Ruben ketua FPII Sumsel:Wartawan Jangan Diintervensi Oknum Pejabat!

- Penulis

Jumat, 9 Februari 2024 - 13:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

FORUMMAKASSARINFO.COM-PALEMBANG,- Belajar berbagi kasih kepada anak-anak panti asuhan merupakan kewajiban seorang muslim dalam memahami kehidupannya.

“Dengan cara mendekati aspek sosial bagi anak panti, kami dapat memahami nilai berbagi kasih antarsesama kita,” ujar Ketua Forum Pers Independent Indonesia (FPII) Rubern Alkatiri SH, di Panti Asuhan Amanah Jalan Pusaka Kecamatan Ilir Timur II Palembang, Jumat 9 Februari 2024.

Dengan memahami kehidupan anak-anak yatim piatu di panti tersebut, kata Ruben, ia dan anggota FPII bisa belajar mengenal arti penderitaan orang lain dan bisa belajar menjalin tali silaturahim untuk saling berbagi kasih.

Menurut Ruben, di tahun kedelapan ulang tahun FPII, ia mengajak wartawan anggota FPII dan anak-anak yatim untuk bersilaturahim dan makan bersama.

“Selain itu, kita juga melakukan nilai kasih dengan cara memberi santunan, memberi sembako, dan makan bersama,” ujar Ruben, tersenyum.

Dengan saling memahami tali asih seperti ini, jelasnya, akan mempertajam nilai kemanusiaan seorang wartawan, sehingga bisa bertugas lebih akurat dan tidak berpihak.

Terkait tugas jurnalisnya, wartawan FPII harus independen dan tidak mudah diintervensi pejabat, penguasa, dan pengusaha ketika menulis berita.

“Artinya kita akan selalu komitmen untuk membangun kedewasaan sikap wartawan di Sumatera Selatan,” ujar Ruben.

“Awal terbentuknya FPII, pada tanggal, 6 Februari 2016 di Jakarta dan di gagas oleh Ketua Presidium FPII Dra. Kasihhati dan menyebarkan sayap ke Berbagai Provinsi di Indonesia.” kata Ruben

Baca Juga:  Pemkab Sidrap Terima Penghargaan Dari Komisi Aparatur Sipil Negara KASN.

Lanjut Ruben memaparkan hingga di usia Ke- 8 Tahun ini, FPII sudah terbentuk di 29 Provinsi di Indonesia termasuk di Sulawesi Selatan serta menaungi sedikitnya 789 Media Online, Cetak dan Elektronik.

“FPII adalah satu-satunya Lembaga Organisasi Pers yang punya Dewan Pers Independent (DPI) tersendiri.” ungkap Ruben

FPII adalah Garda terdepan Pembela Insan Pers, selain itu kelebihan FPII adalah Organisasi Satu Komando.

“Selamat Ulang Tahun Yang Ke- VIII, Kepada Forum Pers Independent Indonesia (FPII), semoga FPII menjadi Garda Terdepan Pembela Insan Pers, sebagai Pilar Domokrasi Bangsa, dan tetap selalu Menjaga Independensi, dalam menyajikan informasi publik yang faktual, akurat, tajam dan terpercaya. Sukses maju terus Pers Indonesia yang lebih baik dan profesional.” tegas Ruben

Dalam HUT Ke-8 Tahun FPII mengangkat Tema, ” Memantapkan Fungsi dan Peran Serta FPII dalam Mewujudkan Visi-Misi Pemerintah Demi Tercapainya Cita-Cita Bangsa Menuju Indonesia Negara Maju.

Ruben juga menyampaikan pentingnya menjaga kedamaian dan persaudaraan, perbaiki hubungan dengan siapapun, termasuk Pemerintah, TNI-Polri dan lembaga lainnya.

“Yang terpenting saat ini mari kita Sukseskan Pemilu yang aman dan damai serta penuh kesejukan, jangan jadikan perbedaan pilihan menjadi kita terpecah belah, dan gunakan hak pilih sesuai hati nurani, suara anda menentukan masa depan bangsa.”terang Ruben

(Sumber: Setwil FPII Sumsel)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel forummakassarinfo.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Peran Akademisi dalam Isu Global: Prof. Dr. Capt. Eddy Sumartono Hadiri Diskusi Nasional Insan Cita
Kuliah “Maritime Theology” Hadirkan Perspektif Baru, Prof. Dr. Capt. Eddy Sumartono Libatkan 180 Mahasiswa Lintas Program
PKP Bukit Zaitun Raih Juara Pertama Lomba Line Dance Lintas Gerejawi di Makassar
Inspirasi dari Pesisir Iman: Penyerahan Buku “Maritime Theology” Menggugah Semangat Pelayanan di Makassar.
Makassar Jadi Saksi Penyerahan “Maritime Theology”: Menguatkan Nilai Iman dalam Dunia Pelayaran.
Semangat Kebangkitan Menggema: Pesan Paskah 2026 Penuh Harapan dari Prof. Dr. Capt. Eddy Sumartono
Menghidupkan Makna Pengorbanan dan Kebangkitan: Seruan Prof. Dr. Capt. Eddy Sumartono di Momen Jumat Agung dan Paskah
Perspektif Baru Dunia Maritim: Prof. Dr. Capt. Eddy Sumartono Kupas Maritime Theology di BILD IKN
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 28 April 2026 - 02:23 WIB

Peran Akademisi dalam Isu Global: Prof. Dr. Capt. Eddy Sumartono Hadiri Diskusi Nasional Insan Cita

Senin, 27 April 2026 - 15:02 WIB

Kuliah “Maritime Theology” Hadirkan Perspektif Baru, Prof. Dr. Capt. Eddy Sumartono Libatkan 180 Mahasiswa Lintas Program

Sabtu, 18 April 2026 - 11:04 WIB

PKP Bukit Zaitun Raih Juara Pertama Lomba Line Dance Lintas Gerejawi di Makassar

Minggu, 12 April 2026 - 05:33 WIB

Inspirasi dari Pesisir Iman: Penyerahan Buku “Maritime Theology” Menggugah Semangat Pelayanan di Makassar.

Minggu, 12 April 2026 - 05:18 WIB

Makassar Jadi Saksi Penyerahan “Maritime Theology”: Menguatkan Nilai Iman dalam Dunia Pelayaran.

Berita Terbaru