusan layanan ini dilakukan tanpa adanya dokumen tertulis dan telah berlangsung selama dua pekan, sejak tanggal, 6 Okotober 2025 lalu hingga sekarang ini, hal ini menimbulkan kekhawatiran akan keberlanjutan asupan gizi bagi para pelajar./ Siswa

​Sekolah yang terdampak meliputi UPT SMP Neg 1 Pangkajene(923), UPT SD Neg 5 Pangsid (200), UPT SMK Neg 1 Sidrap (1.068), dan UPT SMA Neg 2 Sidrap.(1.072)

​Ketua Forum Pers Independent Indonesia (FPII) Setwil Sulawesi Selatan, Risal Bakri, menyoroti pemutusan sepihak ini dan mendesak Aparat Penegak Hukum (APH) atau Penanggung Jawab MBG di Sidrap untuk mengusut tuntas apa yang terjadi di balik keputusan tersebut.

​”Kami meminta APH atau Penanggung Jawab MBG di Sidrap untuk segera mengusut tuntas ada apa di balik pemutusan sepihak tanpa ada dokumen tertulis ini,” tegas Risal Bakri.

​Alasan yang santer terdengar adalah pemindahan pelayanan MBG dari SPP Rijang Pittu ke SPP Pangkajene. Namun, kejanggalan muncul karena SPP yang ditunjuk sebagai pengganti dilaporkan belum beroperasional dan belum memiliki tenaga Ahli Gizi yang menanganinya, ungkap Risal Bakri.

Untuk itu, pihaknya minta Pejabat yang berkompeten untuk menindak lanjuti pemutusan sepihak. Membuat anak di sekokah harus gigit, karna asuoan Gizi dari MBG terhenti di tengah Jalan, tegas Risal

​Terpisah, Kepala UPT SMP Neg 1 Pangsid, Sumarni, saat di konfirmasi, Rabu,, 15 Oktober 2025, membenarkan dan memperkuat informasi tersebut. “Sudah dua pekan sekolah kami tidak lagi mendapatkan MBG dari SPP Rijang Pittu, daei Tanggal, 6 Oktober hingga sekarang dengan alasan pemberhentian karena adanya pemindahan tempat.

Padahal, SPP yang ditunjukkan belum rampung atau belum beroperasional dan lagi belum punya tenaga Ahli Gizi. Hingga sekarang ini, belum ada kepastian kapan akan ada pelayanan MBG di sekolah kami,” cetus Sumarni dengan nada prihatin.

Lanjut Sumarni, ia akui pelayanan MBG SPP Rijang Pittu bagus, tepat waktu dan.menunya bagus sesuai harapan, hanya saya di sayangkan terjadinya pemutusan pelayanan MBG dengan Alasan di pindahkan ketempat yang tidak jelas kapan beroperasi, teranng Sumani.

Baca Juga:  9 Saksi Korban Tak Mengetahui dan Melihat Kejadian, Kuasa Hukum Terdakwa Siapkan Laporan Balik Tentang Keterangan Palsu

Hingga saat ini, mengantisipasi belum adanya pelayanan MBG, kami himbau ke siswa atau peserta didik untuk membawa bekal atau makan ke Sekolah, hinggabpelayanan MBG sudah ada, pinta Sumarni.

​Kondisi serupa juga dialami oleh tiga Sekolah lainnya yakni UPT SD Neg 5 Pangsid, UPT SMK Neg 1 Sidrap, dan UPT SMA Neg 2 Sidrap juga belum menerima layanan MBG setelah diberhentikan oleh pengelola SPP Rijang Pittu, meninggalkan ribuan siswa tanpa kepastian mendapatkan Makanan Bergizi yang menjadi hak mereka.

Sementara itu, Ketua FPII Setwil Sulsel Risal Bakri, soroti adanaya pemutusan sepihak tentang pelayanan MBG di Sekolah, ia menekankan pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam program yang menyangkut hajat hidup dan gizi bagi ribuan pelajar , dan mendesak agar solusi segera ditemukan demi keberlanjutan asupan gizi siswa di Pangkajene Sidrap.

Jika SPP Rijang Pittu Tak Mampu melayani MBG sekolah ini, ia harap Penanggung Jawab MBG Sidrap untuk di Evalusi keberadaanya, kenapa bisa ada pemutusan sepihak tanpa ada dokumen dan kejelasan pelayanan MBG, tegas Risal.

Sementara Ketua Osis UPT SMP Neg 1 Pangsid Nur Alifah, saat di konfirmasi di Sekolah, membenarkan tidak adanya lagi jatah atau pembagian MBG di Sekokah untuk Siswa, menurutnya ia sudah berlangsung dua pekan terakhir, sejak 6 Oktober 2025 hingga sekarang ini.

Untuk itu, kata Nur Alifah ia harap MBG di Sekolahnya segera kembali mendapatkan pelayanan MBG, pasalnya kita di Sekolah banyak Siswa, kalau tidak salah sekira 923 Siswa, ungkap Nur Alifah.

Sementara itu Pengelola MBG SPP Rijang Pittu H. Suri Hakim yang di konfirmasi melalui WA / Ponselnya, meskj sudah di WA dan di Telpon berulang kali namun tidak ada jawaban, terkait adanya oemutusan pengasupan Gizi MBG di Empat Sekolah yang mereka layani, hingga berita ini di turunkan. (Than/sal)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel forummakassarinfo.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Diduga Pelayanan Administrasi Berbelit, Pengunjung Keluhkan Sikap Security di RS Mata Tamalanrea
Jelang May Day, Kapolsek Bontoala Gelar Silaturahmi: Ajak Masyarakat Jaga Kondusivitas
Usai Salat, Istri di Gowa Diserang Suami, Terpaksa Bela Diri Gunakan Parang di Teras
Pererat Silaturrahmi, Hikma Enrekang Gelar Halalbihalal di Rujab Bupati Sidrap
PKP Bukit Zaitun Raih Juara Pertama Lomba Line Dance Lintas Gerejawi di Makassar
Rekonsiliasi Internal Laskar Merah Putih: Ade Erfil Manurung Kembali Bergabung, Dualisme Dinilai Berakhir
Wali Kota Munjirin Pimpin Gerakan Terpadu Penangkapan Ikan Sapu-Sapu
Dirgahayu Kopassus Ke-74: Sinergitas TNI-Polri Menguat, Kapolsek Bontoala Berikan Ucapan “Selamat”
Berita ini 103 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 23 April 2026 - 06:52 WIB

Diduga Pelayanan Administrasi Berbelit, Pengunjung Keluhkan Sikap Security di RS Mata Tamalanrea

Rabu, 22 April 2026 - 02:26 WIB

Jelang May Day, Kapolsek Bontoala Gelar Silaturahmi: Ajak Masyarakat Jaga Kondusivitas

Selasa, 21 April 2026 - 03:39 WIB

Pererat Silaturrahmi, Hikma Enrekang Gelar Halalbihalal di Rujab Bupati Sidrap

Sabtu, 18 April 2026 - 11:04 WIB

PKP Bukit Zaitun Raih Juara Pertama Lomba Line Dance Lintas Gerejawi di Makassar

Sabtu, 18 April 2026 - 07:58 WIB

Rekonsiliasi Internal Laskar Merah Putih: Ade Erfil Manurung Kembali Bergabung, Dualisme Dinilai Berakhir

Berita Terbaru