Korban Pembusuran di Makassar Butuh Bantuan Medis, RS Bhayangkara Minta Biaya Rp 40 Juta

- Penulis

Selasa, 27 Agustus 2024 - 07:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

FORUMMAKASSARINFO.COM-Makassar, 27 Agustus 2024 – Pasangan suami istri, Sinarpin Dg Tinri dan istrinya, menjadi korban penyerangan menggunakan senjata busur di Jalan Cendrawasih, Kelurahan Karang Anyar, Kecamatan Mamajang, Kota Makassar, pada 25 Agustus 2024. Insiden ini tercatat dalam Laporan Polisi Nomor: LP/B/226/VIII/2024/SPKT/Polsek Mamajang/Polrestabes Makassar/Polda Sulsel yang diterbitkan oleh Polsek Mamajang.

Insiden terjadi sekitar pukul 06.44 WITA saat pasangan tersebut sedang berada di sekitar rumah mereka. Dalam laporan polisi, disebutkan bahwa pelaku penyerangan diduga adalah oknum tidak dikenal yang dengan sengaja melepaskan busur ke arah korban. Akibat serangan tersebut, Sinarpin dan istrinya mengalami luka-luka serius.

Meski sudah melaporkan insiden ini ke Polsek Mamajang, hingga saat ini korban belum mendapatkan tindakan medis yang memadai di Rumah Sakit Bhayangkara Makassar. Menurut informasi dari keluarga korban, rumah sakit tersebut meminta biaya operasi pengangkatan busur sebesar Rp 40 juta. Pasangan ini adalah warga kurang mampu dan memiliki Kartu Indonesia Sehat (KIS), namun hal tersebut belum cukup untuk menutupi biaya perawatan medis yang dibutuhkan.

Baca Juga:  Pemkab Sidrap Gelar Zikir dan Doa Bersama Sambut Tahun 2025

Kondisi ini menimbulkan keprihatinan dari berbagai pihak terkait proses penanganan kasus dan upaya bantuan medis yang seharusnya menjadi hak korban sebagai warga negara yang memegang KIS. Hingga berita ini diturunkan, pihak keluarga masih berharap adanya bantuan dan perhatian dari pemerintah serta pihak terkait untuk menanggulangi biaya operasi korban.

Sementara itu, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan terkait identitas dan motif pelaku penyerangan. Polsek Mamajang telah meminta keterangan dari saksi-saksi di sekitar lokasi kejadian dan berjanji akan terus berupaya mengungkap kasus ini.Restu Melaporkan (R.Karno)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel forummakassarinfo.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jelang May Day, Kapolsek Bontoala Gelar Silaturahmi: Ajak Masyarakat Jaga Kondusivitas
PKP Bukit Zaitun Raih Juara Pertama Lomba Line Dance Lintas Gerejawi di Makassar
Rekonsiliasi Internal Laskar Merah Putih: Ade Erfil Manurung Kembali Bergabung, Dualisme Dinilai Berakhir
Wali Kota Munjirin Pimpin Gerakan Terpadu Penangkapan Ikan Sapu-Sapu
Dirgahayu Kopassus Ke-74: Sinergitas TNI-Polri Menguat, Kapolsek Bontoala Berikan Ucapan “Selamat”
Guna Menciptakan Wilayah Pasar Yang Bersih, Koramil 1408-03/Wajo Gencar Melaksanakan Karya Bakti Pembersihan Pasar Bacan Kel. Melayu Baru Kec. Wajo
Nasi Kebuli Autentik Ala ‘Umah Fitri : Rasa Mewah, Harga Ramah di Kantong Manjakan Lidah
Kecewa, Budiman S Sebut PT Makassar “Bukan lagi Wakil Tuhan, tapi Wakil Iblis”
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 22 April 2026 - 02:26 WIB

Jelang May Day, Kapolsek Bontoala Gelar Silaturahmi: Ajak Masyarakat Jaga Kondusivitas

Sabtu, 18 April 2026 - 11:04 WIB

PKP Bukit Zaitun Raih Juara Pertama Lomba Line Dance Lintas Gerejawi di Makassar

Sabtu, 18 April 2026 - 07:58 WIB

Rekonsiliasi Internal Laskar Merah Putih: Ade Erfil Manurung Kembali Bergabung, Dualisme Dinilai Berakhir

Sabtu, 18 April 2026 - 05:53 WIB

Wali Kota Munjirin Pimpin Gerakan Terpadu Penangkapan Ikan Sapu-Sapu

Kamis, 16 April 2026 - 07:54 WIB

Dirgahayu Kopassus Ke-74: Sinergitas TNI-Polri Menguat, Kapolsek Bontoala Berikan Ucapan “Selamat”

Berita Terbaru