Lingkaran Setan Tramadol di Tambora: Toko Digerebek Hari Ini, Buka Esok Hari, Hukum Seolah Mati

- Penulis

Sabtu, 14 Maret 2026 - 11:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

forummakassarinfo.com,-JAKARTA BARAT, – Di balik deretan botol parfum dan etalase sabun pembersih wajah di Jalan Krendang Selatan, Tambora, tersimpan rahasia umum yang menghantui masa depan generasi muda. Sebuah toko kosmetik diduga kuat hanyalah “panggung sandiwara” untuk peredaran obat keras golongan G, seperti Tramadol, yang dijual bebas kepada remaja tanpa resep dokter.

​Meski warga telah berulangkali menyuarakan keresahan, aktivitas ilegal ini seolah kebal hukum. Praktik “kucing-kucingan” menjadi pola yang membosankan: digerebek, tutup sejenak, lalu kembali beroperasi di bawah kendali aktor intelektual yang sama.

​Hasil penelusuran di lapangan menunjukkan toko tersebut tampak biasa saja dari luar. Namun, arus pembeli dari kalangan anak muda yang datang silih berganti memicu kecurigaan besar. Salah seorang warga yang enggan disebutkan identitasnya demi keamanan, menyebut bahwa toko tersebut adalah “titik maut” bagi moralitas remaja sekitar.

​”Kelihatannya jual bedak, tapi isinya racun buat anak muda. Yang beli kebanyakan masih usia sekolah. Kami sudah muak, tapi sepertinya mereka punya ‘nyali’ lebih besar dari hukum itu sendiri,” cetus warga tersebut dengan nada getir, Jumat (13/3/2026).

*​Nyali Kepolisian dan Bayang-Bayang Mafia*

​Ketidakmampuan aparat untuk memberantas tuntas jaringan ini hingga ke akarnya memunculkan pertanyaan besar di tengah publik: Sejauh mana komitmen Polri dalam memerangi narkotika dan obat-obatan terlarang di tingkat akar rumput?

Baca Juga:  “Captain Eddy Sumartono Guncang Dunia Literasi dengan Buku Kedua: Inspirasi Kepemimpinan dalam Dua Bahasa”

​Publik kini mendesak Kapolda Metro Jaya untuk tidak hanya menangkap “kaki tangan” atau penjaga toko, tetapi juga menyeret para bos mafia pemasok obat tipe G di wilayah Tambora yang selama ini licin bak belut.

*​Jeratan Hukum yang Mandul?*

​Padahal, secara legalitas, ancaman bagi para pelaku sangatlah nyata. Berdasarkan UU No. 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan, pengedaran sediaan farmasi tanpa izin edar dan keahlian adalah tindak pidana serius:

* ​Ancaman Pidana: Penjara maksimal 12 tahun.
* ​Denda: Hingga Rp5 miliar.

​Namun, di Krendang Selatan, aturan tersebut tampak seperti macan kertas. Pengawasan yang lemah dari pihak berwenang dinilai menjadi karpet merah bagi para “pemain” obat keras untuk terus mengeruk keuntungan di atas kerusakan mental anak bangsa.

​Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari Polsek Tambora maupun Polres Jakarta Barat terkait lambatnya penindakan di lokasi tersebut. Masyarakat kini menunggu, apakah hukum akan tegak lurus, atau justru kalah oleh cengkeraman bisnis gelap di gang-gang sempit Tambora.
(Red/tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel forummakassarinfo.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pembangunan Kantor Kelurahan Dimulai, Penutupan Akses Jalan Bunga Eja Beru Dilakukan demi Keselamatan Warga
Kabar Baik dari Bulukumba Sengketa Tanah Adat Ammatoa Kajang Berakhir Damai
Gelar Kudapil di Pinrang, Capt Unru Baso Sosialisasi Empat Pilar sekaligus Serap Aspirasi Warga, dan Bangkitkan Nelayan Merah Putih
Babak Final Lomba Pocil di Mall Phinisi Point Makassar, Kapolresta Gowa Hadir Beri Semangat 
Dugaan Bullying dan Kekerasan di SDI Tetebatu Gowa Berujung Keributan
HMI Cab Makassar Geruduk PT Pertamina Regional sulawesi atas kelangkaan BBM dan LPG
Prof Sutan Nasomal: Pembangunan Bagus, Tapi Jangan Korbankan Warga! Gubernur Sumut Diminta Dorong Penyelesaian Banjir Gambus Laut
Profesor Sutan Nasomal Ajungi Jempol Keberhasilan Kepala Bea Cukai Tangerang Banten Ungkap Kerugian Negara Puluhan Milyar!!!
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 01:26 WIB

Pembangunan Kantor Kelurahan Dimulai, Penutupan Akses Jalan Bunga Eja Beru Dilakukan demi Keselamatan Warga

Minggu, 20 September 2026 - 12:30 WIB

Kabar Baik dari Bulukumba Sengketa Tanah Adat Ammatoa Kajang Berakhir Damai

Sabtu, 19 September 2026 - 03:59 WIB

Gelar Kudapil di Pinrang, Capt Unru Baso Sosialisasi Empat Pilar sekaligus Serap Aspirasi Warga, dan Bangkitkan Nelayan Merah Putih

Jumat, 18 September 2026 - 06:43 WIB

Babak Final Lomba Pocil di Mall Phinisi Point Makassar, Kapolresta Gowa Hadir Beri Semangat 

Kamis, 17 September 2026 - 15:20 WIB

Dugaan Bullying dan Kekerasan di SDI Tetebatu Gowa Berujung Keributan

Berita Terbaru