Dugaan Jaringan Pengaruh dalam Rotasi Jabatan Pemkot Bandung Disorot, Peran Lingkaran Dekat Wali Kota Jadi Perhatian

- Penulis

Selasa, 10 Maret 2026 - 16:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDUNG forummakassarinfo..com, – Dugaan praktik penyalahgunaan pengaruh dalam proses rotasi jabatan dan pengambilan keputusan strategis di lingkungan Pemerintah Kota Bandung mulai menjadi sorotan publik.

Sejumlah informasi yang beredar menyebut adanya peran pihak-pihak di lingkaran dekat pemerintahan yang diduga memiliki pengaruh dalam proses pengisian jabatan aparatur sipil negara (ASN).

Isu ini kemudian memunculkan desakan agar aparat penegak hukum melakukan penelusuran lebih lanjut guna memastikan apakah terdapat pelanggaran hukum dalam proses tersebut.

Sorotan juga mengarah pada kepemimpinan Muhammad Farhan, yang secara struktural memiliki kewenangan dalam menetapkan rotasi, mutasi, dan pelantikan pejabat di lingkungan pemerintah kota.

Namun hingga saat ini belum ada pernyataan resmi dari pihak Pemerintah Kota Bandung terkait informasi yang beredar tersebut.

Dugaan Peran Lingkaran Dalam

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari sejumlah sumber internal birokrasi, beberapa nama disebut berada dalam lingkar komunikasi yang diduga berperan dalam proses pembahasan jabatan sebelum pelantikan dilakukan.

Salah satu nama yang sering disebut adalah AW, yang menurut beberapa sumber memiliki kedekatan dengan pimpinan daerah dan disebut-sebut kerap terlibat dalam komunikasi informal terkait rotasi jabatan.

Selain itu, nama NF juga disebut hadir dalam beberapa pertemuan dengan aparatur sipil negara menjelang proses pelantikan jabatan di lingkungan pemerintah kota.

Meski demikian, hingga berita ini ditulis belum ada klarifikasi resmi dari pihak-pihak yang disebut dalam informasi tersebut.

Pertemuan ASN Sebelum Pelantikan,

Sejumlah sumber menyebut bahwa beberapa aparatur sipil negara yang akan dilantik sebelumnya dipanggil untuk menghadiri pertemuan di beberapa lokasi, antara lain di Pendopo Kota Bandung serta sejumlah tempat pertemuan di kawasan Lembang.

Pertemuan tersebut disebut berlangsung sebelum proses pelantikan pejabat dilakukan secara resmi.

Seorang sumber yang meminta identitasnya tidak disebutkan mengatakan bahwa pertemuan tersebut diduga berkaitan dengan komunikasi mengenai posisi jabatan yang akan diisi.

Namun informasi ini masih memerlukan verifikasi lebih lanjut dari aparat penegak hukum maupun pihak pemerintah daerah.

Baca Juga:  Pelaku Kecelakaan di Bontoala Mengaku Diperas Rp 20 Juta oleh Keluarga Korban, Ancaman Terkirim Melalui Pesan WhatsApp

Dugaan Aliran Dana,

Selain isu rotasi jabatan, muncul pula informasi mengenai dugaan adanya aliran dana dari beberapa pihak di tingkat kelurahan kepada seorang oknum anggota DPRD Kota Bandung berinisal DA

Informasi tersebut menyebut dugaan setoran yang terjadi setelah proses pengisian jabatan di wilayah tertentu.

Namun hingga saat ini belum terdapat bukti resmi yang dipublikasikan kepada publik terkait dugaan tersebut, dan pihak yang disebut juga belum memberikan pernyataan terbuka.

Dorongan Penelusuran oleh Aparat Penegak Hukum,

Sejumlah pihak menilai penting bagi aparat penegak hukum untuk menelusuri informasi yang beredar tersebut secara objektif.

Lembaga seperti:, Kejaksaan Negeri Bandung, Kejaksaan Tinggi Jawa Barat, Komisi Pemberantasan Korupsi

Yang dinilai memiliki kewenangan untuk melakukan klarifikasi, penyelidikan, dan pemeriksaan apabila terdapat indikasi pelanggaran hukum.

