FORUMMAKASSARINFO.COM-Luwu Utara, — Pada tanggal 6 Agustus 2025, pukul 08.00 WITA – selesai , Desa Waelawi, Kecamatan Malangke Barat, Kabupaten Luwu Utara, menjadi lokasi pelaksanaan program kerja individu bertajuk “Olahan Pangan Ikan Nila menjadi Nugget sebagai Diversifikasi Produk Perikanan untuk Ketahanan Pangan.” Program ini diinisiasi oleh Siti Nur Atimah, seorang mahasiswa Agrobisnis Perikanan dari Universitas Hasanuddin KKN Gelombang 114 Tematik Kebencanaan dan Ketahanan Pangan, yang melihat potensi besar ikan nila di desa tersebut.
Berangkat dari melimpahnya sumber daya ikan nila di Desa Waelawi, Siti Nur Atimah berinisiatif untuk memperkenalkan cara pengolahan ikan nila menjadi nugget sebagai bentuk diversifikasi produk perikanan yang dapat mendukung ketahanan pangan.
Program ini tidak melibatkan tim, melainkan dilaksanakan secara mandiri oleh Siti Nur Atimah.
Tujuan utama dari program ini adalah memberikan pengetahuan dan keterampilan kepada warga Desa Waelawi mengenai cara membuat nugget ikan nila yang bergizi dan lezat.
Selain itu, program ini juga bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya diversifikasi produk perikanan dalam rangka mendukung ketahanan pangan di tingkat lokal.
Metode pelaksanaan program ini difokuskan pada dua kegiatan utama, yaitu sosialisasi dan demonstrasi. Pada sesi sosialisasi, Siti Nur Atimah akan memberikan penjelasan mengenai manfaat ikan nila, pentingnya diversifikasi produk perikanan, serta potensi nugget ikan nila sebagai alternatif makanan yang sehat dan praktis. Setelah sosialisasi, akan dilanjutkan dengan demonstrasi pembuatan nugget ikan nila. Siti Nur Atimah akan memberi tahu langkah-langkah pembuatan nugget secara rinci, mulai dari persiapan bahan baku, proses pengolahan adonan, pembentukan nugget, hingga proses penggorengan.
Fokus utama kegiatan ini adalah memberikan pengetahuan dan keterampilan kepada warga desa agar mereka dapat membuat nugget ikan nila sendiri di rumah. Dengan demikian, diharapkan warga Desa Waelawi dapat memanfaatkan sumber daya ikan nila yang melimpah untuk memenuhi kebutuhan gizi keluarga dan meningkatkan ketahanan pangan di desa mereka.
Keberhasilan program ini akan diukur berdasarkan tingkat partisipasi warga dalam kegiatan sosialisasi dan demonstrasi, serta pemahaman mereka mengenai cara membuat nugget ikan nila. Penanggungjawab berharap, melalui program ini, warga Desa Waelawi dapat terinspirasi untuk mengembangkan inovasi-inovasi lain dalam pengolahan produk perikanan, sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan dan ketahanan pangan di desa mereka.
Program ini berlangsung hingga selesai pada hari yang sama, dengan harapan dapat memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat Desa Waelawi.
















