Diduga Palsukan Merek, Konveksi di Ciledug Dibekingi Oknum Wartawan

- Penulis

Jumat, 27 Desember 2024 - 07:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

FORUMMAKASSARINFO.COM-Tangerang, – Sejumlah pengusaha produk bermerek yang telah memiliki hak paten mengeluhkan kerugian akibat beredarnya barang-barang palsu di pasaran. Produk-produk dengan merek ternama atau branded yang memiliki banyak peminat ini menjadi sasaran pemalsuan, menyebabkan kerugian besar bagi pemilik merek asli.

Hal serupa terungkap di sebuah konveksi yang berlokasi di wilayah Ciledug, Kota Tangerang. Berdasarkan pantauan awak media, konveksi tersebut diduga memproduksi kemeja bermerek palsu seperti ZARA dan GIORDANO. Saat mendatangi lokasi, awak media mendapati adanya upaya intervensi dari seseorang yang mengaku sebagai warga setempat atau oknum wartawan, berinisial ALM. Orang tersebut diduga membekingi aktivitas ilegal di konveksi tersebut.

“Malam-malam ngapain ke sini? Saya matiin lu semua di sini,” ujar ALM, yang diduga berusaha mengintimidasi awak media di lokasi.

Di dalam konveksi tersebut, ditemukan 20 mesin jahit, mesin setrika uap berbahan bakar gas LPG 3 kilogram (subsidi), serta sejumlah kemeja dengan label merek terkenal. Aktivitas produksi di lokasi ini menimbulkan dugaan pelanggaran hukum, termasuk penggunaan bahan subsidi untuk kepentingan komersial.

Atas temuan tersebut, awak media langsung melaporkan kejadian ini ke kantor kepolisian setempat. Kanit Reskrim Polsek Ciledug, AKP Suwito S.H., mengonfirmasi bahwa pihaknya akan menindaklanjuti laporan tersebut.

“Laporan informasi (LI) anggota bisa buat, nanti kami tindaklanjuti. Besok kita proses,” ujar AKP Suwito, Selasa (24/12/2024).

Baca Juga:  Waspadai Modus Penipuan Berujung Pemerasan Di Medsos

Konveksi ini diduga melanggar beberapa aturan hukum, di antaranya:

# Pemalsuan merek dagang, sebagaimana diatur dalam Pasal 100 dan 102 KUHAP, yang dapat dijerat dengan hukuman penjara hingga 5 tahun atau denda maksimal Rp 2 miliar.
Pelanggaran Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen, terkait produk yang tidak sesuai standar hukum.
# Penyalahgunaan LPG subsidi, yang seharusnya diperuntukkan bagi masyarakat tidak mampu.

Salah satu karyawan konveksi, Jun (nama samaran), mengungkapkan bahwa konveksi tersebut baru beroperasi selama tiga bulan. Ia menyebut pemilik usaha berinisial J, yang diduga mengetahui dan mengendalikan aktivitas di lokasi tersebut.

“Tempat usaha ini masih kontrak. Karyawan lebih dari 10 orang, gaji per minggu Rp 400 ribu, mandor Rp 1 juta per minggu. Barangnya bikin kemeja merek ZARA dan GIORDANO,” ujarnya.

Jun juga menambahkan bahwa sejumlah barang produksi telah dibawa menggunakan mobil laundry atas perintah pemilik, diduga untuk menghilangkan barang bukti.

“Barangnya sudah dibawa tadi. Bos yang suruh. Besok katanya mau jahit barang merek pribadi,” imbuhnya.

Hingga berita ini diturunkan, pihak-pihak terkait belum memberikan konfirmasi resmi. Kasus ini diharapkan menjadi perhatian serius aparat penegak hukum, mengingat dampak pemalsuan merek terhadap ekonomi dan perlindungan konsumen.

(RedaksiTim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel forummakassarinfo.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Forum Makassar Info Sampaikan Ucapan Selamat Ulang Tahun ke-53 kepada Muhammad Akil Djamaluddin
PT Media Duta Karsa Ucapkan Selamat Ulang Tahun ke-53 untuk Muhammad Akil Djamaluddin
Air Bersih Harus Sampai ke Warga, Pemkot Makassar Perkuat Distribusi di Tengah Kemarau Panjang
Prof DR Sutan Nasomal : Di Masa Pimpinan Prabowo, Carut Marut Hukum Dibalik Banyak Pejabat Dipenjarakan Dengan Rompi Orange
Pembangunan Kantor Kelurahan Dimulai, Penutupan Akses Jalan Bunga Eja Beru Dilakukan demi Keselamatan Warga
Gelar Kudapil di Pinrang, Capt Unru Baso Sosialisasi Empat Pilar sekaligus Serap Aspirasi Warga, dan Bangkitkan Nelayan Merah Putih
HMI Cab Makassar Geruduk PT Pertamina Regional sulawesi atas kelangkaan BBM dan LPG
Prof Sutan Nasomal: Pembangunan Bagus, Tapi Jangan Korbankan Warga! Gubernur Sumut Diminta Dorong Penyelesaian Banjir Gambus Laut
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 25 September 2026 - 02:50 WIB

Forum Makassar Info Sampaikan Ucapan Selamat Ulang Tahun ke-53 kepada Muhammad Akil Djamaluddin

Jumat, 25 September 2026 - 02:41 WIB

PT Media Duta Karsa Ucapkan Selamat Ulang Tahun ke-53 untuk Muhammad Akil Djamaluddin

Kamis, 24 September 2026 - 00:41 WIB

Prof DR Sutan Nasomal : Di Masa Pimpinan Prabowo, Carut Marut Hukum Dibalik Banyak Pejabat Dipenjarakan Dengan Rompi Orange

Senin, 21 September 2026 - 01:26 WIB

Pembangunan Kantor Kelurahan Dimulai, Penutupan Akses Jalan Bunga Eja Beru Dilakukan demi Keselamatan Warga

Sabtu, 19 September 2026 - 03:59 WIB

Gelar Kudapil di Pinrang, Capt Unru Baso Sosialisasi Empat Pilar sekaligus Serap Aspirasi Warga, dan Bangkitkan Nelayan Merah Putih

Berita Terbaru