Korban Dugaan PENGANIAYAAN dan PENGEROYOKAN di Makassar KECEWA Terhadap Penanganan Kasus Oleh Pihak KEPOLISIAN.

- Penulis

Jumat, 23 Mei 2025 - 02:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

FORUMMAKASSARINFO.COM-Makassar – Muhammad Reski Nugroho, seorang pemuda yang menjadi korban dugaan penganiayaan, menyampaikan kekecewaannya terhadap pihak kepolisian atas lambannya penanganan kasus yang menimpanya.

Peristiwa tersebut terjadi pada Rabu malam, 24 April 2025 sekitar pukul 20.00 WITA di Jalan Bonto Lempangan, RT/RW Sawerigading, Kecamatan Ujung Pandang, Kota Makassar, Sulawesi Selatan.

Reski diduga dikeroyok oleh seseorang bernama Andro (PEMILIK KAFE KAHII) bersama beberapa orang lainnya (Andro CS) di tempat kerjanya.

Menurut keterangan keluarga, penganiayaan bermula dari tuduhan bahwa Reski mencuri kartu E-Tol milik pelanggan kafe, yang kemudian digunakan untuk membeli rokok milik pelanggan lain.

Reski membantah tuduhan tersebut dan menuliskan klarifikasi melalui unggahan di Instagram. Namun, unggahan tersebut rupanya membuat pemilik kafe merasa tersinggung dan berujung pada pemukulan terhadap Reski oleh pemilik kafe serta beberapa karyawan lainnya.

Baca Juga:  Bukti Nyata Pelayanan Presisi, Polsek Bontoala Ungkap Kasus Curanmor Kurang dari 24 Jam

Akibat insiden tersebut, Reski mengalami sejumlah luka fisik, antara lain lebam di bawah mata kiri, bengkak di pelipis kanan, bengkak di bagian belakang kepala, serta nyeri pada dada sebelah kiri.

Korban telah melaporkan kejadian tersebut ke Polrestabes Makassar dengan nomor laporan: LP/B/672/IV/2025/SPKT/POLRESTABES MAKASSAR, POLDA SULAWESI SELATAN. Namun hingga kini, pihak keluarga mengaku belum melihat adanya tindak lanjut konkret dari kepolisian.

“Kami mendesak aparat kepolisian untuk segera menangkap para pelaku pemukulan. Jangan sampai kasus ini berlarut-larut tanpa kepastian hukum,” ujar salah satu anggota keluarga korban.

Pihak keluarga berharap penegak hukum bertindak tegas dan adil, agar tidak ada lagi korban kekerasan serupa yang diabaikan proses hukumnya.

(*).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel forummakassarinfo.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bawa Nama Baik Polrestabes Makassar, Kapolsek Bontoala Apresiasi Aipda Nurhidayat Melaju ke Lomba Bhabinkamtibmas Teladan Tingkat Polda Sulsel
Guna Menciptakan Wilayah Pasar Yang Bersih, Koramil 1408-03/Wajo Gencar Melaksanakan Karya Bakti Pembersihan Pasar Bacan Kel. Melayu Baru Kec. Wajo
Bhabinkamtibmas Bunga Ejaya Pantau Pelayanan Adminduk dan Pasar Murah di Wilayahnya
Gencarkan Zona Integritas, Polsek Bontoala Pasang Banner “Stop Gratifikasi”
Dr. Haedar Djidar Nahkodai Kota Palopo Setelah Terima Mandat sebagai Ketua Markas Cabang LMP Kota Palopo
Lidik Pro Maros Soroti Laporan Pengaduan yang Masuk Sejak Desember 2025, Pelapor Harapkan Kepastian Hukum
KETUA LIDIK PRO MAROS DESAK PEMDES, DLH DAN POLRES MAROS USUT AKTIVITAS PENGERUKAN DEKAT PERMUKIMAN WARGA
Pihak Bank BRI Memviralkan Nasabah Melalui Medsos Keluarga Nasabah Tidak Terima Akan Melakukan Upaya Hukum
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 12 Juni 2026 - 01:25 WIB

Bawa Nama Baik Polrestabes Makassar, Kapolsek Bontoala Apresiasi Aipda Nurhidayat Melaju ke Lomba Bhabinkamtibmas Teladan Tingkat Polda Sulsel

Rabu, 10 Juni 2026 - 00:45 WIB

Guna Menciptakan Wilayah Pasar Yang Bersih, Koramil 1408-03/Wajo Gencar Melaksanakan Karya Bakti Pembersihan Pasar Bacan Kel. Melayu Baru Kec. Wajo

Selasa, 9 Juni 2026 - 12:52 WIB

Bhabinkamtibmas Bunga Ejaya Pantau Pelayanan Adminduk dan Pasar Murah di Wilayahnya

Selasa, 9 Juni 2026 - 12:49 WIB

Gencarkan Zona Integritas, Polsek Bontoala Pasang Banner “Stop Gratifikasi”

Senin, 8 Juni 2026 - 01:29 WIB

Dr. Haedar Djidar Nahkodai Kota Palopo Setelah Terima Mandat sebagai Ketua Markas Cabang LMP Kota Palopo

Berita Terbaru