Proyek Pisew di Wajo Disoroti, Ini Klarifikasi TAPr Pisew Sulsel 1

- Penulis

Kamis, 2 November 2023 - 11:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

FORUMMAKASSARINFO.COM-Makassar — Ahmad Faisal selaku TAPr Pisew SulSel 1 mewakili Satker Pelaksanaan Pelaksanaan Prasarana dan Permukiman Provinsi Sulawesi Selatan memberikan klarifikasi penjelasan terkait 8 proyek Pisew yang ada di Kabupaten Wajo.

Dalam penyampaiannya kepada awak media, Faisal mengatakan, mengenai material sirtu yang bercampur dengan tanah, pernyataan yang sebenarnya bahwa bahu jalan (material tanah timbunan) dilaksanakan setelah pekerjaan-pekerjaan perkerasannya dengan material urugan pilihan (Perkerasan berbutir).

“Pada saat pengadaan material timbunan tanah ditumpah ke lokasi pekerjaan, setelah di hampar dengan tenaga manual/manusia ke samping (ke bagian bahu) meninggalkan bekas-bekas tanah di permukaan Sirtunya.
jadi tidak ada material sirtu yang dicampur dengan tanah,” ucapnya meluruskan pemberitaan yang sudah beredar di media online, Kamis (2/11/23).

Lanjut Faisal sambil memperlihatkan foto dokumentasi Ia juga menjelaskan beberapa foto yang menurutnya memperlihatkan gambar sebelum dihampar ke bagian bahu jalan, setelah terhampar, ada bekas- tertinggal di permukaan /sirtu.

Faisal juga membeberkan jika bukan satu dua LSM saja yang sudah menyoroti bahkan sudah ada yang lapor hingga kejaksaan.

“Yang menyurat kami sudah jawab tertulis dan pihak kejaksaan kami temani turun ke lapangan Pak melihat langsung pekerjaan yang dimaksud,” ucapnya.

Sementara itu, Koordinator Divisi Hukum dan pelaporan LSM PERAK Indonesia, Burhan Salewangang, SH menegaskan jika 8 proyek Pisew di Wajo ini adalah temuan yang harus ditindaklanjuti aparat penegak hukum.

Baca Juga:  Kelalaian Pengunjung, Motor Nyaris Raib di Losari Berhasil Diselamatkan Petugas Perumda Parkir

“Ini pekerjaan diswakelolakan dikerjakan lembaga yang ada di desa jadi kami sangat meragukan. Apalagi kalau ternyata kelompok yang mengatasnamakan masyarakat desa tersebut hanya formalitas namun yang eksekusi di lapangan atau penyedia bahan material ternyata sudah disiapkan,” bebernya saat dikonfirmasi, Kamis (2/11/23).

Selain dugaan menyalahi rencana kerja dan syarat (RKS), Burhan menyayangkan Kepala Satker, PPK dan pihak pengawas yang abai. Bagaimana mungkin katanya, proyek yang menelan anggaran seluruhnya hingga miliaran justru tidak memenuhi standar.

“Satker dan PPK merupakan penanggung jawab dalam hal mutu sebuah proyek, tapi nyatanya PPK diduga ada pembiaran pengerjaan asal jadi, karena fakta di lapangan proyek tersebut jauh dari kualitas,” ketusnya.

Pihaknya segera berkoordinasi dengan aparat penegak hukum agar kepolisian maupun kejaksaan menindak tegas para pelaksana, pengawas dan PPK yang diduga kuat ada pembiaran. Pengerjaan proyek juga diduga dikerjakan asal-asalan.

Burhan menyebutkan, proyek pengembangan infrastruktur sosial ekonomi wilayah (pisew) bersumber dari APBN 2023. Proyek tersebut terletak di delapan kecamatan di kabupaten Wajo.

Selanjutnya kata Burhan, timnya melakukan pengumpulan data dan bahan keterangan sebagai persiapan pelaporan resminya ke penegak hukum.

“Dana yang diduga sebagai aspirasi para anggota dewan di 8 titik kecamatan ini diduga dikerjakan tidak sesuai dengan spesifikasi teknis. Termasuk bahan material yang digunakan diduga tidak merujuk pada standar mutu yang dipersyaratkan,” pungkasnya.

(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel forummakassarinfo.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kapolda Sulsel Pimpin Pelantikan 945 Bintara Polri Kemampuan Brimob Gelombang I T.A. 2026 di SPN Polda Sulsel
Sinergi DPC APPI Mamajang, Polsek dan Perumda Pasar Hadirkan Pasar Murah untuk Masyarakat
15 DPC APPI Matangkan Persiapan Pelantikan Akbar di Balai Kencana 45
Panitia Sebut Pelantikan DPP APPI Akan Dihadiri Hingga 1.500 Kader
Wakasat Lantas Polrestabes Makassar Ngopi Bareng Insan Pers, Perkuat Sinergitas dan Edukasi Tertib Lalu Lintas
Hardiknas 2026, LKBH APPI Serukan Pendidikan Sebagai Investasi Masa Depan
Peringati May Day, LKBH APPI Siap Beri Bantuan Hukum Gratis untuk Buruh Makassar
Lingkungan Asri dan Bersih, SD Negeri Sambung Jawa 2 Jadi Daya Tarik Orang Tua Siswa
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 28 Mei 2026 - 07:14 WIB

Kapolda Sulsel Pimpin Pelantikan 945 Bintara Polri Kemampuan Brimob Gelombang I T.A. 2026 di SPN Polda Sulsel

Jumat, 22 Mei 2026 - 08:34 WIB

Sinergi DPC APPI Mamajang, Polsek dan Perumda Pasar Hadirkan Pasar Murah untuk Masyarakat

Rabu, 20 Mei 2026 - 10:42 WIB

15 DPC APPI Matangkan Persiapan Pelantikan Akbar di Balai Kencana 45

Senin, 18 Mei 2026 - 09:17 WIB

Panitia Sebut Pelantikan DPP APPI Akan Dihadiri Hingga 1.500 Kader

Kamis, 7 Mei 2026 - 08:06 WIB

Wakasat Lantas Polrestabes Makassar Ngopi Bareng Insan Pers, Perkuat Sinergitas dan Edukasi Tertib Lalu Lintas

Berita Terbaru