Diteror, Difitnah, Diserang: Budiman S Tetap Teguh Mempertahankan Haknya

- Penulis

Sabtu, 28 Juni 2025 - 19:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

FORUMMAKASSARINFO.COM,-MAROS – Ketentraman hidup seolah menjadi hal mewah bagi Budiman S, warga Dusun Panaikang, Desa Moncongloe,Kecamatan Moncongloe, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan.

Sejak tahun 2016, hidupnya terus dibayangi oleh deretan persoalan hukum baik pidana maupun perdata yang datang silih berganti tanpa henti.

Perjuangan Budiman bermula ketika ia mengajukan permohonan sertifikat tanah miliknya. Alih-alih berjalan lancar, proses ini justru menjadi awal dari rentetan konflik hukum yang masih terus menghimpitnya hingga tahun 2025.

Salah satu perkara krusial yang dihadapinya adalah sengketa batas tanah. Masalah ini juga telah bergulir hingga ke Kantor Wilayah ATR/BPN Sulawesi Selatan.

Bahkan sempat dilaporkan ke Propam Polda Sulsel karena dugaan pelanggaran yang dilakukan oleh oknum penyidik di Polres Maros dan Polsek Moncongloe.

Berbagai laporan dan pengaduan terus diajukan, namun penyelesaiannya tak kunjung tuntas. Konflik batas tanah yang masih berproses di Pengadilan Negeri Maros dan rencana gelar perkara di Ditreskrimum Polda Sulsel menjadi bukti bahwa perjuangan Budiman belum menemui ujung.

Tak hanya terlibat dalam sengketa tanah, Budiman juga terseret dalam kasus tuduhan penyebaran hoaks dan fitnah. Kasus ini saat ini tengah bergulir di Krimsus Polda Sulsel.

Baca Juga:  Objek Wisata Milik Walikota Makassar Tidak Mempunyai ijin, DPP Gempar Nkri Wajib di Segel

Budiman menyatakan dirinya hanyalah korban framing dan manipulasi informasi oleh pihak-pihak yang ingin mencemarkan nama baiknya.

Yang lebih memprihatinkan, Budiman juga mengalami intimidasi dan kekerasan fisik. Ia pernah menjadi korban penyerangan brutal oleh sekelompok orang yang dipimpin oleh seseorang berinisial AD.

Penyerangan tersebut menyebabkan kerusakan pada rumah dan kendaraannya serta luka-luka akibat lemparan batu. Laporan atas kejadian itu telah disampaikan kepada aparat penegak hukum.

Meski terus diterpa ujian berat, Budiman tak pernah gentar. Ia tetap teguh mempertahankan haknya atas tanah yang telah lama ia kuasai dan perjuangkan secara legal.

“Saya hanya ingin hidup tenang dan menempati tanah saya sendiri yang sudah saya urus sejak lama. Tapi rupanya ada yang tidak senang jika saya berdiri tegak memperjuangkan hak saya,” ujar Budiman.

Keteguhan Budiman menjadi cermin perjuangan warga kecil dalam menghadapi sistem hukum yang kerap lambat dan tidak berpihak. Di tengah tekanan, fitnah, dan kekerasan, ia tetap percaya bahwa keadilan, cepat atau lambat, akan berpihak kepada yang benar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel forummakassarinfo.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jelang May Day, Kapolsek Bontoala Gelar Silaturahmi: Ajak Masyarakat Jaga Kondusivitas
PKP Bukit Zaitun Raih Juara Pertama Lomba Line Dance Lintas Gerejawi di Makassar
Rekonsiliasi Internal Laskar Merah Putih: Ade Erfil Manurung Kembali Bergabung, Dualisme Dinilai Berakhir
Wali Kota Munjirin Pimpin Gerakan Terpadu Penangkapan Ikan Sapu-Sapu
Dirgahayu Kopassus Ke-74: Sinergitas TNI-Polri Menguat, Kapolsek Bontoala Berikan Ucapan “Selamat”
Guna Menciptakan Wilayah Pasar Yang Bersih, Koramil 1408-03/Wajo Gencar Melaksanakan Karya Bakti Pembersihan Pasar Bacan Kel. Melayu Baru Kec. Wajo
Nasi Kebuli Autentik Ala ‘Umah Fitri : Rasa Mewah, Harga Ramah di Kantong Manjakan Lidah
Kecewa, Budiman S Sebut PT Makassar “Bukan lagi Wakil Tuhan, tapi Wakil Iblis”
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 22 April 2026 - 02:26 WIB

Jelang May Day, Kapolsek Bontoala Gelar Silaturahmi: Ajak Masyarakat Jaga Kondusivitas

Sabtu, 18 April 2026 - 11:04 WIB

PKP Bukit Zaitun Raih Juara Pertama Lomba Line Dance Lintas Gerejawi di Makassar

Sabtu, 18 April 2026 - 07:58 WIB

Rekonsiliasi Internal Laskar Merah Putih: Ade Erfil Manurung Kembali Bergabung, Dualisme Dinilai Berakhir

Sabtu, 18 April 2026 - 05:53 WIB

Wali Kota Munjirin Pimpin Gerakan Terpadu Penangkapan Ikan Sapu-Sapu

Kamis, 16 April 2026 - 07:54 WIB

Dirgahayu Kopassus Ke-74: Sinergitas TNI-Polri Menguat, Kapolsek Bontoala Berikan Ucapan “Selamat”

Berita Terbaru