Teror Pelemparan Gereja di Palopo Belum Terungkap, Frederik Kalalembang Akan Minta Kapolri Evaluasi Kinerja Kapolres Palopo

- Penulis

Senin, 1 Juni 2026 - 06:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Palopo – Forum.Makassar.Info.com – Aksi teror berupa pelemparan terhadap gereja dan rumah warga di Kota Palopo, Sulawesi Selatan, hingga kini masih terus terjadi. Peristiwa yang sebelumnya telah menyita perhatian publik dan mendapat sorotan dari Frederik Kalalembang itu disebut belum menunjukkan tanda-tanda penyelesaian, bahkan dilaporkan masih berlangsung hampir setiap hari dalam beberapa bulan terakhir.

Kondisi tersebut menimbulkan keresahan di tengah masyarakat. Warga menilai aparat penegak hukum belum mampu memberikan kepastian hukum dengan mengungkap dan menangkap pelaku yang diduga berada di balik serangkaian aksi teror tersebut. Pasalnya, kejadian itu bukan hanya terjadi sekali atau dua kali, melainkan berulang dalam kurun waktu yang cukup lama hingga membuat warga hidup dalam rasa takut.

Frederik Kalalembang menyampaikan kekecewaan dan keprihatinannya atas penanganan kasus yang dinilai berjalan lambat. Menurutnya, persoalan keamanan masyarakat tidak boleh dianggap remeh, terlebih ketika menyangkut rumah ibadah dan keselamatan warga yang terdampak langsung oleh aksi teror tersebut.

“Saya sudah meminta Kapolres Palopo AKBP Dedi Surya Dharma untuk segera menindaklanjuti kasus ini. Namun hingga saat ini saya belum melihat hasil yang signifikan. Pelaku belum juga diamankan, sementara aksi teror masih terus terjadi. Jika kasus seperti ini belum dapat diselesaikan, bagaimana dengan persoalan lain yang lebih besar seperti BBM ilegal dan sebagainya?” ujar Frederik, Minggu (31/5/2026).

Baca Juga:  Ketua Setwil FPII Provinsi Lampung Soroti Dugaan Pelecehan terhadap Profesi Wartawan, Minta Semua Pihak Hormati UU Pers

Anggota DPR RI dari Daerah Pemilihan Sulawesi Selatan III itu juga menyoroti situasi keamanan di Kota Palopo yang belakangan menjadi perhatian masyarakat. Ia mempertanyakan sejauh mana komitmen aparat dalam menciptakan rasa aman dan menjaga ketertiban di wilayah hukum Polres Palopo.

“Peristiwa ini sudah berulang kali terjadi dan tidak bisa dianggap sebagai hal biasa. Jika masalah seperti ini belum mampu dituntaskan, tentu publik akan mempertanyakan kinerja kepolisian. Saya melihat belum ada perhatian yang serius terhadap kejadian ini,” katanya.

Lebih lanjut, Frederik menegaskan bahwa masyarakat memiliki hak untuk mendapatkan perlindungan dan rasa aman. Karena itu, ia berencana menyampaikan persoalan tersebut kepada Djuhandani selaku Kapolda Sulawesi Selatan.

Menurutnya, apabila penanganan kasus ini masih belum menunjukkan perkembangan berarti, ia akan meminta evaluasi lebih lanjut kepada Listyo Sigit Prabowo.

“Jika memang tidak dapat ditangani secara maksimal, saya akan menyampaikannya kepada Kapolri untuk dilakukan evaluasi. Negara tidak boleh kalah oleh pelaku teror, dan aparat kepolisian harus hadir untuk memberikan perlindungan serta rasa aman kepada masyarakat,” tegas Frederik. (*)

Editor : (Tim/Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel forummakassarinfo.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pedagang Keluhkan Pungutan Rp100 Ribu hingga Rp300 Ribu di Jalan Nuri Barun
Kasus Dugaan Pencemaran Nama Baik A Nasrun Dg Tarang Tempuh Jalur Hukum
Forum Makassar Info Sampaikan Ucapan Selamat Ulang Tahun ke-53 kepada Muhammad Akil Djamaluddin
PT Media Duta Karsa Ucapkan Selamat Ulang Tahun ke-53 untuk Muhammad Akil Djamaluddin
Air Bersih Harus Sampai ke Warga, Pemkot Makassar Perkuat Distribusi di Tengah Kemarau Panjang
Prof DR Sutan Nasomal : Di Masa Pimpinan Prabowo, Carut Marut Hukum Dibalik Banyak Pejabat Dipenjarakan Dengan Rompi Orange
Pembangunan Kantor Kelurahan Dimulai, Penutupan Akses Jalan Bunga Eja Beru Dilakukan demi Keselamatan Warga
Kabar Baik dari Bulukumba Sengketa Tanah Adat Ammatoa Kajang Berakhir Damai
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 26 September 2026 - 02:08 WIB

Pedagang Keluhkan Pungutan Rp100 Ribu hingga Rp300 Ribu di Jalan Nuri Barun

Jumat, 25 September 2026 - 13:52 WIB

Kasus Dugaan Pencemaran Nama Baik A Nasrun Dg Tarang Tempuh Jalur Hukum

Jumat, 25 September 2026 - 02:50 WIB

Forum Makassar Info Sampaikan Ucapan Selamat Ulang Tahun ke-53 kepada Muhammad Akil Djamaluddin

Jumat, 25 September 2026 - 02:41 WIB

PT Media Duta Karsa Ucapkan Selamat Ulang Tahun ke-53 untuk Muhammad Akil Djamaluddin

Kamis, 24 September 2026 - 00:41 WIB

Prof DR Sutan Nasomal : Di Masa Pimpinan Prabowo, Carut Marut Hukum Dibalik Banyak Pejabat Dipenjarakan Dengan Rompi Orange

Berita Terbaru