Soliditas Jurnalis Gowa Tuntut Tutup Tambang ‘Ilegal’ Desak Polresta Gowa Bertindak Tegas

- Penulis

Selasa, 28 Juli 2026 - 15:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gowa – Forum.Makassar.Info.com – Solidaritas jurnalis di Kabupaten Gowa mendesak Polresta Gowa segera menutup seluruh aktivitas tambang liar yang beroperasi di wilayah hukumnya. Desakan itu muncul buntut adanya dugaan ancaman pembunuhan terhadap seorang wartawan oleh oknum pengusaha tambang ilegal.

Peristiwa bermula saat Budiman, jurnalis media online _Porosrakyat_, melakukan konfirmasi kepada oknum pengusaha tambang berinisial SR di Dusun Belonga, Kecamatan Bontonompo Selatan.

“Pada saat konfirmasi, yang bersangkutan memaki saya dan melontarkan ancaman akan membunuh jika saya tidak menghentikan pemberitaan terkait aktivitas tambangnya di Belonga,” ujar Budiman, Senin (28/7/2026).

Berita mengenai ancaman tersebut viral dan memicu reaksi dari komunitas jurnalis. Sejumlah pimpinan media dan aktivis di Gowa kemudian menggelar pertemuan di Kafe Azzahra, Cambaya, Kecamatan Pallangga untuk menyikapi intimidasi terhadap kerja-kerja jurnalistik di lapangan.

Pertemuan itu dihadiri antara lain Syafriadi Djaenaf, Muhammad Ikhsan Tika, Hariadi Talli, Nasrun Dg Tarang, serta sejumlah kontributor dari berbagai media online.

Baca Juga:  Hilang Handphone Saat Dibonceng Sepeda Motor, Rijal Laporkan Ke Polsek Tallo

Setelah menampung berbagai masukan, forum menyepakati untuk menggelar aksi unjuk rasa di depan Mapolresta Gowa pada Senin, 3 Agustus 2026.

Koordinator Solidaritas Jurnalis Gowa, Syafriadi Djaenaf yang akrab disapa Dg. Mangka, mengajak seluruh insan pers dan aktivis untuk ikut dalam aksi tersebut.

“Kami menuntut Kapolresta Gowa segera menutup aksesibilitas usaha ilegal, baik tambang liar maupun penimbunan BBM dan bentuk usaha ilegal lainnya di Kabupaten Gowa. Ini bentuk solidaritas kami terhadap rekan-rekan pers yang kerap mengalami intimidasi saat bertugas,” tegas Dg. Mangka.

Sementara itu, SR yang diduga melakukan ancaman membantah tuduhan tersebut. Namun ia mengakui mengajak Budiman bertemu di tempat sepi dan membenarkan bahwa aktivitas tambangnya belum memiliki izin resmi.

Pihak Polresta Gowa hingga berita ini diturunkan belum memberikan keterangan resmi terkait tuntutan penutupan tambang ilegal di wilayahnya. (*)

Editor : (Tim/Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel forummakassarinfo.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pedagang Keluhkan Pungutan Rp100 Ribu hingga Rp300 Ribu di Jalan Nuri Barun
Kasus Dugaan Pencemaran Nama Baik A Nasrun Dg Tarang Tempuh Jalur Hukum
Forum Makassar Info Sampaikan Ucapan Selamat Ulang Tahun ke-53 kepada Muhammad Akil Djamaluddin
PT Media Duta Karsa Ucapkan Selamat Ulang Tahun ke-53 untuk Muhammad Akil Djamaluddin
Air Bersih Harus Sampai ke Warga, Pemkot Makassar Perkuat Distribusi di Tengah Kemarau Panjang
Prof DR Sutan Nasomal : Di Masa Pimpinan Prabowo, Carut Marut Hukum Dibalik Banyak Pejabat Dipenjarakan Dengan Rompi Orange
Pembangunan Kantor Kelurahan Dimulai, Penutupan Akses Jalan Bunga Eja Beru Dilakukan demi Keselamatan Warga
Kabar Baik dari Bulukumba Sengketa Tanah Adat Ammatoa Kajang Berakhir Damai
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 26 September 2026 - 02:08 WIB

Pedagang Keluhkan Pungutan Rp100 Ribu hingga Rp300 Ribu di Jalan Nuri Barun

Jumat, 25 September 2026 - 13:52 WIB

Kasus Dugaan Pencemaran Nama Baik A Nasrun Dg Tarang Tempuh Jalur Hukum

Jumat, 25 September 2026 - 02:50 WIB

Forum Makassar Info Sampaikan Ucapan Selamat Ulang Tahun ke-53 kepada Muhammad Akil Djamaluddin

Jumat, 25 September 2026 - 02:41 WIB

PT Media Duta Karsa Ucapkan Selamat Ulang Tahun ke-53 untuk Muhammad Akil Djamaluddin

Kamis, 24 September 2026 - 00:41 WIB

Prof DR Sutan Nasomal : Di Masa Pimpinan Prabowo, Carut Marut Hukum Dibalik Banyak Pejabat Dipenjarakan Dengan Rompi Orange

Berita Terbaru