Pohon Trembesi Tumbang di Kanal RW 02 Lembo Tak Kunjung Dievakuasi, Warga Keluhkan Lambannya Respons Pemerintah Cuma Tutup Mata

- Penulis

Minggu, 15 Maret 2026 - 17:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAKASSAR—FORUM—MAKASSAR—INFO—COM. —Hujan deras yang disertai angin kencang menyebabkan sebuah pohon trembesi berukuran besar tumbang di kawasan kanal RW 02, Kelurahan Lembo, Kecamatan Tallo, Kota Makassar, pada Minggu (15/03/2026). Hingga kini, sisa batang pohon tersebut dilaporkan belum juga dievakuasi, meskipun peristiwa itu sudah terjadi sejak beberapa hari lalu.

Keberadaan pohon tumbang yang jatuh ke dalam kanal membuat warga sekitar resah. Selain mengganggu pemandangan, kondisi tersebut juga dinilai berpotensi membahayakan warga serta pengguna jalan yang melintas di sekitar lokasi.

Saat ditemui awak media di lokasi kejadian, sejumlah warga mengeluhkan lambannya penanganan dari pihak terkait. Mereka menyebut batang pohon yang masih berada di kanal telah menghambat aliran air dan memicu penumpukan sampah.

“Batang pohon besar ini sudah beberapa hari dibiarkan di kanal. Selain merusak pemandangan, sampah juga jadi menumpuk karena aliran air tertahan,” ujar salah seorang warga.

Akibat tertahannya aliran kanal oleh batang pohon tersebut, sampah yang terbawa arus maupun tertiup angin kini terlihat berserakan dan menumpuk di sekitar lokasi. Kondisi ini dikhawatirkan dapat menimbulkan persoalan lingkungan baru, termasuk potensi banjir dan bau tidak sedap.

Baca Juga:  Captain Eddy Releases His Second Book in Dual Languages, Set to Shake the World of Leadership and Literature”

Meski pohon tumbang tersebut berada cukup dekat dengan pemukiman warga, beruntung dalam kejadian ini tidak menimbulkan korban jiwa maupun kerugian materi.

Namun demikian, warga menilai respons pemerintah setempat dan instansi terkait masih terkesan lamban. Mereka berharap pihak berwenang segera turun tangan untuk melakukan evakuasi pohon dan membersihkan area kanal sebelum menimbulkan dampak yang lebih besar.

“Kalau dibiarkan terlalu lama, ini bisa membahayakan lingkungan dan keselamatan warga. Kami berharap pemerintah segera bertindak,” tambah warga lainnya.

Berdasarkan pantauan awak media di lokasi pada Minggu sore, batang pohon trembesi tersebut masih terlihat berada di dalam kanal dan belum ada tanda-tanda penanganan dari pihak terkait.

Hingga berita ini diterbitkan, warga masih menunggu langkah konkret dari pemerintah setempat serta dinas terkait untuk segera mengevakuasi pohon tumbang tersebut, demi menjaga kebersihan lingkungan dan keselamatan masyarakat sekitar.”Ucapnya

LAPORAN : KABIRO MAKASSAR
EDITOR : SADIKIN RAHMAT

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel forummakassarinfo.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pembangunan Kantor Kelurahan Dimulai, Penutupan Akses Jalan Bunga Eja Beru Dilakukan demi Keselamatan Warga
Kabar Baik dari Bulukumba Sengketa Tanah Adat Ammatoa Kajang Berakhir Damai
Gelar Kudapil di Pinrang, Capt Unru Baso Sosialisasi Empat Pilar sekaligus Serap Aspirasi Warga, dan Bangkitkan Nelayan Merah Putih
Babak Final Lomba Pocil di Mall Phinisi Point Makassar, Kapolresta Gowa Hadir Beri Semangat 
Dugaan Bullying dan Kekerasan di SDI Tetebatu Gowa Berujung Keributan
HMI Cab Makassar Geruduk PT Pertamina Regional sulawesi atas kelangkaan BBM dan LPG
Prof Sutan Nasomal: Pembangunan Bagus, Tapi Jangan Korbankan Warga! Gubernur Sumut Diminta Dorong Penyelesaian Banjir Gambus Laut
Profesor Sutan Nasomal Ajungi Jempol Keberhasilan Kepala Bea Cukai Tangerang Banten Ungkap Kerugian Negara Puluhan Milyar!!!
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 01:26 WIB

Pembangunan Kantor Kelurahan Dimulai, Penutupan Akses Jalan Bunga Eja Beru Dilakukan demi Keselamatan Warga

Minggu, 20 September 2026 - 12:30 WIB

Kabar Baik dari Bulukumba Sengketa Tanah Adat Ammatoa Kajang Berakhir Damai

Sabtu, 19 September 2026 - 03:59 WIB

Gelar Kudapil di Pinrang, Capt Unru Baso Sosialisasi Empat Pilar sekaligus Serap Aspirasi Warga, dan Bangkitkan Nelayan Merah Putih

Kamis, 17 September 2026 - 15:20 WIB

Dugaan Bullying dan Kekerasan di SDI Tetebatu Gowa Berujung Keributan

Selasa, 15 September 2026 - 03:02 WIB

HMI Cab Makassar Geruduk PT Pertamina Regional sulawesi atas kelangkaan BBM dan LPG

Berita Terbaru