Makassar,-Sejumlah mahasiswa dan rakyat melakukan unjuk rasa mengatasnamakan komite rakyat demokratik ( komrad ) di perbatasan kota makassar dan kabupaten gowa. Jumat, 08 desember 2023
Terlihat arus lalu lintas terganggu akibat unjuk rasa yang di lakukan di ruas jalan trans sulawesi selatan pada jumat sore ini.
Ban bekas di bakar massa aksi komrad sembari membentangkan spanduk bekas yang bertuliskan prakondisi ham dan anti korupsi internasional
Rian selaku ketua komando yang juga memimpin unjuk rasa komrad tersebut merasa kecewa terhadap kinerja pemerintah saat ini
“Kami bertanya-tanya tentang eksistensi dan bagaimana kekuatan negara khususnya yang secara jelas memiliki aparatur yakni kepolisian dan lainnya.” Ungkapnya
Tambah rian, pelanggaran ham terbilang langgeng serta perilaku korupsi terbilang tidak mampu untum di selesaikan atau ti tuntaskan di negeri ini
Beberapa lama berorasi secara bergantian, mobil kontainer di tahan oleh massa untuk di jadikan sebagai panggung penyampaian pendapatnya.
Kemacetan panjang terlihat di jalan penghubung kota makassar dan kabupaten gowa terlebih lagi unras di lakukan di jam-jam pulang kerja.
Disampaikan rian, kasus yang di persoalkan dan menjadi prioritas isunya yakni kasus buku merah dan dugaan pungli di dalam rutan kpk.
“Kami meminta pihak yang berwenang untuk mengusut tuntas kasus buku merah kpk yang diduga tidak terselesaikan dan tidak memenuhi titik terang.” Tutur rian
Lajutnya, kasus dugaan pungutan liar ( pungli ) di tubuh rutan kpk juga masih menjadi belenggu yang tidak terselesaikan. Kami ingatkan bahwa pungli adalah bagian dari korupsi
Unjuk rasa yang di lakukan menurutnya adalah prakondisi untuk mempringati hari anti korupsi dan hak asasi manusia ( HAM ) internasional tahun 2023
Setelah menyampaikan keluh kesahnya, kordinator komrad sampaikan juga bahwa organisasinya akan gencar melakukan unras hingga tanggal 11 desember 2023 sebagai bentuk peringatan keras terhadap pemerintah tentang problem kenegaraan. Tutup rian
















