Prof. Dr. Capt. Eddy Sumartono: Ramadhan 1447 H Momentum Memperkuat Iman dan Integritas

- Penulis

Rabu, 18 Februari 2026 - 01:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

FORUM MAKASSAR INFO.COM, Brunei Darussalam – Kehadiran bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah / 2026 Masehi kembali membawa suasana haru dan penuh harapan bagi umat Muslim. Dalam momen yang istimewa ini, Prof. Dr. Capt. Eddy Sumartono, DBA, Ph.D., menyampaikan salam dan doa terbaik kepada seluruh umat Islam yang menunaikan ibadah puasa. Ia mengajak masyarakat menjadikan Ramadhan sebagai ruang pembaruan diri yang menyentuh aspek spiritual sekaligus sosial.

 

“Selamat menjalankan ibadah puasa Ramadhan 1447 H. Semoga bulan suci ini menjadi jalan bagi kita untuk memperdalam keimanan, memperkuat kesabaran, dan menumbuhkan kepedulian terhadap sesama,” ujarnya.

 

Menurut Prof. Eddy, Ramadhan bukan sekadar agenda tahunan dalam kalender keagamaan, melainkan proses pembinaan diri yang menyeluruh. Puasa melatih manusia untuk mengendalikan hawa nafsu, menjaga ucapan, serta bertindak dengan penuh pertimbangan. Nilai-nilai tersebut, kata dia, sangat penting dalam membentuk pribadi yang matang dan bertanggung jawab.

 

Sebagai sosok yang lama berkecimpung dalam dunia pendidikan dan kepemimpinan, ia melihat adanya hubungan erat antara spiritualitas dan profesionalisme. Disiplin dalam beribadah mencerminkan disiplin dalam bekerja. Kesabaran dalam berpuasa melatih ketahanan mental saat menghadapi tekanan. Sementara kejujuran dan integritas yang dijaga selama Ramadhan menjadi fondasi kepercayaan dalam setiap peran yang diemban.

 

Ia juga mengingatkan bahwa Ramadhan adalah waktu terbaik untuk melakukan refleksi. Di tengah ritme kehidupan yang cepat, manusia sering kali larut dalam rutinitas tanpa sempat menilai kembali arah hidupnya. Bulan suci menghadirkan kesempatan untuk menata ulang prioritas, memperbaiki kekurangan, dan memperkuat hubungan dengan Sang Pencipta.

 

“Puasa mengajarkan kita tentang makna kesederhanaan dan rasa syukur. Dari sana lahir empati yang mendorong kita untuk berbagi,” jelasnya.

Baca Juga:  PANDAWA PATTINGALLOANG KOTA MAKASSAR GELAR RAKERCAB 2026, FOKUS CETAK KADER UNGGUL DAN RESPONSIF TERHADAP KEBUTUHAN MASYARAKAT

 

Prof. Eddy menekankan pentingnya memperluas dampak ibadah ke dalam kehidupan sosial. Ramadhan seharusnya menjadi jembatan yang mempererat kebersamaan, memperkuat solidaritas, dan menghidupkan semangat tolong-menolong. Dalam pandangannya, kualitas keimanan tidak hanya diukur dari ritual, tetapi juga dari kontribusi nyata kepada lingkungan sekitar.

 

Ia pun mendorong umat Muslim agar tetap produktif dan profesional selama menjalankan ibadah puasa. Ramadhan bukan alasan untuk menurunkan standar kinerja, melainkan kesempatan untuk membuktikan bahwa nilai spiritual dapat berjalan seiring dengan dedikasi kerja. Ketekunan, manajemen waktu yang baik, serta komitmen terhadap tanggung jawab adalah bagian dari implementasi ajaran yang dijalankan.

 

Lebih jauh, Prof. Eddy berharap Ramadhan 1447 H menjadi titik tolak lahirnya generasi yang berkarakter kuat. Ia meyakini bahwa bangsa yang maju ditopang oleh individu yang memiliki landasan moral kokoh dan kepedulian sosial yang tinggi. Perubahan besar, menurutnya, selalu dimulai dari pembenahan diri.

 

Menutup pesannya, ia memanjatkan doa agar bulan suci ini membawa kedamaian, kesehatan, dan keberkahan bagi seluruh umat Muslim di mana pun berada. Ia mengajak semua pihak menyambut Ramadhan dengan hati yang bersih serta semangat untuk terus bertumbuh.

 

“Semoga Ramadhan ini menjadikan kita lebih arif dalam bertindak, lebih tulus dalam berbagi, dan lebih kuat dalam menghadapi setiap tantangan kehidupan,” tutupnya.

 

Pesan tersebut menjadi pengingat bahwa Ramadhan adalah perjalanan spiritual yang membentuk integritas, memperdalam empati, dan menuntun manusia menuju kehidupan yang lebih bermakna. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel forummakassarinfo.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Negara Tidak Boleh Kalah! LAKINDO Sulsel Desak Hukuman Berat Pelaku Dugaan Penyadapan Presiden
KORAMIL 1408-03/WAJO TURUN TANGAN BERSIHKAN SALURAN AIR JALAN BANDA, GOTONG ROYONG JADI KUNCI CEGAH BANJIR DAN PENYAKIT
Buset.! Aturan BRI Bontosunggu Kabupaten Gowa: Jika Nasabah Nunggak Angsuran Pihak BRI Berhak Viralkan
VIRAL! Hina Putri Disabilitas Fenny Frans di TikTok, Pria Tak Dikenal Bakal Dipolisikan: Kuharamkan Diriku Hidup Kalau Tidak Bisa Kopenjarakanko!
Diduga Jadi Sarang Mafia Solar, SPBU 74.922.01 Tepo Takalar Disorot: Isi Jerigen Diduga Dipungut Rp10 Ribu
DEKLARASI DAMAI BERUJUNG RICUH, PTKP HMI CABANG MAKASSAR SOROTI KINERJA DIR INTELKAM POLDA SULSEL
Resahkan Warga, Tawuran Kandea 3 vs Barayya Kembali Pecah Dini Hari di Pinggir Kanal
Bantah Isu Pungli, Lurah Butung: Retribusi Sampah Resmi Masuk Kasda, Bukan Rekening Pribadi
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 17:13 WIB

Negara Tidak Boleh Kalah! LAKINDO Sulsel Desak Hukuman Berat Pelaku Dugaan Penyadapan Presiden

Selasa, 3 November 2026 - 04:15 WIB

KORAMIL 1408-03/WAJO TURUN TANGAN BERSIHKAN SALURAN AIR JALAN BANDA, GOTONG ROYONG JADI KUNCI CEGAH BANJIR DAN PENYAKIT

Minggu, 1 November 2026 - 10:27 WIB

Buset.! Aturan BRI Bontosunggu Kabupaten Gowa: Jika Nasabah Nunggak Angsuran Pihak BRI Berhak Viralkan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 06:49 WIB

Diduga Jadi Sarang Mafia Solar, SPBU 74.922.01 Tepo Takalar Disorot: Isi Jerigen Diduga Dipungut Rp10 Ribu

Kamis, 29 Oktober 2026 - 04:03 WIB

DEKLARASI DAMAI BERUJUNG RICUH, PTKP HMI CABANG MAKASSAR SOROTI KINERJA DIR INTELKAM POLDA SULSEL

Berita Terbaru