FORUMMAKASSARINFO.COM-Kabupaten Bone, Sudah kurang lebih enam bulan sejak dugaan kasus korupsi proyek Bola Soba (Rumah Adat) mulai diusut di Mapolres Bone, namun hingga saat ini belum ada informasi resmi dari pihak kepolisian mengenai perkembangan kasus tersebut.
Hal ini disampaikan oleh Muhammad Rusdi, Ketua Umum LSM Lamellong, saat ditemui oleh awak media intipos.com di salah satu warkop di kota Watampone, Kabupaten Bone, pada Sabtu (15/06/2024).
Rusdi mengungkapkan rasa frustrasinya karena belum ada update terbaru mengenai sejauh mana perkembangan kasus tersebut. “Sudah beberapa kali saya mencoba konfirmasi ke Kasat Reskrim, namun tak ada tanggapan,” jelasnya kepada media.
Kasus korupsi proyek Bola Soba dilaporkan oleh Rusdi pada akhir Desember 2023 lalu. Ia menyatakan bahwa tidak ada alasan bagi pihak kepolisian untuk tidak melanjutkan penyelidikan ini, karena proyek Bola Soba menggunakan uang negara dengan total anggaran mencapai Rp10,7 miliar dan dikerjakan oleh CV Megah Jaya.
“Proyek ini seharusnya selesai pada akhir Juni 2023 lalu, tetapi ternyata mangkrak,” ungkap Rusdi.
Masyarakat pun mempertanyakan transparansi dan keseriusan pihak kepolisian dalam menangani kasus ini. Keterlambatan penyelesaian proyek serta dugaan adanya korupsi semakin menambah kekecewaan warga terhadap pengelolaan proyek-proyek pemerintah yang seharusnya membawa manfaat bagi masyarakat.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait perkembangan kasus dugaan korupsi proyek Bola Soba. (*)
















