Selama Masa Jabatan Eri Cahyadi Tak Tersentuh Pembangunan Drainase, Warga Gang Sawi Kelurahan Tanah Kali Kedinding Kecewa

- Penulis

Minggu, 9 Juni 2024 - 15:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

FORUMMAKASSARINFO.COM-Surabaya, – Warga Tanah Merah 4 Gang Sawi Kelurahan Tanah Kali Kedinding, Kecamatan Kenjeran meninjau kerusakan saluran atau drainase di lokasi setempat, pada Minggu (9/6)).

Warga kecewa, di gang tersebut tidak pernah tersentuh pembangunan drainase selama wali kota Eri Cahyadi memimpin Surabaya.

Selain itu masih banyak kategori kriteria mengenai keluarga miskin (Gamis) yang tidak mendapatkan haknya.

Ketua RT 09, Abdul Mudjib mengatakan, pernah mengajukan pembangunan drainase maupun pavingisasi untuk wilayah RT 09 Gang Sawi.

Namun, hingga sampai saat ini belum ada realisasi sama sekali.”Saya sudah pernah mengajukan pembangunan saluran drainase Uditch dua sisi dan juga untuk pavingisasi pada tahun 2023 lalu kepada ketua RW 04 dan kelurahan bahkan ke tingkat Pemkot, namun hingga sampai saat ini belum terealisasi,” terangnya.

Mengenai drainase, lanjut Mudjib, Jika hujan turun deras, air menggenang dan meluber ke rumah warga dan kondisi drainase itu sudah lama dan tidak layak, rusak dan longsor karena hanya pasangan bata merah biasa.

“Sangat disayangkan selama kepemimpinan Walikota Eri Cahyadi diwilayah Gang Sawi Tidak pernah tersentuh pembangunan pemberdayaan lingkungan seperti Pembangunan drainase U ditch maupun pavingisasi,” tegasnya.

Warga sesepuh gang Sawi, Mbah Rusdi juga sangat menyayangkan kondisi ini. Sebab, pembangunan pemberdayaan lingkungan seperti drainase tidak pernah tersentuh oleh pemerintah kota Surabaya, Bahkan untuk bantuan keluarga miskin masih banyak warga yang membutuhkan.

Baca Juga:  Sidrap Terima Dana Rp539 Juta untuk Penanganan Darurat Bencana Hidrometeorologi

Pihaknya berharap pembangunan pemberdayaan lingkungan hingga bantuan untuk warga yang tergolong miskin (Gamis) yang membutuhkan itu tepat sasaran dan dipedulikan.

Sehingga, masyarakat yang tergolong lansia hingga yang benar-benar kategori (Gamis) mendapatkan Haknya untuk mendapatkan bantuan.

“Saya melihat di Gang lainnya seperti gang Langgar, warga (Gamis) sangat banyak. Namun di gang Sawi hanya 2 Rumah, padahal kondisi istri saya juga sakit, setiap bulan harus cuci darah,” keluh Rusdi.

Hal senada juga dikeluhkan oleh Warga Anil yang kesehariannya bekerja sebagai ojek online, tinggal di rumah peninggalan rumah orang tua, di kamar berukuran 3 meter persegi. memiliki tanggungan untuk biaya (dua) 2 Anak untuk pendidikan sekolah dengan penghasilan yang tidak menentu.

“Sempat disurvei oleh pihak terkait, namun tidak tahu siapa yang menentukan kategori Gamis itu seperti apa, karena rata-rata yang dikategorikan hanya melihat rumah saja yang berlantai plesteran seperti yang saya lihat pada wakil RW O4 rumahnya masih berlantai plesteran namun mendapatkan kategori Gamis (rumahnya berstiker Gamis),” ungkapnya.

Mudjib berharap kepada pemerintah maupun dinas terkait agar pembangunan pemberdayaan lingkungan seperti drainase dan paving segera direalisasikan, sehingga air saluran berjalan dengan lancar.

“Dengan demikian saat hujan deras turun, drainase mampu menampung debit air dan menyalurkannya,” pungkasnya.

(Tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel forummakassarinfo.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bhabinkamtibmas Bunga Ejaya Pantau Pelayanan Adminduk dan Pasar Murah di Wilayahnya
Gencarkan Zona Integritas, Polsek Bontoala Pasang Banner “Stop Gratifikasi”
Dr. Haedar Djidar Nahkodai Kota Palopo Setelah Terima Mandat sebagai Ketua Markas Cabang LMP Kota Palopo
Lidik Pro Maros Soroti Laporan Pengaduan yang Masuk Sejak Desember 2025, Pelapor Harapkan Kepastian Hukum
KETUA LIDIK PRO MAROS DESAK PEMDES, DLH DAN POLRES MAROS USUT AKTIVITAS PENGERUKAN DEKAT PERMUKIMAN WARGA
Pihak Bank BRI Memviralkan Nasabah Melalui Medsos Keluarga Nasabah Tidak Terima Akan Melakukan Upaya Hukum
Tingkatkan Disiplin Personel Polsek Bontoala, Sie Propam Polrestabes Makassar Gelar Gaktibplin
PKL Masih Dibiarkan Berjualan di Atas Fasum dan Bahu Jalan Pemerintah Kelurahan Pannampu Harus ambil Langkah Tegas
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 9 Juni 2026 - 12:52 WIB

Bhabinkamtibmas Bunga Ejaya Pantau Pelayanan Adminduk dan Pasar Murah di Wilayahnya

Selasa, 9 Juni 2026 - 12:49 WIB

Gencarkan Zona Integritas, Polsek Bontoala Pasang Banner “Stop Gratifikasi”

Senin, 8 Juni 2026 - 01:29 WIB

Dr. Haedar Djidar Nahkodai Kota Palopo Setelah Terima Mandat sebagai Ketua Markas Cabang LMP Kota Palopo

Minggu, 7 Juni 2026 - 04:02 WIB

Lidik Pro Maros Soroti Laporan Pengaduan yang Masuk Sejak Desember 2025, Pelapor Harapkan Kepastian Hukum

Minggu, 7 Juni 2026 - 03:59 WIB

KETUA LIDIK PRO MAROS DESAK PEMDES, DLH DAN POLRES MAROS USUT AKTIVITAS PENGERUKAN DEKAT PERMUKIMAN WARGA

Berita Terbaru