Peran Akademisi dalam Isu Global: Prof. Dr. Capt. Eddy Sumartono Hadiri Diskusi Nasional Insan Cita

- Penulis

Selasa, 28 April 2026 - 02:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

FORUM MAKASSAR INFO.COM-

Jakarta – Keterlibatan kalangan akademisi dalam membahas isu-isu strategis global kembali terlihat dalam forum intelektual yang diselenggarakan oleh Forum Guru Besar dan Doktor Insan Cita. Kegiatan yang berlangsung pada 27 April 2026 di Jakarta tersebut mengangkat tema penting “Udara Indonesia dalam Pusaran Kepentingan AS dan China”. Dalam kesempatan ini, Prof. Dr. Capt. Eddy Sumartono hadir sebagai peserta, menegaskan komitmennya terhadap pengembangan pemikiran kebangsaan yang berbasis keilmuan.

Topik yang diangkat dalam diskusi ini mencerminkan realitas global yang tengah dihadapi Indonesia. Persaingan antara Amerika Serikat dan China tidak hanya berdampak pada sektor ekonomi dan perdagangan, tetapi juga menyentuh aspek strategis seperti kedaulatan udara dan keamanan wilayah. Dalam konteks tersebut, Indonesia dituntut untuk mampu menjaga posisi netral sekaligus memperkuat sistem pertahanannya secara menyeluruh.

Sebagai seorang akademisi yang memiliki latar belakang kuat di bidang pelayaran dan manajemen, Prof. Eddy Sumartono memberikan perhatian khusus pada hubungan antara kekuatan udara dan maritim. Ia memandang bahwa kedua aspek tersebut tidak dapat dipisahkan, terutama bagi Indonesia yang dikenal sebagai negara kepulauan terbesar di dunia. Keseimbangan antara pengelolaan wilayah laut dan udara menjadi kunci dalam menjaga integritas nasional di tengah tekanan geopolitik.

Forum ini juga dihadiri oleh sejumlah tokoh nasional yang memiliki keahlian di berbagai bidang, antara lain Didik J. Rachbini, R. Siti Zuhro, Nuhfil Hanani, serta M. Nasih. Kehadiran mereka memperkaya diskusi dengan perspektif yang beragam, mulai dari analisis ekonomi, politik, hingga kebijakan publik.

Baca Juga:  86 Orang Lulus CPNS Sidrap, Satu Di Antaranya Mengundurkan Diri, Bupati Syahruddin Minta Bekerja Maksimal.

Diskusi berlangsung dalam suasana yang dinamis dan penuh pertukaran gagasan. Para peserta menyoroti pentingnya strategi nasional yang mampu merespons perubahan global secara cepat dan tepat. Selain itu, mereka juga menekankan perlunya sinergi antara berbagai sektor, termasuk pemerintah, akademisi, dan pelaku industri, dalam menghadapi tantangan yang semakin kompleks.

Bagi Prof. Eddy, keikutsertaannya dalam forum ini merupakan bagian dari tanggung jawab moral sebagai akademisi untuk terus berkontribusi dalam pembangunan bangsa. Ia percaya bahwa ilmu pengetahuan harus menjadi dasar dalam setiap pengambilan keputusan strategis, terutama dalam menghadapi dinamika global yang tidak menentu.

Penghargaan berupa sertifikat yang diterima dalam kegiatan tersebut menjadi bentuk apresiasi atas partisipasi aktifnya. Namun, lebih dari itu, kehadirannya mencerminkan dedikasi yang konsisten dalam menjembatani antara dunia akademik dan realitas praktis. Hal ini sejalan dengan kiprahnya sebagai pendidik dan penulis yang terus mendorong pengembangan wawasan maritim di Indonesia.

Melalui forum seperti ini, diharapkan lahir pemikiran-pemikiran baru yang dapat menjadi landasan dalam merumuskan kebijakan nasional yang lebih kuat dan berkelanjutan. Keterlibatan tokoh seperti Prof. Eddy Sumartono menjadi bukti bahwa peran akademisi sangat penting dalam menjaga kedaulatan dan memperkuat posisi Indonesia di tengah persaingan global yang semakin ketat.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel forummakassarinfo.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kuliah “Maritime Theology” Hadirkan Perspektif Baru, Prof. Dr. Capt. Eddy Sumartono Libatkan 180 Mahasiswa Lintas Program
Pastikan Kamtibmas aman dan Kondusif, Personil Polsek Intensifkan Patroli
PDAM Makassar Disorot, Diduga Terjadi Praktik Transaksional Setelah Angkat Pejabat Era Beni
Diduga Pelayanan Administrasi Berbelit, Pengunjung Keluhkan Sikap Security di RS Mata Tamalanrea
Jelang May Day, Kapolsek Bontoala Gelar Silaturahmi: Ajak Masyarakat Jaga Kondusivitas
Usai Salat, Istri di Gowa Diserang Suami, Terpaksa Bela Diri Gunakan Parang di Teras
PKP Bukit Zaitun Raih Juara Pertama Lomba Line Dance Lintas Gerejawi di Makassar
Rekonsiliasi Internal Laskar Merah Putih: Ade Erfil Manurung Kembali Bergabung, Dualisme Dinilai Berakhir
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 28 April 2026 - 02:23 WIB

Peran Akademisi dalam Isu Global: Prof. Dr. Capt. Eddy Sumartono Hadiri Diskusi Nasional Insan Cita

Senin, 27 April 2026 - 15:02 WIB

Kuliah “Maritime Theology” Hadirkan Perspektif Baru, Prof. Dr. Capt. Eddy Sumartono Libatkan 180 Mahasiswa Lintas Program

Senin, 27 April 2026 - 01:31 WIB

Pastikan Kamtibmas aman dan Kondusif, Personil Polsek Intensifkan Patroli

Kamis, 23 April 2026 - 15:44 WIB

PDAM Makassar Disorot, Diduga Terjadi Praktik Transaksional Setelah Angkat Pejabat Era Beni

Kamis, 23 April 2026 - 06:52 WIB

Diduga Pelayanan Administrasi Berbelit, Pengunjung Keluhkan Sikap Security di RS Mata Tamalanrea

Berita Terbaru