KPLP Lapas Kelas IIB Takalar Diduga Peras WBP Demi Amankan Jabatan

- Penulis

Selasa, 19 November 2024 - 12:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Takalar, Sulsel – ForumMakassarInfo.com | Kepala Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Takalar diduga selalu meminta uang kepada Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) inisial LSL disaat ada berita sorotan untuk mengamankan agar tidak terjadi aksi unjuk rasa.

Walaupun diketahui bahwa issue yang menjadi sorotan aksi unjuk rasa adalah kejadian lama yang dimana sebelum pergantian kalapas baru namun KPLP tetap meminta uang kepada WBP untuk mengamankan jabatannya.

Karena adanya rencana aksi unjuk rasa dengan issue LSL menggunakan handphone dan mengedar narkotika jenis sabu didalam lapas dengan tuntutan copot KPLP dan Kalapas, KPLP tidak sungkan sungkan meminta uang kepada WBP inisial LSL untuk membayar para Demonstran agar tidak jadi melakukan aksi unjuk rasa, hal tersebut disampaikan LSL keawak media pada Tanggal 05 November 2024.

Menurut LSL saat mengadukan ke awak media dirinya mengatakan, “Saya setengah mati disini karena setiap ada yang mau melakukan demo selalu KPLP minta uang sama saya untuk amankan agar tidak jadi unjuk rasa padahal issue nya sama sekali saya tidak lakukan” ,tuturnya.

Lanjut LSL mengatakan, “Kalau menggunakan Handphone memang pernah tapi itu sebelum pergantian Kalapas baru dan KPLP baru” , pungkasnya.

Ditempat terpisah, Ketua Departemen Intelijen dan Investigasi dari lembaga Investigasi Negara, A Nasrun Dg Tarank mengatakan, “Seharusnya KPLP lapas kelas IIB takalar menyampaikan kepada lembaga yang ingin unjuk rasa bahwa semua issue yang menjadi sorotan itu tidak benar karena LSL sudah tidak menggunakan Handphone selama pergantian Kalapas dan KPLP baru menjabat, bukannya malah meminta uang kepada LSL untuk amankan diri dari tuntutan aksi Demo” , tandasnya.

Baca Juga:  Putra Bupati RIZQAN Menerima Mandat sebagai Ketua Markas Cabang LMP Kabupaten Jeneponto

Menurutnya, “Wajar kalau kami menduga KPLP ini memeras WBP LSL demi mengamankan jabatannya karna setiap ada lembaga yang mau demo dengan tuntutan Copot KPLP dia selalu minta uang untuk diberikan agar aksi tersebut tidak terjadi walau sebenarnya KPLP ini tau bahwa itu adalah issue lama sebelum dia menjabat” ,cetusnya.

Lanjut daeng mengatakan, “Ada dugaan KPLP ini sangat takut kehilangan jabatan makanya dia selalu meminta uang kepada WBP LSL tanpa memikirkan nasib dan bagaimana rasanya menjadi WBP, dan sekali lagi saya ulangi, harusnya KPLP menjelaskan bahwa issue tersebut adalah kejadian lama sebelum dirinya menjabat bukan malah meminta uang kepada WBP untuk mengamankan para demonstran” , tutupnya.

Setelah di konfirmasi ke Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Takalar melalui chat via WhatsApp hanya menyampaikan ucapan terimakasih.

“Terimakasih kasih infonya dinda” tulis kalapas melalui chat via WhatsApp.

Lanjut kalapas mengatakan, “Kurang lebih saya 2 bulan di takalar, pemberitahuan demo sudah sering, dan bagi saya demo adalah bagian untuk menyampaikan aspirasi sehingga saya tidak pernah meminta kepada siapapun termasuk ka kplp saya.. untuk menemui pihak yang akan demo agar demonya dibatalkan” ,cetusnya.

Menanggapi hal tersebut, Lembaga Pejuang Keadilan Rakyat (L-PAKAR) dan Aliansi Kontrol Sosial Indonesia (AKSI) akan melakukan unjuk rasa besar-besaran didepan kantor wilayah kementerian hukum dan hak asasi manusia.

Hingga berita ini tayang, KPLP belum bisa di konfirmasi, namun pihak media kami masih menunggu atau memberi ruang untuk hak jawab.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel forummakassarinfo.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Anak Pemilik Gudang Garam Tolak Hak Jawab, Tantang Lapor ke Polisi dan Dewan Pers
Aktivitas Tambang Galian C Ilegal Milik Haji Ruppa di Kalaserena Gowa Resahkan Warga
LIN Bersama Soliditas Gowa Akan Lakukan Aksi Depan Polresta Gowa, LIN Yang Baru Malah Ke Ge’eran Nama Lembaganya di Catut
Terkait Penertiban Rumah Dinas, Purnawirawan Kodam IX/Udayana Minta Kebijakan Presiden
Direktur CV. Cahaya Mutiara Indonesia, Muh.darwis Rasyid Menyerahkan Bantuan Korban kebakaran
Permintaan Evaluasi Proses Penegakan Hukum di Kota Makassar
Viral Jukir di Depan ATM Dirum PD Parkir Makassar Langsung Turun Tangan
Soliditas Jurnalis Gowa Tuntut Tutup Tambang ‘Ilegal’ Desak Polresta Gowa Bertindak Tegas
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 4 Agustus 2026 - 14:38 WIB

Anak Pemilik Gudang Garam Tolak Hak Jawab, Tantang Lapor ke Polisi dan Dewan Pers

Selasa, 4 Agustus 2026 - 08:46 WIB

Aktivitas Tambang Galian C Ilegal Milik Haji Ruppa di Kalaserena Gowa Resahkan Warga

Minggu, 2 Agustus 2026 - 03:43 WIB

LIN Bersama Soliditas Gowa Akan Lakukan Aksi Depan Polresta Gowa, LIN Yang Baru Malah Ke Ge’eran Nama Lembaganya di Catut

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 13:09 WIB

Terkait Penertiban Rumah Dinas, Purnawirawan Kodam IX/Udayana Minta Kebijakan Presiden

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 09:27 WIB

Permintaan Evaluasi Proses Penegakan Hukum di Kota Makassar

Berita Terbaru

Breaking news

Aksi Solidaritas Gowa Desak Kapolres Copot Kanit Tipiter 

Senin, 3 Agu 2026 - 10:37 WIB