FORUMMAKASSARINFO.COM,-SIDRAP., Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Hasanuddin (Unhas) Gelombang 115 Kelurahan Bangkai sukses melaksanakan program kerja bertajuk “Pendampingan Pembuatan QRIS dalam Mendukung Digitalisasi Sistem Pembayaran UMKM”. sebagai upaya mendorong pemanfaatan sistem pembayaran digital di kalangan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Kegiatan ini dilaksanakan di Kelurahan Bangkai, Kecamatan Watang Pulu, Kabupaten Sidenreng Rappang. Senin (26/01).
Program ini bertujuan untuk meningkatkan literasi keuangan digital serta mempermudah proses transaksi usaha melalui penggunaan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS). Mahasiswa KKN Unhas Gelombang 115 memberikan pendampingan secara langsung kepada pelaku UMKM, mulai dari pengenalan konsep QRIS, manfaat pembayaran non-tunai, hingga proses pendaftaran dan aktivasi QRIS melalui penyedia layanan resmi.
Pendampingan dilakukan dengan metode sosialisasi dan praktik langsung agar pelaku UMKM dapat memahami secara menyeluruh cara penggunaan QRIS dalam aktivitas usaha sehari-hari. Mahasiswa KKN turut membantu pelaku usaha dalam menyiapkan dokumen yang diperlukan serta memberikan edukasi terkait keamanan dan efisiensi transaksi digital. Melalui kegiatan ini, pelaku UMKM diharapkan mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan konsumen yang semakin mengarah pada transaksi non-tunai.
Salah satu mahasiswa KKN Unhas Gelombang 115 selaku koordinator program kerja Devina putri ariana mengungkapkan bahwa kegiatan ini dilatarbelakangi oleh masih dominannya penggunaan pembayaran tunai di Kelurahan Bangkai. “Saya melihat banyak pelaku UMKM yang belum memanfaatkan QRIS karena kurangnya informasi. Melalui pendampingan ini, saya berharap pelaku usaha dapat lebih percaya diri menggunakan sistem pembayaran digital,” ungkapnya.
Pelaku UMKM menyambut baik kegiatan pendampingan ini karena dinilai memberikan manfaat nyata bagi keberlangsungan usaha. Dengan adanya QRIS, transaksi menjadi lebih praktis, aman, dan cepat, serta mampu meningkatkan kepercayaan konsumen. Selain itu, penggunaan QRIS juga dinilai dapat membantu pelaku usaha dalam mencatat transaksi secara lebih tertib dan transparan.
Melalui program pendampingan pembuatan QRIS ini, mahasiswa KKN Universitas Hasanuddin Gelombang 115 berharap digitalisasi sistem pembayaran UMKM di Kelurahan Bangkai dapat terus berkembang. Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal dalam membangun ekosistem ekonomi digital yang inklusif serta meningkatkan daya saing UMKM di tingkat lokal.
