Pengamat tata kelola pemerintahan daerah menilai bahwa transparansi dalam proses pengisian jabatan sangat penting untuk menjaga integritas birokrasi.

“Jika memang ada dugaan praktik jual beli jabatan atau penyalahgunaan pengaruh, maka hal tersebut harus ditelusuri secara profesional oleh aparat penegak hukum,” ujar seorang pengamat pemerintahan daerah.

Pentingnya Transparansi Pemerintahan,

Rotasi dan mutasi jabatan merupakan kewenangan kepala daerah, namun proses tersebut harus tetap mengikuti prinsip transparansi, profesionalitas, dan merit system dalam birokrasi.

Apabila terdapat dugaan praktik yang melibatkan pengaruh pihak di luar struktur resmi pemerintahan, maka hal tersebut berpotensi menimbulkan persoalan hukum serta merusak kepercayaan publik terhadap institusi pemerintahan.

Karena itu, klarifikasi dari pihak Pemerintah Kota Bandung serta penelusuran dari aparat penegak hukum dinilai penting untuk memberikan kepastian informasi kepada masyarakat.

Menunggu Klarifikasi Resmi

Hingga berita ini dipublikasikan, belum ada pernyataan resmi dari MF maupun pihak-pihak lain yang disebut dalam informasi tersebut.

Redaksi membuka ruang bagi seluruh pihak untuk memberikan klarifikasi guna menjaga keberimbangan informasi sesuai prinsip Kode Etik Jurnalistik.

Publik kini menunggu apakah aparat penegak hukum akan menindaklanjuti informasi yang beredar dengan melakukan penelusuran lebih lanjut.(Tim/Red).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel forummakassarinfo.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Klarifikasi Penutupan Jalan Dipertanyakan, Nomor Wartawan Biro Makassar Dugaan Diblokir Lurah Bunga Eja Beru
Kabar Baik dari Bulukumba Sengketa Tanah Adat Ammatoa Kajang Berakhir Damai
Gelar Kudapil di Pinrang, Capt Unru Baso Sosialisasi Empat Pilar sekaligus Serap Aspirasi Warga, dan Bangkitkan Nelayan Merah Putih
Babak Final Lomba Pocil di Mall Phinisi Point Makassar, Kapolresta Gowa Hadir Beri Semangat 
Dugaan Bullying dan Kekerasan di SDI Tetebatu Gowa Berujung Keributan
HMI Cab Makassar Geruduk PT Pertamina Regional sulawesi atas kelangkaan BBM dan LPG
Prof Sutan Nasomal: Pembangunan Bagus, Tapi Jangan Korbankan Warga! Gubernur Sumut Diminta Dorong Penyelesaian Banjir Gambus Laut
Profesor Sutan Nasomal Ajungi Jempol Keberhasilan Kepala Bea Cukai Tangerang Banten Ungkap Kerugian Negara Puluhan Milyar!!!
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 01:26 WIB

Klarifikasi Penutupan Jalan Dipertanyakan, Nomor Wartawan Biro Makassar Dugaan Diblokir Lurah Bunga Eja Beru

Minggu, 20 September 2026 - 12:30 WIB

Kabar Baik dari Bulukumba Sengketa Tanah Adat Ammatoa Kajang Berakhir Damai

Sabtu, 19 September 2026 - 03:59 WIB

Gelar Kudapil di Pinrang, Capt Unru Baso Sosialisasi Empat Pilar sekaligus Serap Aspirasi Warga, dan Bangkitkan Nelayan Merah Putih

Jumat, 18 September 2026 - 06:43 WIB

Babak Final Lomba Pocil di Mall Phinisi Point Makassar, Kapolresta Gowa Hadir Beri Semangat 

Kamis, 17 September 2026 - 15:20 WIB

Dugaan Bullying dan Kekerasan di SDI Tetebatu Gowa Berujung Keributan

Berita Terbaru