Menghidupkan Makna Pengorbanan dan Kebangkitan: Seruan Prof. Dr. Capt. Eddy Sumartono di Momen Jumat Agung dan Paskah

- Penulis

Jumat, 3 April 2026 - 05:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_16908288

i

Oplus_16908288

FORUM MAKASSAR INFO COM – Peringatan Jumat Agung dan perayaan Paskah selalu menjadi saat yang sarat nilai spiritual bagi umat Kristiani. Pada momen yang penuh kekhusyukan ini, Prof. Dr. Capt. Eddy Sumartono, DBA, PhD menyampaikan ucapan selamat yang disertai pesan mendalam, mengajak umat untuk tidak sekadar merayakan, tetapi juga menghayati makna sejati dari kedua peristiwa penting tersebut.

Dalam pesannya, Prof. Eddy memandang Jumat Agung sebagai refleksi atas pengorbanan agung yang menjadi landasan iman Kristiani. Ia menekankan bahwa peristiwa ini mengandung pelajaran universal tentang kasih yang tulus, keteguhan hati, dan kesediaan berkorban demi kebaikan yang lebih besar. Menurutnya, nilai-nilai tersebut relevan untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, baik dalam lingkup pribadi maupun sosial.

Ia mengajak umat untuk menjadikan Jumat Agung sebagai waktu untuk mengevaluasi diri, memperbaiki sikap, dan membangun kembali hubungan yang mungkin renggang, baik dengan Tuhan maupun dengan sesama manusia. Dalam dunia yang semakin cepat dan kompetitif, momen seperti ini dinilai penting untuk mengembalikan keseimbangan batin.

“Jumat Agung bukan hanya tentang mengenang peristiwa masa lalu, tetapi juga tentang bagaimana kita mampu meneladani nilai pengorbanan dalam kehidupan nyata,” ujarnya.

Memasuki suasana Paskah, Prof. Eddy menekankan arti kebangkitan sebagai simbol harapan baru. Ia menilai bahwa kebangkitan Kristus mencerminkan kemenangan atas segala bentuk kesulitan, sekaligus menjadi inspirasi bagi manusia untuk tidak terjebak dalam keputusasaan.

Menurutnya, semangat Paskah harus menjadi energi positif yang mendorong setiap individu untuk bangkit dari berbagai tantangan, memperbaiki diri, serta melangkah dengan keyakinan yang lebih kuat. Ia menegaskan bahwa setiap fase kehidupan selalu memberikan kesempatan untuk memulai kembali dengan perspektif yang lebih baik.

Baca Juga:  Wanita Korban Penganiayaan Nyaris Mati, Pelaku Bebas Berkeliaran

“Paskah mengajarkan bahwa harapan tidak pernah hilang. Selalu ada peluang untuk bangkit dan menjadi pribadi yang lebih baik dari sebelumnya,” jelasnya.

Sebagai figur yang aktif di dunia akademik dan profesional, Prof. Eddy juga mengaitkan pesan tersebut dengan pentingnya nilai-nilai moral dalam dunia kerja. Ia menyoroti bahwa integritas, tanggung jawab, dan kepemimpinan yang berlandaskan pada nilai kemanusiaan menjadi kunci dalam menghadapi tantangan global, khususnya di sektor maritim dan bisnis.

Ia juga mengajak masyarakat luas untuk menjadikan momen keagamaan ini sebagai sarana memperkuat persatuan dan kebersamaan. Dalam kehidupan berbangsa yang beragam, sikap saling menghormati dan toleransi dinilai sebagai fondasi utama dalam menjaga keharmonisan sosial.

Sebagai penutup, Prof. Dr. Capt. Eddy Sumartono, DBA, PhD menyampaikan ucapan yang penuh ketulusan: “Selamat memperingati Jumat Agung dan merayakan Hari Raya Paskah. Kiranya damai, kasih, dan harapan senantiasa menyertai kita semua dalam setiap langkah kehidupan.”

Pesan tersebut menjadi pengingat bahwa esensi dari Jumat Agung dan Paskah tidak hanya terletak pada perayaan seremonial, tetapi juga pada bagaimana nilai-nilai luhur yang terkandung di dalamnya dapat diimplementasikan secara nyata dalam kehidupan sehari-hari.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel forummakassarinfo.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Negara Tidak Boleh Kalah! LAKINDO Sulsel Desak Hukuman Berat Pelaku Dugaan Penyadapan Presiden
Dukung Program Ketahanan Pangang, Ketua Pesidium FPII Bunda Kasihhati Apresiasi Sarana Asimilasi dan Edukasi di Lapas Kelas IIB Cianjur
KORAMIL 1408-03/WAJO TURUN TANGAN BERSIHKAN SALURAN AIR JALAN BANDA, GOTONG ROYONG JADI KUNCI CEGAH BANJIR DAN PENYAKIT
Miskomunikasi Selesai! Kepala Unit BRI Bontosunggu Minta Maaf, Nasabah Terima Dengan Lapang Dada
Buset.! Aturan BRI Bontosunggu Kabupaten Gowa: Jika Nasabah Nunggak Angsuran Pihak BRI Berhak Viralkan
VIRAL! Hina Putri Disabilitas Fenny Frans di TikTok, Pria Tak Dikenal Bakal Dipolisikan: Kuharamkan Diriku Hidup Kalau Tidak Bisa Kopenjarakanko!
Didukung Penuh Bupati Syaharuddin Alrif, Bunda Paud Sidrap Haslinda Sukseskan Wajib Belajar Prasekolah 
Kunjungan Kerja ke Bandung, Bunda Kasihhati Ketua Presidium FPII Apresiasi Inovasi Lapas Sukamiskin 
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 17:13 WIB

Negara Tidak Boleh Kalah! LAKINDO Sulsel Desak Hukuman Berat Pelaku Dugaan Penyadapan Presiden

Selasa, 3 November 2026 - 06:24 WIB

Dukung Program Ketahanan Pangang, Ketua Pesidium FPII Bunda Kasihhati Apresiasi Sarana Asimilasi dan Edukasi di Lapas Kelas IIB Cianjur

Selasa, 3 November 2026 - 04:15 WIB

KORAMIL 1408-03/WAJO TURUN TANGAN BERSIHKAN SALURAN AIR JALAN BANDA, GOTONG ROYONG JADI KUNCI CEGAH BANJIR DAN PENYAKIT

Senin, 2 November 2026 - 15:21 WIB

Miskomunikasi Selesai! Kepala Unit BRI Bontosunggu Minta Maaf, Nasabah Terima Dengan Lapang Dada

Minggu, 1 November 2026 - 10:27 WIB

Buset.! Aturan BRI Bontosunggu Kabupaten Gowa: Jika Nasabah Nunggak Angsuran Pihak BRI Berhak Viralkan

Berita Terbaru