Bantah Klarifilasi Bripda Haerul, Kelurga Korban Laporkan Oknum Brimob Ke Propam Polda Sulsel

- Penulis

Sabtu, 24 Mei 2025 - 04:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

FORUMMAKASSARINFO.COM-Makassar, – Pasar Senggol kembali memanas setelah seorang diduga anggota Brimob, Bripda Haerul, mengklaim bahwa salah satu lapak pedagang berdiri di atas pekarangan rumahnya. Klaim tersebut disusul tindakan pembongkaran lapak secara sepihak, yang menuai reaksi keras dari para pedagang dan keluarga pemilik lapak.

Namun, hasil penelusuran awak media dipasar senggol, justru menemukan bahwa lapak yang dibongkar bukan berada di atas lahan pribadi Bripda Haerul, melainkan berada di jalur yang selama ini telah digunakan oleh puluhan pedagang lain di Pasar Senggol.

Kepada wartawan, keluarga pemilik lapak dan sejumlah pedagang dalam klarifikasi disalah satu cafe di makassar, (23/5/25), membantah keras klaim Haerul. Mereka menyebut, lokasi yang disebut sebagai pekarangan oleh oknum aparat brimob tersebut justru berada di luar batas properti pribadinya.

“Kalau katanya di pekarangannya, mana pekarangannya? Di depan lapak itu ada kanal. Rumahnya dia di seberang kanal. Ini lapak kami berdiri sejajar dengan pedagang lain, bukan di depan rumah dia,” ujar Nasrian, kakak pemilik lapak yang dibongkar

Berdasarkan pengakuan dari Edi Susanto, orang yang melakukan pembongkaran, menyebutkan bahwa dirinya hanya menjalankan perintah dari Bripda Haerul. “Saya hanya disuruh,” ujarnya dalam rekaman yang di perdengarkan ke awak media

Nasriani, mengungkapkan bahwa bukan hanya rekaman dari edi susanto yang kami pegang, tapi ada beberapa bukti rekaman lainnya, diantaranya intervensi bripda haerul ke kepala pasar senggol untuk menghapus data pedagang.

Baca Juga:  Kasdam XIV/Hasanuddin Tutup Program TMMD Ke-124 di Desa Pincara Kec Masamba kab. Luwu Utara 

Lapak yang dibongkar tersebut telah ditempati lebih dari 20 tahun oleh keluarga pedagang, dan bahkan memiliki kartu identitas resmi dari pengelola pasar, sebagai bukti legalitas aktivitas berdagang di sana.

Keluarga korban dan pedagang lain menyebut telah memiliki bukti rekaman, foto, dan surat dari pengelola pasar yang menunjukkan bahwa mereka berdagang secara sah. Mereka bahkan mencurigai adanya upaya intervensi ke instansi pemerintahan kecamatan mariso untuk menghilangkan lapak pedagang di pasar senggol.

“Ini bukan hanya soal lapak. Ini soal keadilan. Kami telah secara resmi membuat laporan ke Propam Polda Sulsel dan telah menyerahkan seluruh bukti – bukti,” ujar perwakilan keluarga.

Kisruh ini menjadi sorotan, karena sekali lagi menunjukkan ketimpangan kekuasaan antara rakyat kecil dan aparat kepolisian. “Kami hanya rakyat jelata. Jangan karena kami bukan siapa-siapa lalu digusur begitu saja,” kata seorang ibu pedagang dengan suara lirih.

Sebelumnya, Bripda Haerul dalam pernyataannya ke beberapa media menyatakan bahwa lapak tersebut berdiri di atas lahannya pribadi dan mengganggu akses masuk ke rumahnya. Ia bahkan berencana menempuh jalur hukum terhadap pemberitaan yang menyebut dirinya melakukan intimidasi.

Namun, berdasarkan fakta-fakta dan keterangan dari lapangan yang dikumpulkan, klaim ini diragukan kebenarannya dan saat ini kami masih menunggu hasil laporan dipropam polda sulsel. Ucap Nasriani, menutup klarifikasinya. (Timred M21)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel forummakassarinfo.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Prof DR Sutan Nasomal : Di Masa Pimpinan Prabowo, Carut Marut Hukum Dibalik Banyak Pejabat Dipenjarakan Dengan Rompi Orange
Pembangunan Kantor Kelurahan Dimulai, Penutupan Akses Jalan Bunga Eja Beru Dilakukan demi Keselamatan Warga
Gelar Kudapil di Pinrang, Capt Unru Baso Sosialisasi Empat Pilar sekaligus Serap Aspirasi Warga, dan Bangkitkan Nelayan Merah Putih
HMI Cab Makassar Geruduk PT Pertamina Regional sulawesi atas kelangkaan BBM dan LPG
Prof Sutan Nasomal: Pembangunan Bagus, Tapi Jangan Korbankan Warga! Gubernur Sumut Diminta Dorong Penyelesaian Banjir Gambus Laut
Profesor Sutan Nasomal Ajungi Jempol Keberhasilan Kepala Bea Cukai Tangerang Banten Ungkap Kerugian Negara Puluhan Milyar!!!
Profesor Sutan Nasomal Harapkan Presiden Perintahkan Kementrian Gubernur Riau Hadir Bantu Warga Vs Perusahaan!!!
Turnamen Sepak Bola KALU KALUKUANG CUP 2026 Resmi Bergulir. Club Diharapkan Menjunjung Nilai nilai Sportifitas.
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 24 September 2026 - 00:41 WIB

Prof DR Sutan Nasomal : Di Masa Pimpinan Prabowo, Carut Marut Hukum Dibalik Banyak Pejabat Dipenjarakan Dengan Rompi Orange

Senin, 21 September 2026 - 01:26 WIB

Pembangunan Kantor Kelurahan Dimulai, Penutupan Akses Jalan Bunga Eja Beru Dilakukan demi Keselamatan Warga

Sabtu, 19 September 2026 - 03:59 WIB

Gelar Kudapil di Pinrang, Capt Unru Baso Sosialisasi Empat Pilar sekaligus Serap Aspirasi Warga, dan Bangkitkan Nelayan Merah Putih

Selasa, 15 September 2026 - 03:02 WIB

HMI Cab Makassar Geruduk PT Pertamina Regional sulawesi atas kelangkaan BBM dan LPG

Sabtu, 12 September 2026 - 06:43 WIB

Prof Sutan Nasomal: Pembangunan Bagus, Tapi Jangan Korbankan Warga! Gubernur Sumut Diminta Dorong Penyelesaian Banjir Gambus Laut

Berita Terbaru