“Captain Eddy Sumartono Guncang Dunia Literasi dengan Buku Kedua: Inspirasi Kepemimpinan dalam Dua Bahasa”

- Penulis

Sabtu, 26 Oktober 2024 - 07:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

FORUMMAKASSARINFO.COM-Jakarta – Sosok Captain Eddy Sumartono, Nakhoda berbakat asal Tarakan, Kalimantan Utara, kembali menjadi sorotan dengan dirilisnya buku keduanya, “Meretas Badai: Kepemimpinan Tangguh untuk Manajemen Bisnis dan Kepelautan.” Tidak hanya diluncurkan dalam bahasa Indonesia, Captain Eddy juga merilis versi bahasa Inggris bertajuk “Navigating the Storm: Resilient Leadership for Business and Marine Management.” Langkah strategis ini diambil untuk membuka akses pembaca internasional, memperkuat reputasi karyanya di berbagai belahan dunia.

Kisah dan Pelajaran dari Lautan dan Dunia Bisnis Captain Eddy bukan sekadar menulis teori, melainkan menyajikan wawasan mendalam berdasarkan pengalaman hidupnya. Ia menggabungkan dunia bisnis dan kepelautan dalam narasi kepemimpinan yang relevan dan praktis. “Di lautan, tak ada ruang untuk keraguan. Sama halnya dalam bisnis—pemimpin harus sigap, adaptif, dan berani mengambil keputusan dengan cepat di tengah tekanan,” jelasnya.

Buku ini menekankan bahwa baik di laut maupun di darat, pemimpin perlu memiliki keberanian dan kemampuan berimprovisasi saat menghadapi situasi tak terduga. “Pemimpin hebat bukanlah mereka yang selalu punya rencana sempurna, tetapi mereka yang mampu bertahan dan berimprovisasi saat semua rencana berubah,” tutur Captain Eddy.
Terbit dalam Dua Bahasa: Membuka Cakrawala Baru Captain Eddy mengakui bahwa visinya tidak hanya terbatas pada pembaca Indonesia. Dengan merilis edisi bahasa Inggris, Navigating the Storm, ia berharap pesan kepemimpinannya dapat menjangkau komunitas bisnis dan maritim global.

“Dunia semakin terhubung. Saya ingin berbagi pengalaman dengan lebih banyak orang di berbagai belahan dunia, dari Asia hingga Amerika,” ungkapnya. Dengan demikian, kedua versi buku ini tidak hanya menjadi bacaan inspiratif bagi orang Indonesia tetapi juga referensi penting bagi pemimpin dan praktisi internasional.

Kemudahan Akses di Era Digital
Menyadari bahwa aksesibilitas adalah kunci di era digital, Captain Eddy memastikan bahwa bukunya tersedia secara online melalui berbagai platform. Edisi bahasa Indonesia bisa diakses di :​(https://repository.penerbiteureka.com/publications/584868/meretas-badai-kepemimpinan-tangguh-untuk-manajemen-bisnis-dan-kepelautan),
sementara versi bahasa Inggris dapat ditemukan di :
​(https://repository.penerbiteureka.com/publications/585009/navigating-the-storm-resilient-leadership-for-business-and-marine-management).

“Dengan ketersediaan buku secara digital, tidak ada alasan bagi siapa pun untuk tidak belajar. Saya ingin buku ini mudah dijangkau oleh siapa saja, di mana saja,” tambah Captain Eddy.
Lebih dari Sekadar Teori—Ini adalah Panduan Hidup “Meretas Badai” dan “Navigating the Storm” dirancang sebagai panduan praktis bagi mereka yang ingin menjadi pemimpin tangguh. Buku ini menggabungkan pengalaman nyata dan strategi langsung yang dapat diterapkan, sehingga relevan bagi pemimpin di berbagai bidang.

Baca Juga:  Sukses Pendampingan Serap Gabah 2025, Dandin 1420 Sidrqp Diganjar Penghargaan Terbaik dari Diretur Utama Perum Bulog

Captain Eddy menekankan bahwa kepemimpinan bukan hanya tentang menjadi sempurna, melainkan tentang bagaimana kita merespons tantangan dengan sikap optimis dan strategi efektif. “Badai adalah bagian dari kehidupan. Kita tidak bisa menghindarinya, tetapi kita bisa memilih bagaimana menghadapinya,” jelasnya.

