Anak Semata Wayang Tewas Diujung Peluru Polisi, Keluarga Dani Tempuh Jalur Hukum

- Penulis

Minggu, 19 Mei 2024 - 06:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

FORUMMAKASSARINFO.COM-JAKARTA, – M.DAT (21) biasa dipanggil Dani korban penembakan di Tapos Cimanggis Depok Jawa Barat yang telah dinyatakan meninggal dunia di RS Polri Kramat Jati pada Selasa 14 Maret 2024 dan jenazah Almarhum telah dimakamkan di TPU Blambangan Lampung Utara pada 15 Maret 2024.

“Kuasa hukum kami telah melaporkan terkait perbuatan oknum Penyidik Unit 2 Subdit Tahbang/Resmob kepada Bidpropam Polda Metro Jaya.”kata Yari Fatriansyah (46) orang tua Dani saat diwawancara awak media pada Sabtu, (18/5/2024)

Yari Fatriansyah membeberkan kebetulan anak kami dibonceng oleh seseorang berinisial H di daerah Tapos, Cimanggis Depok pada Kamis tanggal 29 Februari 2024, H yang belakangan diketahui sebagai DPO Polisi ditangkap secara tiba-tiba oleh pihak kepolisian .Namun tanpa adanya tembakan peringatan, Dani diikat tangannya lalu ditembak kearah perut oleh oknum anggota Resmob Unit 2 Tahbang Polda Metro Jaya.

Yari orang tua Dani mempertanyakan kejanggalan kematian anaknya ,kenapa Bukan H Yang ditembak? Mengapa Dani anak saya yang di tembak polisi kearah perut? Padahal anak saya tidak pernah melakukan tindakan pencurian kendaraan roda 2 di Bekasi seperti yang dituduhkan polisi dalam surat penetapan tersangka ,terungkap fakta anak kami tanggal 21 februari 2024 sedang sakit dikediamannya dibuktikan surat keterangan dokter !”,tegas Yari orang tua Dani.

“Anak kami Dani sebelum terbujur kaku menjadi jenazah mengatakan mendapatkan tindakan medis setelah diintimidasi oknum polisi unit 2 Tahbang /Resmob Polda Metro Jaya sebelum mendapatkan tindakan medis anak kami diberikan tekanan dan dipaksa agar mengaku bahwa sepeda motor yang dikendarai H adalah hasil pencurian,padahal dia tidak pernah melakukannya .”jelas Yari.

” Dani bukan begal atau maling motor apalagi DPO Polisi anak saya bekerja di perusahaan baja ringan ikut pamannya Taslim.! ” ujar Yari.

Baca Juga:  Laporan Budiman S Terkait Kasus UU ITE Memasuki Babak Baru, Polres Maros telah memeriksa F Sule Toding Sebagai Saksi dari Pelapor

“Kami pihak keluarga tidak terima atas kematian anak kami tewas akibat peluru tajam oknum polisi unit 2 Tahbang/Resmob Polda Metro Jaya dan kami menyerahkan kepada penasehat hukum kami Arthur Noija, SH dari Kantor Gerai Hukum Art dan Rekan untuk mempraperadilkan Polda Metro Jaya, dan kami minta nama baik anak, serta keluarga kami direhabilitasi!.” kata ayah Dani.

Yadi sambil meneteskan air mata menjelaskan kami masih dalam keadaan dan suasana berduka anak semata wayang pulang terbujur kaku menjadi jenazah tewas diujung peluru polisi, padahal anak kami bukan maling motor apalagi begal motor.

“Jelas kami menolak kehadiran 6 anggota polisi dari Polda Metro Jaya maupun kehadiran Anggota Polisi dari Polres Lampung Utara karena proses hukum tetap berjalan dan saya serahkan kepada penasehat hukum hingga ada tindakan tegas dari Yth Bapak Jenderal (Pol) Listyo Sigit Prabowo.” ujar orang tua almarhum Dani.

“Saya sudah menghubungi Ketua Presidium Forum Pers Independent Indonesia (FPII) Dra.Kasihhati untuk mengawal kasus tewasnya anak kami hingga terungkap kematian anak kami sesuai fakta bukan rekayasa oknum polisi.” pungkas Yadi.

Ditempat terpisah Ketua Presidium FPII Dra.Kasihhati saat dihubungi awak media mengatakan saya ucapkan bela sungkawa yang sedalam dalamnya kepada keluarga almarhum Dani, Insya Allah kami akan mengawal kasus tewasnya Dani hingga Oknum Polisi di PTDH dan Negara harus bertanggung jawab atas hilangnya nyawa akibat kelalalaian oknum polisi yang diduga melakukan intimidasi serta kriminalisasi pada kasus penembakan Tapos Cimanggis Depok yang terjadi pada 29 Februari 2024.

Sampai berita ini ditayangkan Polda Metro Jaya maupun Polda Lampung belum dapat dikonfirmasi. (Tim Media)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel forummakassarinfo.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jelang May Day, Kapolsek Bontoala Gelar Silaturahmi: Ajak Masyarakat Jaga Kondusivitas
PKP Bukit Zaitun Raih Juara Pertama Lomba Line Dance Lintas Gerejawi di Makassar
Rekonsiliasi Internal Laskar Merah Putih: Ade Erfil Manurung Kembali Bergabung, Dualisme Dinilai Berakhir
Wali Kota Munjirin Pimpin Gerakan Terpadu Penangkapan Ikan Sapu-Sapu
Dirgahayu Kopassus Ke-74: Sinergitas TNI-Polri Menguat, Kapolsek Bontoala Berikan Ucapan “Selamat”
Guna Menciptakan Wilayah Pasar Yang Bersih, Koramil 1408-03/Wajo Gencar Melaksanakan Karya Bakti Pembersihan Pasar Bacan Kel. Melayu Baru Kec. Wajo
Nasi Kebuli Autentik Ala ‘Umah Fitri : Rasa Mewah, Harga Ramah di Kantong Manjakan Lidah
Kecewa, Budiman S Sebut PT Makassar “Bukan lagi Wakil Tuhan, tapi Wakil Iblis”
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 22 April 2026 - 02:26 WIB

Jelang May Day, Kapolsek Bontoala Gelar Silaturahmi: Ajak Masyarakat Jaga Kondusivitas

Sabtu, 18 April 2026 - 11:04 WIB

PKP Bukit Zaitun Raih Juara Pertama Lomba Line Dance Lintas Gerejawi di Makassar

Sabtu, 18 April 2026 - 07:58 WIB

Rekonsiliasi Internal Laskar Merah Putih: Ade Erfil Manurung Kembali Bergabung, Dualisme Dinilai Berakhir

Sabtu, 18 April 2026 - 05:53 WIB

Wali Kota Munjirin Pimpin Gerakan Terpadu Penangkapan Ikan Sapu-Sapu

Kamis, 16 April 2026 - 07:54 WIB

Dirgahayu Kopassus Ke-74: Sinergitas TNI-Polri Menguat, Kapolsek Bontoala Berikan Ucapan “Selamat”

Berita Terbaru