FORUMMAKASSARINFO.COM-Setelah Sholat Jum”at dilakukan maka kesempatan berikutnya yakni dengan menghadirkan seorang Imam dari Palestina yang selama ini menjadi Imam di salah satu Masjid di Gaza Palestina, dimana Kota ini sekarang hampir seluruh Masjid nya telah dihancurkan oleh kaum Yahudi Israel.
Pada kesempatan kali ini dengan bekerja sama dengan BAZNAS (Badan Amil Zakat Nasional) menunjuk provinsi Sulawesi Selatan sebagai salah satu Wilayah yang didatangkan Imam dari Palestina Gaza ini, karena di Daerah ini merupakan salah satu Daerah yang paling banyak Donatur untuk saudara Muslim di Palestina. Demikian penjelasan Prokol Masjid Agung Maros yang juga sebagai penerjemah sebelum mempersilahkan Imam Masjid dari GAZA tersbut untuk menyampaikan beberap kata.
Syekh Hizam Imam Masjid di GAZA Palestina dalam sambutannya yang sudah di terjemahkan “Memanjatkan Puji Syukur kepada Allah dan Sholawat atas nabi Mulia Muhammad Saw, adalah kesyukuran yang sangat indah dapat hadir di tengah kaum Muslim saudara kami di Indonesia khususnya di Kab. Maros, saat ini kami ingin menyampaikan bahwa puasa tahun ini tidak seperti tahun sebelumnya dimana tahun ini kami di Palestina GAZA tidak dapat melaksanakan sholat dan tarwih di Masjid, dan menjadikan jalanan sebagai tempat sholat berjamaah kami, begitupun saat berbuka dan sahur kami sama saja lebih banyak hanya menggunakan segelas air putih, kaum Yahudi banyak membantai kami di Palestina dan mereka tidak pandang bulu, tua muda, perempuan, anak dan laki-laki, ketika ketemu mereka bunuh; satu harapan kami dan menjadi suatu yang terbaik yang kami minta dari saudara Muslim di Indonesia khususnya di Maros dan Sulawesi Selatan adalah doa, dengan Doa untuk kami maka kami yakin dapat menyelamatkan kami di Palestina khususnya di Jalur GAZA. ”
Imam Masjid dari Gaza ini merupakan salah satu mahasiswa program Doktor di Mesir. Sebelum nya juga beliau memimpin Jamaah Jum’at Masjid Agung Kab. Maros sebagai Imam dengan suara yang sangat merdu.
Jika ingin memberikan sumbangan dalat ke ktr pos terdekat dengan memilih BAZNAS untuk Palestina.
By. R. Karno
















