Kejahatan di Malam Hari: Pelajar SMA Diancam Celurit, Motor Vario Kuli Panggul Dilarikan Pelaku

- Penulis

Sabtu, 11 Oktober 2025 - 06:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

FORUMMAKASSARINFO.COM,-Lampung Selatan, – 11/10/2025. Malam 1 September 2025 menjadi malam kelam bagi Mulyono bin Sumingan (40), buruh kuli panggul asal Desa Sukanegara, Kecamatan Tanjung Bintang. Motor Honda Vario putih miliknya, hasil menabung bertahun-tahun dari kerja keras di gudang dan pasar, raib dirampas seseorang saat dipinjam sang anak.

Anaknya, Abyan Abid (15), pelajar SMA, mulanya hendak bertemu teman sekolah di Desa Serdang sekitar pukul 23.00 WIB. Namun, pertemuan itu berubah menjadi ancaman. Seorang pemuda berinisial GL, yang disebut teman Abyan, datang menantang berkelahi dan mengacungkan celurit.

“Anak saya ketakutan, langsung lari menyelamatkan diri. Motor yang dibawa anak saya itu ditinggalkan, lalu dibawa kabur oleh pelaku,” tutur Mulyono, Kamis (4/9).

Motor itu bukan sekadar kendaraan bagi Mulyono. Dari situlah ia bisa bekerja mengantar barang dan memenuhi kebutuhan keluarga. “Motor itu saya beli dari hasil kerja keras sebagai buruh kuli panggul. Saya menabung lama sekali baru bisa beli,” ujarnya dengan suara bergetar.

Mulyono sempat mendatangi rumah keluarga GL di Desa Serdang, tak jauh dari Mapolsek Tanjung Bintang. Ia berharap ada itikad baik. Namun, hasilnya nihil.

“Saya ke rumahnya, pihak keluarga bilang mau ganti motor dengan cara kredit dan janji datang ke rumah. Tapi sampai sekarang gak datang,” katanya kecewa.

Baca Juga:  Peredaran Pil Koplo atau Obat Keras Berkedok COD Resahkan Warga Depok, Aparat Diminta Bertindak Tegas

Tak ingin menyerah, Mulyono melapor ke Polsek Tanjung Bintang. Laporan teregister dengan nomor LP/B-1491/IX/2025/SPKT/Polsek Tanjung Bintang/Res Lampung Selatan, tertanggal 4 September 2025. Polisi mengategorikan perkara ini sebagai tindak pidana pencurian dengan kekerasan.

“Saya gak minta lebih, saya cuma ingin motor itu dikembalikan. Itu hasil jerih payah saya, satu-satunya alat saya buat kerja,” ujarnya.

Sebulan berlalu, Polsek Tanjung Bintang akhirnya menerbitkan SP2HP (Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyelidikan) kepada Mulyono. Dalam surat tertanggal 4 Oktober 2025, polisi menyatakan masih melakukan penyelidikan terhadap terduga pelaku, Galang, warga Desa Serdang.

Dalam SP2HP yang ditandatangani Kompol Edi Qorinas, S.H., M.H., Kapolsek Tanjung Bintang, disebutkan bahwa penyidik telah memeriksa saksi-saksi dan akan melanjutkan pencarian terhadap pelaku. Polisi juga berjanji memberi kabar setiap ada perkembangan.

“Saya mohon kepada Bapak Kapolsek Tanjung Bintang, Bapak Kompol Edi Qorinas, dan Bapak Kapolres Lampung Selatan, AKBP Toni Kasmiri, tolong bantu saya. Saya orang kecil, kerja cuma kuli panggul. Motor itu satu-satunya hasil jerih payah saya,” tutur Mulyono dengan mata berkaca-kaca.

Kini, Mulyono hanya bisa menunggu. Ia percaya polisi bekerja dan berharap keadilan masih berpihak pada orang kecil sepertinya.

(Redaksi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel forummakassarinfo.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Blackout di Sumatera Bukan Kecelakaan, Tapi Diduga Akibat Kelalaian dan Keserakahan!”, Kasihhati Desak Usut Tuntas
Mobil Box Milik Mafia BBM Ditangkap Polres Gowa, Sopir Sebut Nama Mansyur Alias Cacolle
LIN Akan Laporkan Penipuan Warga Yang Dilakukan Ramli Dengan Modus Jual Kartu Relawan Prabowo Seharga 80,000 Dengan Alasan Kartu KDMP
Bawa Nama Baik Polrestabes Makassar, Kapolsek Bontoala Apresiasi Aipda Nurhidayat Melaju ke Lomba Bhabinkamtibmas Teladan Tingkat Polda Sulsel
Guna Menciptakan Wilayah Pasar Yang Bersih, Koramil 1408-03/Wajo Gencar Melaksanakan Karya Bakti Pembersihan Pasar Bacan Kel. Melayu Baru Kec. Wajo
Bhabinkamtibmas Bunga Ejaya Pantau Pelayanan Adminduk dan Pasar Murah di Wilayahnya
Gencarkan Zona Integritas, Polsek Bontoala Pasang Banner “Stop Gratifikasi”
Dr. Haedar Djidar Nahkodai Kota Palopo Setelah Terima Mandat sebagai Ketua Markas Cabang LMP Kota Palopo
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juni 2026 - 16:40 WIB

Blackout di Sumatera Bukan Kecelakaan, Tapi Diduga Akibat Kelalaian dan Keserakahan!”, Kasihhati Desak Usut Tuntas

Jumat, 12 Juni 2026 - 13:09 WIB

Mobil Box Milik Mafia BBM Ditangkap Polres Gowa, Sopir Sebut Nama Mansyur Alias Cacolle

Jumat, 12 Juni 2026 - 03:04 WIB

LIN Akan Laporkan Penipuan Warga Yang Dilakukan Ramli Dengan Modus Jual Kartu Relawan Prabowo Seharga 80,000 Dengan Alasan Kartu KDMP

Jumat, 12 Juni 2026 - 01:25 WIB

Bawa Nama Baik Polrestabes Makassar, Kapolsek Bontoala Apresiasi Aipda Nurhidayat Melaju ke Lomba Bhabinkamtibmas Teladan Tingkat Polda Sulsel

Rabu, 10 Juni 2026 - 00:45 WIB

Guna Menciptakan Wilayah Pasar Yang Bersih, Koramil 1408-03/Wajo Gencar Melaksanakan Karya Bakti Pembersihan Pasar Bacan Kel. Melayu Baru Kec. Wajo

Berita Terbaru