“Attayang Sunset”, Terobosan Dispar Makassar Bersama Mahasiswa UNM untuk Hidupkan Tradisi Kebudayaan 

- Penulis

Minggu, 14 September 2025 - 02:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Makassar – Forum.Makassar.info.com | Dinas Pariwisata (Dispar) Kota Makassar berkolaborasi dengan mahasiswa Fakultas Seni dan Desain Universitas Negeri Makassar (UNM) yang tergabung dalam komunitas Art Movement Family meluncurkan program budaya baru bertajuk “Attayang Sunset”. Kegiatan perdana ini digelar di ikon wisata Anjungan Pantai Losari, Sabtu sore (13/9/2025).

“Attayang Sunset” yang berarti menunggu matahari terbenam, dihadirkan sebagai terobosan untuk menarik simpati masyarakat terhadap kekayaan budaya Sulawesi, khususnya Sulawesi Selatan. Dalam pelaksanaannya, sekitar 30 penampil terdiri dari penari dan pemusik menyajikan berbagai atraksi seni tradisional di hadapan pengunjung, baik wisatawan lokal maupun mancanegara.

Sejumlah tarian dan pertunjukan khas Bugis-Makassar ditampilkan, mulai dari angngaru, tari akarena, hingga alunan gendang tradisional. Kehadiran penampilan ini membuat suasana sore di Pantai Losari semakin semarak dan penuh nilai budaya.

Muhammad Rafly, S.Pd., mewakili komunitas Art Movement Family, menyampaikan harapannya agar kegiatan ini menjadi pengingat sekaligus pemantik semangat masyarakat untuk terus menghargai warisan budaya.

Baca Juga:  DPP SEMUT Indonesia Tidak Akan Tinggal Diam Terkait Oknum yang Catut Nama Perkumpulannya

“Dengan adanya kegiatan baru ini, kami ingin masyarakat sadar bahwa budaya Sulawesi Selatan memiliki kekayaan yang luar biasa. Semoga ini bisa membangun ekosistem budaya baru di Sulsel,” ujarnya.

Kadis Dinas Pariwisata Kota Makassar, Hendra Hakamuddin, yang turut hadir dan memberi apresiasi, menyebut “Attayang Sunset” sebagai program perdana yang akan digelar rutin setiap pekan di Anjungan Pantai Losari.

“Acara ini menjadi langkah penting untuk menjaga seni dan kebudayaan Makassar tetap hidup dengan estetika. Kami berharap kegiatan ini menjadi agenda mingguan yang dinanti masyarakat,” ungkapnya.

Acara ditutup dengan sesi foto bersama antara Kadis Pariwisata, jajaran Dispar, Serta mahasiswa UNM yang menjadi penggerak utama kegiatan ini.

Dengan kehadiran “Attayang Sunset”, Makassar kini memiliki ruang baru untuk menghidupkan dan melestarikan seni tradisi di kota makassar di tengah geliat pariwisata.

(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel forummakassarinfo.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kelalaian Pengunjung, Motor Nyaris Raib di Losari Berhasil Diselamatkan Petugas Perumda Parkir
Trisuaka dan Zhidan “Mendadak Ngamen” Ratusan Pengunjung Kaget Atas Kehadirannya
Andi Syahrum Makkuarade Ditunjuk PLT Dirut PDAM Makassar, Ormas Elang Timur Berikan Dukungan
PKP Bukit Zaitun Raih Juara Pertama Lomba Line Dance Lintas Gerejawi di Makassar
Camat Tallo Turun Tangan, Polemik Wartawan dan Satpol PP Akhirnya Reda
Proyek PSEL Makassar Ditender Ulang, LKBH APPI : Aspek Legalitas Pemkot Diperkuat Regulasi Baru
RM SOP Kepala Ikan Chamie Pannampu Jadi Contoh Pengusaha Taat Pajak di Rapat DPRD Makassar
Jelang Pelantikan 29 Maret, LKBH APPI Matangkan Kepengurusan dan Program Strategis
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 21 April 2026 - 16:25 WIB

Trisuaka dan Zhidan “Mendadak Ngamen” Ratusan Pengunjung Kaget Atas Kehadirannya

Senin, 20 April 2026 - 08:29 WIB

Andi Syahrum Makkuarade Ditunjuk PLT Dirut PDAM Makassar, Ormas Elang Timur Berikan Dukungan

Sabtu, 18 April 2026 - 11:04 WIB

PKP Bukit Zaitun Raih Juara Pertama Lomba Line Dance Lintas Gerejawi di Makassar

Selasa, 14 April 2026 - 12:10 WIB

Camat Tallo Turun Tangan, Polemik Wartawan dan Satpol PP Akhirnya Reda

Rabu, 8 April 2026 - 04:09 WIB

Proyek PSEL Makassar Ditender Ulang, LKBH APPI : Aspek Legalitas Pemkot Diperkuat Regulasi Baru

Berita Terbaru