MAKASSAR—FORUM—MAKASSAR—INFO—COM. —Hujan deras yang disertai angin kencang menyebabkan sebuah pohon trembesi berukuran besar tumbang di kawasan kanal RW 02, Kelurahan Lembo, Kecamatan Tallo, Kota Makassar, pada Minggu (15/03/2026). Hingga kini, sisa batang pohon tersebut dilaporkan belum juga dievakuasi, meskipun peristiwa itu sudah terjadi sejak beberapa hari lalu.
Keberadaan pohon tumbang yang jatuh ke dalam kanal membuat warga sekitar resah. Selain mengganggu pemandangan, kondisi tersebut juga dinilai berpotensi membahayakan warga serta pengguna jalan yang melintas di sekitar lokasi.
Saat ditemui awak media di lokasi kejadian, sejumlah warga mengeluhkan lambannya penanganan dari pihak terkait. Mereka menyebut batang pohon yang masih berada di kanal telah menghambat aliran air dan memicu penumpukan sampah.
“Batang pohon besar ini sudah beberapa hari dibiarkan di kanal. Selain merusak pemandangan, sampah juga jadi menumpuk karena aliran air tertahan,” ujar salah seorang warga.
Akibat tertahannya aliran kanal oleh batang pohon tersebut, sampah yang terbawa arus maupun tertiup angin kini terlihat berserakan dan menumpuk di sekitar lokasi. Kondisi ini dikhawatirkan dapat menimbulkan persoalan lingkungan baru, termasuk potensi banjir dan bau tidak sedap.
Meski pohon tumbang tersebut berada cukup dekat dengan pemukiman warga, beruntung dalam kejadian ini tidak menimbulkan korban jiwa maupun kerugian materi.
Namun demikian, warga menilai respons pemerintah setempat dan instansi terkait masih terkesan lamban. Mereka berharap pihak berwenang segera turun tangan untuk melakukan evakuasi pohon dan membersihkan area kanal sebelum menimbulkan dampak yang lebih besar.
“Kalau dibiarkan terlalu lama, ini bisa membahayakan lingkungan dan keselamatan warga. Kami berharap pemerintah segera bertindak,” tambah warga lainnya.
Berdasarkan pantauan awak media di lokasi pada Minggu sore, batang pohon trembesi tersebut masih terlihat berada di dalam kanal dan belum ada tanda-tanda penanganan dari pihak terkait.
Hingga berita ini diterbitkan, warga masih menunggu langkah konkret dari pemerintah setempat serta dinas terkait untuk segera mengevakuasi pohon tumbang tersebut, demi menjaga kebersihan lingkungan dan keselamatan masyarakat sekitar.”Ucapnya
LAPORAN : KABIRO MAKASSAR
EDITOR : SADIKIN RAHMAT
















