Puluhan Massa dari Ormas Laskar Sinrijala Indonesia menggelar aksi demonstrasi di depan Polsek Tamalate

- Penulis

Minggu, 6 Oktober 2024 - 09:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

FORUMMAKASSARINFO.COM-Makassar – Puluhan massa dari Ormas Laskar Sinrijala Indonesia menggelar aksi demonstrasi di depan Polsek Tamalate, Kamis (4/10/2024). Aksi ini merupakan bentuk protes terhadap lambatnya penanganan kasus kekerasan terhadap perempuan yang dilaporkan oleh salah satu korban. Hingga kini, kasus tersebut masih belum menemukan titik terang, dengan pelaku yang belum diamankan.

Massa aksi mulai berkumpul sejak pukul 13.00 WITA di Mabes Laskar Sinrijala Makassar, kemudian bergerak menuju Polsek Tamalate sambil membawa spanduk dengan tulisan seperti “Tangkap Pelaku Kekerasan Terhadap Perempuan” dan “Kapolsek Tamalate Takut dengan Mafia Hukum”. Demonstran juga menyuarakan tuntutan agar Kapolsek bertindak sesuai hukum dan menjalankan amanah konstitusi Polri tanpa mencederai integritas institusi tersebut.

Jenderal lapangan aksi, Dg Mile, yang juga menjabat sebagai Wasekum Ormas Laskar Sinrijala Indonesia, dalam orasinya menegaskan bahwa Polsek Tamalate harus menegakkan hukum dengan tegas. Ia menekankan pentingnya keadilan bagi perempuan dan menyerukan agar pihak terkait tidak takut menghadapi kekuasaan atau pengaruh pelaku kekerasan. “Di mata hukum, kita semua sama,” tegasnya.

Baca Juga:  Polri Bentuk Satgas Preventif Amankan KTT ASEAN, Jaga Delegasi dan Tamu Negara dari Kedatangan hingga Kepulangan

Selama aksi berlangsung, pengamanan dilakukan oleh aparat kepolisian dari Polsek Tamalate. Kapolsek Tamalate, AKP Aris Sumarsono SH, menyampaikan terima kasih atas kontrol sosial dari masyarakat. Ia menjelaskan bahwa pihaknya sedang menindaklanjuti kasus tersebut dan telah menyerahkannya kepada Kanit Reskrim yang baru bertugas selama lima hari. Kapolsek juga memastikan bahwa kasus ini akan menjadi prioritas utama.

Aksi demonstrasi yang berlangsung damai ini menarik perhatian masyarakat sekitar dan berakhir pada pukul 15.40 WITA. Setelah itu, massa aksi melanjutkan demonstrasi ke Polrestabes Makassar.

*(TIM RED )*

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel forummakassarinfo.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bawa Nama Baik Polrestabes Makassar, Kapolsek Bontoala Apresiasi Aipda Nurhidayat Melaju ke Lomba Bhabinkamtibmas Teladan Tingkat Polda Sulsel
Guna Menciptakan Wilayah Pasar Yang Bersih, Koramil 1408-03/Wajo Gencar Melaksanakan Karya Bakti Pembersihan Pasar Bacan Kel. Melayu Baru Kec. Wajo
Bhabinkamtibmas Bunga Ejaya Pantau Pelayanan Adminduk dan Pasar Murah di Wilayahnya
Gencarkan Zona Integritas, Polsek Bontoala Pasang Banner “Stop Gratifikasi”
Dr. Haedar Djidar Nahkodai Kota Palopo Setelah Terima Mandat sebagai Ketua Markas Cabang LMP Kota Palopo
Lidik Pro Maros Soroti Laporan Pengaduan yang Masuk Sejak Desember 2025, Pelapor Harapkan Kepastian Hukum
KETUA LIDIK PRO MAROS DESAK PEMDES, DLH DAN POLRES MAROS USUT AKTIVITAS PENGERUKAN DEKAT PERMUKIMAN WARGA
Pihak Bank BRI Memviralkan Nasabah Melalui Medsos Keluarga Nasabah Tidak Terima Akan Melakukan Upaya Hukum
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 12 Juni 2026 - 01:25 WIB

Bawa Nama Baik Polrestabes Makassar, Kapolsek Bontoala Apresiasi Aipda Nurhidayat Melaju ke Lomba Bhabinkamtibmas Teladan Tingkat Polda Sulsel

Rabu, 10 Juni 2026 - 00:45 WIB

Guna Menciptakan Wilayah Pasar Yang Bersih, Koramil 1408-03/Wajo Gencar Melaksanakan Karya Bakti Pembersihan Pasar Bacan Kel. Melayu Baru Kec. Wajo

Selasa, 9 Juni 2026 - 12:49 WIB

Gencarkan Zona Integritas, Polsek Bontoala Pasang Banner “Stop Gratifikasi”

Senin, 8 Juni 2026 - 01:29 WIB

Dr. Haedar Djidar Nahkodai Kota Palopo Setelah Terima Mandat sebagai Ketua Markas Cabang LMP Kota Palopo

Minggu, 7 Juni 2026 - 04:02 WIB

Lidik Pro Maros Soroti Laporan Pengaduan yang Masuk Sejak Desember 2025, Pelapor Harapkan Kepastian Hukum

Berita Terbaru