FPII Desak Polres Bangka Tangkap Penambang Premanisme

- Penulis

Sabtu, 10 Mei 2025 - 17:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

FORUMMAKASSARINFO.COM-JAKARTA Sidakkasus.com,- Tindakan Kekerasan terhadap Jurnalis yang hendak menjalankan tugas profesinya sebagai sosial kontrol terjadi di lokasi Tambang di Kabupaten Bangka.

Tepatnya di Kawasan Tambang Timah Rakyat (TI) Songin Danau Biru Kecamatan Merawang terjadi kekerasan yang dialami oleh seorang Jurnalis.

Yang diketahui Pelaku bernama Kojoi sebagai pemilik tambang yang tidak suka saat di mintai klarifikasi atas kegiatan tambang di lokasi itu.

Pelaku melakukan tindakan premanisme dengan mencekik sampai memukul seorang jurnalis bahkan mengancam akan membakar kendaraan dan menantang berkelahi di luar.

Tak tahu apa yang menjadi dasar pelaku melakukan tindakan itu, apapun bentuknya kekerasan tidak di perbolehkan, bahwasanya jika tidak ada penyimpangan maka tidak usah merasa risih dan takut apalagi sampai mau memberikan sejumlah uang.

Atas kejadian tersebut, seorang jurnalis AND langsung melaporkan tindakan kekerasan dan mengancaman ke Polres Bangka dengan menyertakan bukti foto dan video kejadian penyerangan tersebut pada hari senin, 5 Mei 2025, namun sampai saat ini belum ada kejelasan atas tindak lanjut laporan tersebut.

Menyikapi hak tersebut, Wakil Ketua Presidium FPII Noven Saputera,S.H. Angkat bicara dan mendesak Polres Bangka segera mengambil sikap tegas dan menjalankan prosedur sebagaimana mestinya agar tidak terkesan tebang pilih.

Dimana sampai hari ini, Kamis , 8 Mei 2025, pihak pelaporpun tidak mendapatkan Bukti nomor laporannya kalau memang pengaduan sebagai masyarakat di terima dan alhasil sedang dalam proses.

Malah dua hari selepasnya saat di tanyakan ke team yang saat itu kebetulan piket menjawab ” Untuk perkara sudah dilanjutkan oleh unit pidum bu, dan secepatnya akan dilakukan penangkapan. Untuk bukti laporan pengaduan sesuai prosedur tidak boleh kami kirim kan bu, karena laporan pengaduan sifatnya privasi untuk penyidikan. Untuk bukti laporan ibu nanti akan dibuatkan laporan polisi dan surat tanda penerimaan laporan, nanti ibu dipanggil ke polres untuk mengambil surat tanda penerimaan laporan tersebut.”

Baca Juga:  Ketua MPR RI Bamsoet Dukung Panglima TNI Tetapkan Penyebutan OPM dan Tegaskan Keselamatan Bangsa di Atas Segalanya

Namun pada hari Rabu, 7 Mei 2025, Pelapor mendatangi Polres Bangka dan menjumpai salah seorang anggota pidum sempat mengatakan “bahwa pengaduan tersebut masih di meja kasat belum turun ke bawah, dan dengar-dengar dari pihak sana mau melaporkan juga”.

Sungguh aneh apa yang dikatakan Privasi tapi bisa mengetahui Pihak Terlapor juga mau membuka laporan, Ada Apa ????

Sebagai Hak Pelapor seharusnya sebagaimana mestinya pihak kepolisian segala sesuatu harus ada data otentik yang bisa di pertanggung jawabkan, sampai saat inipun Pelapor tidak diberikan Bukti bahwa pengaduan atas tindakan kekerasan itu sudah diterima secara Sah oleh Kepolisian khususnya Polres Bangka.

Maka atas tindakan Kriminalisasi terhadap jurnalis ini , kami minta pihak Polres Bangka segera ambil sikap tegas dan jangan terkesan pembiaran terhadap pelaku yang sudah jelas terlihat di dalam bukti berupa video tersebut, dan Berantas Penambang Ilegal.

Karena perbuatannya sangat keji , sudah merusak ekosistem alam dengan penambang tanpa izin dan memperlakukan manusia seperti binatang !!!!! ……. (Sumber : Presidium FPII/rsl).

————

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel forummakassarinfo.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jelang May Day, Kapolsek Bontoala Gelar Silaturahmi: Ajak Masyarakat Jaga Kondusivitas
PKP Bukit Zaitun Raih Juara Pertama Lomba Line Dance Lintas Gerejawi di Makassar
Rekonsiliasi Internal Laskar Merah Putih: Ade Erfil Manurung Kembali Bergabung, Dualisme Dinilai Berakhir
Wali Kota Munjirin Pimpin Gerakan Terpadu Penangkapan Ikan Sapu-Sapu
Dirgahayu Kopassus Ke-74: Sinergitas TNI-Polri Menguat, Kapolsek Bontoala Berikan Ucapan “Selamat”
Guna Menciptakan Wilayah Pasar Yang Bersih, Koramil 1408-03/Wajo Gencar Melaksanakan Karya Bakti Pembersihan Pasar Bacan Kel. Melayu Baru Kec. Wajo
Nasi Kebuli Autentik Ala ‘Umah Fitri : Rasa Mewah, Harga Ramah di Kantong Manjakan Lidah
Kecewa, Budiman S Sebut PT Makassar “Bukan lagi Wakil Tuhan, tapi Wakil Iblis”
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 22 April 2026 - 02:26 WIB

Jelang May Day, Kapolsek Bontoala Gelar Silaturahmi: Ajak Masyarakat Jaga Kondusivitas

Sabtu, 18 April 2026 - 11:04 WIB

PKP Bukit Zaitun Raih Juara Pertama Lomba Line Dance Lintas Gerejawi di Makassar

Sabtu, 18 April 2026 - 07:58 WIB

Rekonsiliasi Internal Laskar Merah Putih: Ade Erfil Manurung Kembali Bergabung, Dualisme Dinilai Berakhir

Sabtu, 18 April 2026 - 05:53 WIB

Wali Kota Munjirin Pimpin Gerakan Terpadu Penangkapan Ikan Sapu-Sapu

Kamis, 16 April 2026 - 07:54 WIB

Dirgahayu Kopassus Ke-74: Sinergitas TNI-Polri Menguat, Kapolsek Bontoala Berikan Ucapan “Selamat”

Berita Terbaru