Kapal Perahu Mengisap Pasir di Desa Lea, Bone, Aparat Kepolisian Dituding Tutup Mata

- Penulis

Selasa, 9 Desember 2025 - 11:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

FORUMMAKASSARINFO.COM,-Sulsel, – Desa Lea, Kecamatan Tellusiattinge, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, kembali menjadi sorotan masyarakat setelah sebuah kapal perahu terus melakukan aktivitas mengisap pasir di sungai desa tersebut. Aktivitas ini telah menimbulkan kekhawatiran masyarakat setempat karena dapat menyebabkan kerusakan lingkungan dan mengancam keselamatan warga.

Menurut laporan, kapal perahu tersebut telah beroperasi setiap hari tanpa henti, tanpa izin, dan tanpa memedulikan kerusakan lingkungan yang ditimbulkan. Masyarakat Desa Lea dan wilayah terdampak lainnya mendesak Pemerintah Kabupaten Bone untuk segera turun tangan dan mengambil tindakan tegas terhadap para pelaku pertambangan ilegal.

“Setiap hari kapal pengisap pasir beroperasi. Sungainya makin terkikis, dan kalau dibiarkan, bisa-bisa pemukiman warga kena dampaknya,” kata seorang warga Desa Lea yang enggan disebutkan namanya, Selasa, 9/12/2025.

Baca Juga:  Prof. Dr. Capt. Eddy Sumartono, DBA., Ph.D. Apresiasi Pengukuhan Prof. Dr. Diding Rahmat, S.H., M.H. sebagai Guru Besar di Universitas Dirgantara Marsekal Suryadarma

Masyarakat juga mempertanyakan mengapa aparat kepolisian belum mengambil tindakan tegas terhadap para pelaku pertambangan ilegal ini.

“Kami berharap aparat penegak hukum dapat bertindak tegas dan menutup tambang ini untuk melindungi lingkungan dan masyarakat,” tambah warga tersebut.

Aktivitas pertambangan ilegal di Desa Lea telah menyebabkan kerusakan lingkungan, termasuk terkikisnya bantaran sungai dan tercemarnya air sungai. Hal ini dapat mengancam keselamatan warga dan merusak ekosistem sungai.

Pemerintah Kabupaten Bone dan aparat kepolisian diharapkan dapat segera mengambil tindakan tegas terhadap para pelaku pertambangan ilegal ini dan melindungi lingkungan serta masyarakat Desa Lea.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel forummakassarinfo.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Respon Pemerintah Pusat, Pemkot Makassar Kebut Administrasi Proyek PSEL
Aspirasi Kesultanan Gowa Diterima DPRD, Jendral Lapangan Sampaikan Terima Kasih kepada Polresta Gowa
Anak Pemilik Gudang Garam Tolak Hak Jawab, Tantang Lapor ke Polisi dan Dewan Pers
Aktivitas Tambang Galian C Ilegal Milik Haji Ruppa di Kalaserena Gowa Resahkan Warga
LIN Bersama Soliditas Gowa Akan Lakukan Aksi Depan Polresta Gowa, LIN Yang Baru Malah Ke Ge’eran Nama Lembaganya di Catut
Terkait Penertiban Rumah Dinas, Purnawirawan Kodam IX/Udayana Minta Kebijakan Presiden
Direktur CV. Cahaya Mutiara Indonesia, Muh.darwis Rasyid Menyerahkan Bantuan Korban kebakaran
Permintaan Evaluasi Proses Penegakan Hukum di Kota Makassar
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 6 Agustus 2026 - 05:44 WIB

Respon Pemerintah Pusat, Pemkot Makassar Kebut Administrasi Proyek PSEL

Kamis, 6 Agustus 2026 - 02:12 WIB

Aspirasi Kesultanan Gowa Diterima DPRD, Jendral Lapangan Sampaikan Terima Kasih kepada Polresta Gowa

Selasa, 4 Agustus 2026 - 14:38 WIB

Anak Pemilik Gudang Garam Tolak Hak Jawab, Tantang Lapor ke Polisi dan Dewan Pers

Selasa, 4 Agustus 2026 - 08:46 WIB

Aktivitas Tambang Galian C Ilegal Milik Haji Ruppa di Kalaserena Gowa Resahkan Warga

Minggu, 2 Agustus 2026 - 03:43 WIB

LIN Bersama Soliditas Gowa Akan Lakukan Aksi Depan Polresta Gowa, LIN Yang Baru Malah Ke Ge’eran Nama Lembaganya di Catut

Berita Terbaru