FORUMMAKASSARINFO.COM,-Makassar,-27 Rajab merupakan peristiwa yang sangat penting bagi peradaban Manusia sebagai Ciptaan Tuhan yang memiliki akal sebagai sempurna nya Mahluk Allah SWT dibanding mahluk ciptaanNya yang lain.
Ketika kita berbicara Isra perjalanan Nabi dari Mekkah ke Masjidil Aqsa di Yerusalem, mungkin saat ini dapat dibuktikan bahwa hal itu kemungkinan dapat diyakini kebenarannya, dengan hadirnya peswat atau kereta cepat maka sangat memungkin perjalan itu dapat ditempuh sebagaimana batas kemampuan manusia hingga 229,782 cahaya batas kemampuan menurut teori relativitas Einstein.
Walau saat itu Abu Lahab paman Nabi malah menyebarkan isu bahwa nabi sudah meng ada-ada, bagaimana mungkin ada manusia yang mampu berjalan dari Mekkah ke Masjidil Aqsa terus menembus lapisan langit ke 7 dalam semalam, ini yang menjadikan kebencian atas ponakannya sebagai propaganda agar Nabi makin dibenci oleh masyarakat Mekkah.
Namun ketika hal ini ditanyakan kepada Abu Bakar maka di berkata siapa yang mengatakan ini, dan dijawab oleh mereka Muhammad, maka Abu Bakar pun berkata Kalo Muhammad yang melakukan ini maka aku sangat percaya sehingga beliau sejak saat itu bergelar Assiddiq.
Secara Ilmiah Isra sudah dapat dibuktikan dijaman sekarang, yang menjadi peristiwa terbesarnya ketika Nabi Memenuhi Panggilan Allah Hingga Langit ketujuh untuk menerima Perintah BESAR yang akan menyelematkan kita seluruh Manusia yang penuh kelemahan lewat Sholat. Perintah dimana disertai peristiwa lainnya, ketika Nabi diperlihatkan akan Surga dan Neraka, bahkan Nabi bertemu dengan beberapa Nabi sebelum nya, seperti Nabi Adam As nenek Moyang nya Manusia, Nabi Ibrahim As, bahkan sempat beberapa kali “menghadap, berdialog” Kepada Allah agar jumlah waktu sholat dikurangi ketika bertemu Nabi Musa As dan menyarankan agar Nabi Muhammad SAW minta kepada Allah untuk mengurangi jumlah rakaat sholat yang tadi 50waktu hingga menjadi 5 waktu.
Peristiwa terbesar di zaman ini, dengan apa Nabi bisa menempuh jarak ini, walau dalam Hadis Nabi HR. Muslim no. 162 mengendarai Buraq yang dapat melesat sekilat cahaya.
Jika kita bercermin berdasarkan ilmu pengetahuan saat ini dimana jarak antara Bumi saja ke Matahari berkisar 150 juta KM atau 149 koma sekian, masih pada tatanan dalam satu galaksi, yang dimana berdasarkan temuan saat ini Alam semesta ini di penuhi sekitar 200 triliun bintang atau galaksi dapat dibayangkan jika harus sampai kepada langit ke 7, dimana Nabi menembus semua jarak itu untuk bertemu Allah SWT… ALLAHU AKBAR..
Sungguh kalau sekiranya Nabi itu manusia biasa seperti kita pada umumnya tidak akan pernah mampu kita menerimanya secara akal saja. Namun dibalik semua itu bahwa Allah SWT sang Pencipta ingin menambah dalam diri kita ke Yakinan yang sesungguhnya bahwa dialah Allah sang Pencipta yang Wajib kita sembah melalui peristiwa Mi’raj ingin kita semakin mematuhi akan setiap perintahnya agar kita tidak terjerumus kepada mahluk sesat yang telah diciptakan nya yang bernama setan, jin dan iblis yang sudah berjanji akan menyesatkan manusia sebagai musuh yang nyata bagimu.
Namun kecepatan cahaya untuk menempuh sesuatu yang sangat jauh ini dapat pula kita yakinkan diri kita bahwa Nabi Muhammad telah dipilih untuk memiliki kekuatan itu, dimana sebelum Beliau menempuh perjalan ini dalam sebuah kisah sebagai dalam Hadis HR. Bukhari dan HR. Muslim, dimana Nabi dibersihkan dadanya menggunakan air zamzam oleh Malaiki Jibri bersama malaikat lainnya. Maka yakinlah kita bahwa kekuatan cahaya Nabi saat perjalan ini yang dimiliki adalah Restu dari ke MAHA BESARAN ALLAH atas Mahluk dan selalu Alam Semesta.
Pada akhirnya melalui keyakinan kita, sholat yang diawali dengan peristiwa BESAR bukan lah perintah yang biasa Namun Perintah yang akan menyelematkan kita sebagaimana disebutkan bahwa Sholat adalah tuannya Agama, dan Sholat akan menghindarkan kita dari perbuatan keji dan Mungkar seperti apa yang telah di Wahyu kan Allah SWT dalam kita suci Al Quran.
MAHA BESAR ALLAH dengan segala Firman-Nya, Maha BESAR ALLAH atas peristiswa Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW, semoga makin banyak manusia yang kembali kepada jalan Allah Swt, jalan yang telah dibawah Rasulullah SWT dan semoga kita mendapatkan RahmatNya untuk selalu menjalan Sholat tepat waktu karena dengan sholatlah maka segala ujian baik lewat kesenangan, maupun lewat penderitaan dapat kita jalani dan kita termasuk hamba Allah yang mencintai NabiNya agar mendapatkan Sangat Nabi Muhammad SAW sebagai mujizat yang akan diberikan kepada pengikutnya yang taat kepada Allah SWT..
Aamiin ya Robbal Alamiin..
Ramli, SE. M. Si.
Tim Religi Makassar Info. jan 2026
















