Ketua Garda Nusantara Desak Polres Pangkep Periksa Mafia BBM Subsidi di SPBU Kalukuang

- Penulis

Kamis, 22 Agustus 2024 - 12:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

FORUMMAKASSARINFO.COM-Pangkep – Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Pulau Kalukuang, Kelurahan Kalukuang, Kecamatan Liukang Kalmas, Kabupaten Pangkep, dikeluhkan para nelayan, Rabu (21/8/2024).

Pasalnya, SPBU tersebut diduga membuka ruang bagi mafia Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis solar. Diketahui, SPBU satu harga di Pulau Kalukalukuang yang menjual BBM jenis solar dan pertalite.

Oknum pihak SPBU tersebut diduga ‘main mata’ dengan pengusaha telur ikan terbang non lokal, berupaya peraktek monopoli BBM.

Hal ini dinilai merugikan masyarakat lokal Pulau Kalukalukuang, lantaran oknum pengusaha telur ikan terbang itu terindikasi menjual kembali ke para nelayan dengan harga yang tidak wajar.

Keluhan itu disampaikan dari salah satu nelayan, inisial R, mengungkapkan, oknum pengusaha telur ikan terbang tersebut kelewatan dalam memasang harga BBM di Pulau Kalukalukuang.

“Iye, kami kalah dari pelaku bisnis karena kami tidak punya uang, jadi kami tidak bisa berbuat apa-apa,” keluhnya.

Dia berharap kehadiran SPBU di pulaunya akan membantu masyarakat nelayan seperti dirinya, namun ternyata, kata dia, hal itu hanya berlaku bagi pemilik modal.

“Harganya ada Rp10.000-12.000. Iye pembeli pendatang (pebisnis) diuntungkan, kami tidak dapat membeli solar karena mahal, sudahmi juga napanjar bos-bos,” ujar dia.

Terkait kondisi ini, Ketua Gema Garda Nusantara Pangkep, Aco S menyatakan akan mengawal kasus BBM subsidi tersebut.

Baca Juga:  Mahasiswi STAI DDI Pinrang Menangkan National English Competition IAIN Parepare

“Kami dari Gema Garda Nusantara akan mendesak Polres Pangkep untuk memanggil dan memeriksa oknum pengusaha yang diduga menyalagunakan minyak subsidi jenis solar dan diduga memonopoli dan memanggil pemilik SPBU Kalukalukuang,” geramnya.

Menurut hasil investigasi, kata Aco, pihaknya mensinyalir minyak jenis solar tersebut dimonopoli dengan cara melakukan down payment (DP).

“Sebelum minyak sampai ke SBPU Kalukalukuang, minyak tetsebut sudah ada yang punya karena dibayar lebih awal, tentu saja ini merugikan masyarakat lokal Pulau Kalukalukuang, sebab tujuan pemerintah mengeluarkan BBM satu harga untuk mensejahterakan rakyatnya,” ujar dia.

“Lantas kalau begini model oknum pengusaha, tentu saja sangat merugikan masyarakat pulau karena diduga tidak dapat menikmati program pemerintah pusat BBM Subsidi satu harga, karena mereka tetap memperoleh minyak jenis solar dengan harga kisaran Rp10-12 ribu per liter,” tambah Aco.

Menurut Aco, pada kejadian ini warga pulau seolah diperalat dan dimanfaatkan oleh oknum pengusaha untuk memperkaya diri dan menyengsarakan nelayan

“Kami juga mendesak pihak Polres Pangkep untuk memanggil pihak SPBU Kalukalukuang karena kami menduga hal ini terindikasi adanya kongkalikong dengan oknum pengusaha,” pungkasnya.

Hingga berita ini diterbitkan, Sidik Kasus masih berupaya melakukan konfirmasi kepada pihak SPBU Pulau Kalukalukuang untuk meminta keterangan terkait permasalahan BBM subsidi tersebut.

(Tim Red).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel forummakassarinfo.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Perkuat Ekonomi Lokal, Ketua FPII Sulsel Ajak Warga Enrekang Kembangkan Budidaya Perikanan
Dorong Profesional Pers, FPII Setwil Sulsel Resmi Inisiasi Pembentukan Kepengurusan di Luwu Raya
Sambut HBP Ke-62, Lapas Luwuk Pertegas Komitmen P4GN Melalui Tes Urine Massal
Pendiri dan Pembina Sikola Mangkasara mengadakan Buka Puasa Bersama Anak-anak Sikola Mangkasara dan Klub MUSHAF.
Pererat Solidaritas, Kebun Inggris Gelar Family Gathering dan Rapat Kerja 2026 di Pinrang
Kepala Lapas Palopo Berikan Pengarahan Awal Tahun Kepada Warga Binaan
​Wujud Solidaritas, DPC Matador’s Perjuangan Pinrang Gelar Aksi Galang Dana Untuk Korban Bencana Nasional dan Lokal
Kapolri Lantik Irjen Pol. Djuhandhani Rahardjo Sebagai Kapolda Sulsel Gantikan Irjen Pol. Rusdi Hartono
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 26 April 2026 - 12:35 WIB

Perkuat Ekonomi Lokal, Ketua FPII Sulsel Ajak Warga Enrekang Kembangkan Budidaya Perikanan

Selasa, 7 April 2026 - 08:42 WIB

Sambut HBP Ke-62, Lapas Luwuk Pertegas Komitmen P4GN Melalui Tes Urine Massal

Selasa, 10 Maret 2026 - 02:52 WIB

Pendiri dan Pembina Sikola Mangkasara mengadakan Buka Puasa Bersama Anak-anak Sikola Mangkasara dan Klub MUSHAF.

Minggu, 11 Januari 2026 - 08:23 WIB

Pererat Solidaritas, Kebun Inggris Gelar Family Gathering dan Rapat Kerja 2026 di Pinrang

Jumat, 2 Januari 2026 - 05:34 WIB

Kepala Lapas Palopo Berikan Pengarahan Awal Tahun Kepada Warga Binaan

Berita Terbaru