Inspirasi bagi Generasi Pemimpin Masa Depan Dengan gaya bahasa yang ringan namun penuh makna, buku ini mampu menginspirasi berbagai kalangan dari pemimpin bisnis muda hingga profesional berpengalaman. Kehadiran buku ini diharapkan bisa memicu semangat pembaca untuk terus belajar dan berkembang, serta memperkuat keterampilan kepemimpinan mereka dalam menghadapi tantangan zaman.
“Setiap pemimpin, di manapun mereka berada, akan menghadapi badai dalam hidup dan pekerjaan. Buku ini adalah panduan untuk menghadapi badai tersebut dengan kepala tegak dan hati yang teguh,” kata Captain Eddy.

Langkah Menuju Transformasi Kepemimpinan Global Tidak diragukan lagi, karya ini merupakan kontribusi penting dalam wacana kepemimpinan global. Dengan kombinasi unik antara wawasan bisnis dan maritim, “Meretas Badai” dan “Navigating the Storm” dapat menjadi acuan bagi siapa saja yang ingin menjadi pemimpin efektif di era yang penuh ketidakpastian.

Kedua buku ini bukan hanya alat belajar, tetapi juga katalis untuk perubahan. Captain Eddy berharap agar para pemimpin dan praktisi yang membaca bukunya terinspirasi untuk bertindak lebih berani dan berpikir lebih strategis dalam setiap situasi.

Segera Miliki dan Jadilah Pemimpin Tangguh! Waktu terbaik untuk belajar dan tumbuh sebagai pemimpin adalah sekarang. Jangan lewatkan kesempatan untuk memiliki buku “Meretas Badai” atau versi internasionalnya “Navigating the Storm.” Temukan inspirasi dan strategi untuk menjadi pemimpin yang mampu mengarungi setiap badai dengan penuh percaya diri dan optimisme.
Mari bergabung dalam perjalanan bersama Captain Eddy dan jadilah bagian dari komunitas pemimpin yang siap mengubah dunia!

***Salam Redaksi***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel forummakassarinfo.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jelang May Day, Kapolsek Bontoala Gelar Silaturahmi: Ajak Masyarakat Jaga Kondusivitas
PKP Bukit Zaitun Raih Juara Pertama Lomba Line Dance Lintas Gerejawi di Makassar
Rekonsiliasi Internal Laskar Merah Putih: Ade Erfil Manurung Kembali Bergabung, Dualisme Dinilai Berakhir
Wali Kota Munjirin Pimpin Gerakan Terpadu Penangkapan Ikan Sapu-Sapu
Dirgahayu Kopassus Ke-74: Sinergitas TNI-Polri Menguat, Kapolsek Bontoala Berikan Ucapan “Selamat”
Guna Menciptakan Wilayah Pasar Yang Bersih, Koramil 1408-03/Wajo Gencar Melaksanakan Karya Bakti Pembersihan Pasar Bacan Kel. Melayu Baru Kec. Wajo
Nasi Kebuli Autentik Ala ‘Umah Fitri : Rasa Mewah, Harga Ramah di Kantong Manjakan Lidah
Kecewa, Budiman S Sebut PT Makassar “Bukan lagi Wakil Tuhan, tapi Wakil Iblis”
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 22 April 2026 - 02:26 WIB

Jelang May Day, Kapolsek Bontoala Gelar Silaturahmi: Ajak Masyarakat Jaga Kondusivitas

Sabtu, 18 April 2026 - 11:04 WIB

PKP Bukit Zaitun Raih Juara Pertama Lomba Line Dance Lintas Gerejawi di Makassar

Sabtu, 18 April 2026 - 07:58 WIB

Rekonsiliasi Internal Laskar Merah Putih: Ade Erfil Manurung Kembali Bergabung, Dualisme Dinilai Berakhir

Sabtu, 18 April 2026 - 05:53 WIB

Wali Kota Munjirin Pimpin Gerakan Terpadu Penangkapan Ikan Sapu-Sapu

Kamis, 16 April 2026 - 07:54 WIB

Dirgahayu Kopassus Ke-74: Sinergitas TNI-Polri Menguat, Kapolsek Bontoala Berikan Ucapan “Selamat”

Berita Terbaru