Menyetujui Pembentukan Provinsi Cirebon, inilah Alasan Pengusaha Cirebon Timur H. Agus Mashum

- Penulis

Jumat, 10 Mei 2024 - 16:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

FORUMMAKASSARINFO.COM-Cirebon, – Jawa Barat kabarnya akan dilakukan pemekaran di mana akan berdiri provinsi baru yaitu Provinsi Cirebon bersama dengan 7 kabupaten kota.

Ada 7 kabupaten kota yang nanti masuk ke provinsi baru yaitu Provinsi Cirebon yang merupakan hasil pemekaran dari Jawa Barat.

Jawa Barat sendiri memang sangat luas, tak heran jika usulan pemekaran provinsi baru itu dilakukan termasuk jika nanti Cirebon menjadi provinsi dan memiliki kabupaten kota sendiri.

Usulan mengenai pembentukan Provinsi Cirebon sendiri memang sudah lama terdengar, sejumlah kabupaten kota dikabarkan akan lepas dari Jawa barat dan masuk eks provinsi baru itu.

Salahsatu kabupaten yang akan masuk ke provinsi baru itu adalah Kabupaten Indamayu.

Kabupaten Majalengka juga termasuk kabupaten yang nanti akan dimasukkan ke Provinsi Cirebon.

Termasuk dengan Kabupaten Kuningan juga akan masuk ke Provinsi Cirebon jika nanti mekar dari Jawa Barat.

Baca Juga:  Unit 3 Satreskrim Polsek Cisoka Amankan Penjual Obat tipe G

Kabupaten Cirebon sudah pasti akan masuk ke Provinsi Cirebon jika nanti terbentuk dan lepas dari Jabar.

Termasuk juga dengan Kota Cirebon akan lepas dari Jawa Barat dan masuk ke Provinsi Cirebon.

Gaungan akan keberadaan Provinsi Cirebon juga mulai disuarakan oleh H. Agus Ma’shum sosok pengusaha asal Cirebon Timur.

“Kami nyatakan dukungan terhadap pembentukan Provinsi Cirebon,” kata H. Agus Ma’shum pengusaha asal Cirebon Timur tsb.

kajian pembentukan Provinsi Cirebon sudah dilakukan sejak 3 tahun lalu. Wilayah Cirebon, yang terdiri dari Kota dan Kabupaten Cirebon, Kabupaten Majalengka, Kabupaten Indramayu dan Kabupaten Kuningan ini dianggap memiliki potensi yang luar biasa untuk dikembangkan menjadi sebuah provinsi.

Diantaranya sudah memiliki sumber dana total Rp 9,4 triliun yang berasal dari APBD, DAU, serta pendapatan dari perusahaan daerah, BUMN, BUMD. Ini belum termasuk investasi di sektor pariwisata. Tutup H. Agus Ma’shum. Jumat 10/5/24.

(Redaksi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel forummakassarinfo.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PKP Bukit Zaitun Raih Juara Pertama Lomba Line Dance Lintas Gerejawi di Makassar
Rekonsiliasi Internal Laskar Merah Putih: Ade Erfil Manurung Kembali Bergabung, Dualisme Dinilai Berakhir
Wali Kota Munjirin Pimpin Gerakan Terpadu Penangkapan Ikan Sapu-Sapu
Dirgahayu Kopassus Ke-74: Sinergitas TNI-Polri Menguat, Kapolsek Bontoala Berikan Ucapan “Selamat”
Guna Menciptakan Wilayah Pasar Yang Bersih, Koramil 1408-03/Wajo Gencar Melaksanakan Karya Bakti Pembersihan Pasar Bacan Kel. Melayu Baru Kec. Wajo
Nasi Kebuli Autentik Ala ‘Umah Fitri : Rasa Mewah, Harga Ramah di Kantong Manjakan Lidah
Kecewa, Budiman S Sebut PT Makassar “Bukan lagi Wakil Tuhan, tapi Wakil Iblis”
Jelang Amarah dan May Day, Bhabinkamtibmas Polsek Bontoala Cooling System Wilayah
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 11:04 WIB

PKP Bukit Zaitun Raih Juara Pertama Lomba Line Dance Lintas Gerejawi di Makassar

Sabtu, 18 April 2026 - 05:53 WIB

Wali Kota Munjirin Pimpin Gerakan Terpadu Penangkapan Ikan Sapu-Sapu

Kamis, 16 April 2026 - 07:54 WIB

Dirgahayu Kopassus Ke-74: Sinergitas TNI-Polri Menguat, Kapolsek Bontoala Berikan Ucapan “Selamat”

Kamis, 16 April 2026 - 05:14 WIB

Guna Menciptakan Wilayah Pasar Yang Bersih, Koramil 1408-03/Wajo Gencar Melaksanakan Karya Bakti Pembersihan Pasar Bacan Kel. Melayu Baru Kec. Wajo

Rabu, 15 April 2026 - 17:55 WIB

Nasi Kebuli Autentik Ala ‘Umah Fitri : Rasa Mewah, Harga Ramah di Kantong Manjakan Lidah

Berita Terbaru